GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara PSI Melejit, Anies Baswedan: Sekarang Rakyat Mengawasi, Kejahatan Takut Transparansi

Anies Baswedan merespons soal melambung tingginya perolehan suara parlemen PSI yang menyentuh hingga 3,16 persen. Persentase itu nyaris mendekati ambang batas parlemen.
Senin, 4 Maret 2024 - 10:19 WIB
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan merespons soal melambung tingginya perolehan suara parlemen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyentuh hingga 3,16 persen—nyaris mendekati ambang batas parlemen 4 persen.

Anies pun mengatakan seharusnya rekapitulasi suara ini dapat diawasi oleh rakyat sejak di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang saatnya seluruh rakyat mengawasi karena kejahatan itu takut transparansi. Tidak ada kejahatan yang berani terhadap transparansi," ujar dia di Jakarta Utara, dikutip Senin (4/3/2024).

Eks Gubernur DKI Jakarta ini pun meminta pertolongan kepada media untuk terus memberitakan perolehan suara yang sebenarnya.

"Media terus pantau agar jujur kalau memang ada suaranya harus dilindungi. Kalau memang tidak ada suaranya jangan diada-adakan. Dan pemilu kita harus jadi pemilu yang membanggakan, jangan jadi pemilu yang memalukan," jelas dia.

"Kenapa memalukan? Memalukan itu ada yang disembunyikan yang dikerjakan, kita mendengar peristiwa itu, rakyat juga memantau dan mengundang kegelisahan," sambung dia.

Anies pun meminta jangan sampai peristiwa penyimpangan lolos dari pengawasan seperti penyelewengan hasil suara.

tvonenews

Diberitakan sebelumnya, PSI saat ini memperoleh 3,16 persen suara dari pemilihan anggota DPR sekira pukul 12.00 WIB. Dalam sistem Sirekap KPU, penghitungan suara mencapai 65,73 persen. 

Dengan pencapain tersebut, PSI masih membutuhkan lebih kurang 0,87 persen suara untuk melewati ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menuturkan PSI masih optimis bisa mencapai ambang batas parlemen sehingga mendapat kursi di DPR.

"Apalagi hingga saat ini masih lebih dari 70 juta suara belum dihitung dan sebagian besar berada di basis-basis pendukung Jokowi yang mana PSI mempunyai potensi dukungan yang kuat," jelasnya. 

Dalam beberapa hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei, salah satunya dari Indikator, PSI memperoleh 2,66 persen suara.

Sementara itu, hasil rekapitulasi sementara KPU (real count) 3,13 persen. Ada perbedaan sampai 0,47 persen dari dua perhitungan itu.

Grace menilai perbedaan itu tidak hanya dialami PSI, tetapi juga partai-partai lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Grace menyebut dari hasil quick count Indikator, suara PKB dan Partai Gelora juga lebih besar di rekapitulasi suara KPU dibandingkan dengan hasil hitung cepat. 

Oleh karena itu, Grace menyesalkan penilaian beberapa pihak yang dia nilai tendensius terhadap PSI. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Elkan Baggott Ternyata Punya Masalah Pribadi, PSSI Ungkap Fakta Mengejutkan Alasan Sang Pemain Absen Lama di Timnas Indonesia

Elkan Baggott Ternyata Punya Masalah Pribadi, PSSI Ungkap Fakta Mengejutkan Alasan Sang Pemain Absen Lama di Timnas Indonesia

PSSI akhirnya menjelaskan alasan Elkan Baggott lama absen dari Timnas Indonesia. Arya Sinulingga menegaskan bukan karena konflik dengan pelatih, ini faktanya.
Bursa Transfer MotoGP Kian Memanas, Marc Marquez Akui Masih Menunda Perpanjangan Kontrak dengan Ducati

Bursa Transfer MotoGP Kian Memanas, Marc Marquez Akui Masih Menunda Perpanjangan Kontrak dengan Ducati

Ditengah panasnya bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 nanti, muncul kabar mengejutkan dari Marc Marquez.
WN Thailand Weerapat Phongwan Divonis Seumur Hidup Kasus 1,9 Ton Sabu Sea Dragon

WN Thailand Weerapat Phongwan Divonis Seumur Hidup Kasus 1,9 Ton Sabu Sea Dragon

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap warga negara Thailand, Weerapat Phongwan alias Mr Pong, dalam perkara
Sekjen AFC Bocorkan Sanksi untuk Malaysia usai Skandal 7 Pemain Naturalisasi Terbukti, Diminta Siap-siap Dapat Hukuman Sangat Berat

Sekjen AFC Bocorkan Sanksi untuk Malaysia usai Skandal 7 Pemain Naturalisasi Terbukti, Diminta Siap-siap Dapat Hukuman Sangat Berat

Skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain Timnas Malaysia memasuki babak baru. AFC membuka peluang menjatuhkan sanksi berat termasuk pengurangan poin.
Gara-gara Konsep Panggung, Jakpro Buka Suara soal Kemungkinan Konser BTS Bakal Digelar di JIS

Gara-gara Konsep Panggung, Jakpro Buka Suara soal Kemungkinan Konser BTS Bakal Digelar di JIS

Dirut Jakpro Iwan Takwin menyebut keputusan akhir mengenai lokasi konser BTS yang semula bakal digelar di JIS, kini bakal dipastikan lagi setelah April 2026.
Sergio Perez Kembali Buat Paddock F1 2026 Memanas! Sebut Ia Merasa Lebih Dihargai di Cadillac Dibanding saat di Red Bull

Sergio Perez Kembali Buat Paddock F1 2026 Memanas! Sebut Ia Merasa Lebih Dihargai di Cadillac Dibanding saat di Red Bull

Pembalap asal Meksiko, Sergio Perez, kembali memanaskan paddock F1 2026 setelah mengungkapkan perbedaan besar yang ia rasakan sejak bergabung dengan Cadillac.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT