News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Panglima Madura, Sosok Saudara Hercules Ini Siap Mati-matian Nantang Jawara Garut-Jagoan Medan Duel Satu Lawan Satu

Panglima Madas, Abdul Rosyid mengamuk terhadap para jawara yang berani-beraninya menantang Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), Hercules.
Selasa, 27 Februari 2024 - 05:00 WIB
Preman legendaris Hercules.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Panglima Madas (Madura Asli), Abdul Rosyid mengamuk terhadap para jawara yang berani-beraninya menantang Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), Hercules.   

"Saya Panglima Madas Abdul Rosyid. Siapa yang menantang saudara saya, Bang Hercules artinya berhadapan dengan saya," ujarnya dalam kanal YouTube WAR KUY, dikutip Senin (26/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panglima Madas itu mengaku akan menghadapi sendiri para penantang Hercules.

"Kemanapun dia berada saya cari. Sampai ke akar bahkan ke lubang semut pun akan saya cari. Madas, Madas, NKRI harga mati," tegasnya.

Sebelumnya, Hercules ditantang oleh jawara Garut dan Muhammad Muslim Yunus hingga jagoan Medan yaitu Ucok Baret.

Sosok Ucok Baret pun sontak menjadi perbincangan publik setelah mengaku tiba di Jakarta untuk menghadapi Hercules.

Dalam video yang diunggahnya, jagoan Medan itu menantang Hercules untuk berduel.

"Saya sudah di Jakarta. Hercules, dimana alamatmu? Jangan sia-siakan langkah saya. Aku tidak mau bertemu dengan anak buahmu, mereka bukan level saya," kata Ucok Baret dikutip pada Minggu (25/2/2024).

Dalam video tersebut, jagoan Medan itu bahkan menyindir Hercules hanyalah seolah jari kelingking.

"Hercules ibarat jari kelingking, mudah dihabisi dan saya gulung di GBK Jakarta. Hercules ini nih ibarat kelingking saya, Hercules tu ini, Hercules ini nih ibarat kelingking saya mudah saya habisi dan gulung," ungkapnya.

Hercules juga mendapatkan tantangan duel dari jawara bernama Muhammad Muslim Yunus.

Menerima tantangan tersebut, Hercules rupanya langsung bergegas menyambangi tempat tinggal Muhammad Muslim Yunus yang diketahui di Apartemen Grand Pramuka, Jakarta.

"Saya Hercules RM, Ketua Umum Ormas DPP Grijaya. Hari ini saya berada di Apartemen Grand Pramuka berdasarkan saudara Muhammad Muslim Yunus mengundang saya untuk datang ke tempat tinggal dia untuk mengajak duel sehingga pagi ini saya sudah berada di starbucks," kata Hercules dalam pernyataannya, dikutip pada Sabtu (24/2/2024).

Namun setelah Hercules mendatangi tempat tinggal penantangnya, ia justru harus menerima kekecewaan karena Muhammad Muslim Yunus disebut kabur naik pesawat.

Kemudian, Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (BRIB) Rosario de Marshall atau akrab disapa Hercules diajak duel oleh Jawara Garut.

Video ajakan duel yang diutarakan seorang pria yang menyebut dirinya sebagai Abah itu tersebar di media sosial, khususnya X. 

Tak tanggung-tanggung pria tua itu menantang duel Hercules secara terbuka satu lawan satu. Seperti yang diunggah oleh akun X @m1n4_95. 

"Hercules diajak separing sama Jawara Garut. Mantap Bah... ada yang kenal dengan Abah dari Garut ini?" tulis akun @m1n4_95.

Dalam video berdurasi 58 detik tersebut tampak pria tua mengenakan pakaian serba hitam (pangsi) lengkap dengan penutup kepala (iket).  

Pria dengan janggut dan kumis putih tersebut dengan berani menantang duel Hercules.

"Assalamualaikum, yeuh bewara bejakeun ka Hercules, diadu jeung Abah sparing. Ari bener-bener lalaki mah.

(Assalamualaikum, ini pengumuman, kasih tahu Hercules, duel dengan Abah, sparing kalau benar-benar lelaki)," kata pria tersebut.

Jawara Garut tersebut menyinggung soal Hercules yang mendukung salah satu capres dalam Pemilu 2024. 

"Nu kitu dibela. Abah mah rek ngabela negara, lain rek ngabela personil. (Seperti itu dibela. Abah ngebela negara, bukan ngebela personel perorangan," tambahnya.

Dia kembali menantang Hercules duel satu lawan satu.

"Siap Abah sparing jeung Hercules. Sok dimana? bejakeun. Ditantang ku Abah ti Garut yeuh, sok. (Siap, Abah sparing dengan Hercules. Silakan dimana? Kasih tahu Abah dari Garut)," tuturnya lantang.

"Bejakeun kaditu, viralkeun, ditantang ku  Abah, Hercules tah. (Kasih tahu ke dia, viralkan, ditantang Abah, Hercules nih)," tambahnya. 

Jawara Garut ini terang-terangan menyinggung soal sosok yang dibela oleh Hercules.

"Abah mah rek ngabela negara jeung ngabela Islam. (Abah membela negara dan membela Islam)," pungkasnya.

Sosok Panglima Madas Abdul Rosyid

Informasi dihimpun dari sejumlah sumber, Senin, 26 Februari 2024, Abdul Rosyid dan Hercules telah berkawan cukup lama.

Hal itu diketahui dari sejumlah video yang beredar di YouTube.

Penampilannya saat itu banyak mencolok lantaran mengenakan baju khas Madura.

Tampak Abdul Rosyid mengenakan kaos belang merah dan putih dilapisi outer hitam dan celana longgar hitam sepanjang mata kaki serta kopiah yang sedikit lebih tinggi dari umumnya.

Sebagai informasi, outer dan celana longgar adalah simbol masyarakat Madura yang sangat menghargai sebuah kebebasan.

Sedangkan, kaos belang menandakan orang Madura pemberani dan tegas.

Namun, belum banyak informasi yang beredar seputar profil Abdul Rosyid.

Sepak Terjang Hercules

Perjalanan hidup Hercules dari malang melintang di dunia preman hingga menjadi pebisnis sangat panjang.

Hercules dikenal sebagai preman legendaris yang membangun daerah kekuasaannya di Tanah Abang, Jakarta.

Adapun Hercules sebelum hidup di Jakarta, tinggal di Timor Timur dengan banyak bekerja sebagai tenaga bantuan untuk operasi militer TNI. 

Sayangnya Hercules perlu dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat karena untuk menyembuhkan luka di tangan.

Namun, tangannya tersebut ternyata harus diamputasi. Hercules akhirnya kabur karena tidak tahan dirawat di RSPAD dan hidup menjadi gelandangan di Tanah Abang. 

"Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," kata Hercules dikutip dari buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif.

Kehidupan preman dimulai, Hercules awalnya tidak disegani dan sering dilawan oleh preman lain. 

Oleh karena itu, Hercules selalu membawa golok panjang karena takut dibunuh.

"Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan. Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," ungkap dia.

Hercules dan kelompoknya malang melintang di kawasan Tanah Abang sejak 1980-an. 

Pria berambut ikal ini sering kali lolos dari kematian, sebab itu dia mulai disegani banyak orang karena keberaniannya.

Dalam acara Kick Andy tahun 2007, Hercules mengaku pernah dibacok sebanyak 16 kali tetapi tetap selamat.

Namun, separuh dari tangan kanan Hercules, yakni dari bagian siku ke bawah, menggunakan tangan palsu.

Bukan hanya tangannya yang palsu, satu dari dua bola matanya juga buatan manusia.

Hercules pernah ditembak di bagian mata dan pelurunya pun tembus ke belakang kepala.

Karena rentetan kejadian tersebut Hercules dijuluki sebagai sosok preman yang tidak bisa mati. 

Pensiun jadi preman Hercules kemudian meninggalkan dunia hitam yang pernah membesarkan namanya, tepatnya usai menerima vonis 8 bulan penjara atas kasus penguasaan lahan. 

Dia kemudian mencoba menata hidupnya sekeluar dari penjara dengan memulai berwirausaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antara bisnis yang ia jalani adalah bisnis perikanan di Muara Baru, Jakarta Utara.

Hercules juga telah ditunjuk oleh PD Pasar Jaya selaku salah satu BUMD milik Pemprov DKI, menjadi tenaga ahli.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejutan AFF! Australia Diundang ke ASEAN Cup 2026, Ujian Berat Bagi Timnas Indonesia?

Kejutan AFF! Australia Diundang ke ASEAN Cup 2026, Ujian Berat Bagi Timnas Indonesia?

Wacana undangan Australia Diundang ke ASEAN Cup 2026 muncul dari laporan media regional yang menyebut AFF tengah mempertimbangkan langkah besar
Terpopuler Bola: Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir, Pemain Berdarah Depok Jadi Top Skor di Eropa, Eks Timnas Belanda Dinaturalisasi untuk Piala AFF?

Terpopuler Bola: Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir, Pemain Berdarah Depok Jadi Top Skor di Eropa, Eks Timnas Belanda Dinaturalisasi untuk Piala AFF?

3 kabar terpopuler seputar Bola hari ini: FIFA Bertemu PSSI opsi naturalisasi kilat muncul jelang Piala AFF 2026, hingga striker berdarah Depok bersinar di Eropa tapi luput dari radar pelatih Timnas Indonesia.
Dzulhijjah Semakin Dekat, Bolehkah Puasa Arafah Meski Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

Dzulhijjah Semakin Dekat, Bolehkah Puasa Arafah Meski Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

Sebentar lagi masuk bulan Dzulhijjah, umat Muslim pun kini mulai mempersiapkan diri untuk menyambut Hari Raya Idul Adha, salah satunya melakukan puasa sunnah
Kisah Jumhur Hidayat, Bela Rakyat Sampai Dipenjara Hingga Jadi Menteri Lingkungan Hidup

Kisah Jumhur Hidayat, Bela Rakyat Sampai Dipenjara Hingga Jadi Menteri Lingkungan Hidup

Jumhur Hidayat kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH). Sontak sebagian publik menyoroti hingga membahas soal background Jumhur Hidayat, yang dahulu
Gerak Cepat, TASPEN Salurkan Santunan Rp283 Juta ke Keluarga Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Gerak Cepat, TASPEN Salurkan Santunan Rp283 Juta ke Keluarga Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

TASPEN menyalurkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (THT) dengan total Rp283.227.000 kepada ahli waris korban.
Terkendala Budget Minim AC Milan, Mimpi Allegri Reuni dengan Eks Anak Asuh di Juventus Terancam Bertepuk Sebelah Tangan

Terkendala Budget Minim AC Milan, Mimpi Allegri Reuni dengan Eks Anak Asuh di Juventus Terancam Bertepuk Sebelah Tangan

AC Milan susun rencana meningkatkan kedalaman skuad jelang kembali tampil di kompetisi Eropa. Salah satu fokus utama adalah menambah kualitas di lini tengah.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral