News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perolehan Suara Pemilu 2024 Diwarnai Kejanggalan, Dua Parpol Parlemen Tolak PSI Berkursi di Senayan

Publik belakangan dibuat terkejut dengan hasil perolehan suara PSI di Pemilu 2024 pada rekapitulasi KPU RI.
Selasa, 5 Maret 2024 - 00:41 WIB
Ketum PSI, Kaesang Pangerap bersama kader PSI
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Publik belakangan dibuat terkejut dengan hasil perolehan suara PSI di Pemilu 2024 pada rekapitulasi KPU RI.

Pasalnya, perolehan suara partai yang dipimpin oleh putra bungsu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yakni Kaesang Pangerap meroket secara mendadak dalam hitungan hari pada rekapitulasi KPU RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas sejumlah partai politik (parpol) parlemen memberi sinyal penolakan PSI untuk berkursi di Senayan alias DPR RI.

Teranyar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengancam akan adanya pembahasan materi hak angket diantaranya penggelembungan suara yang didapati PSI.

“Saya belum ngomong soal substansi. Yang penting besok atau pada sidangnya kapan. Karena sidang paripurna itu kan bisa dibikin setiap saat. Bisa dua hari setelah besok, bisa sehari setelah besok, kita tunggu itu dulu, baru substansinya kita bahas,” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB, Syaiful Huda kepada awak media, Jakarta, Senin (4/3/2024).

Huda mendorong Bawaasalu RI turun tangan mengambil sikap tegas terkait dugaan penggelembungan suara PSI.

Pasalnya, ia menilai Bawaslu RI seakan acuh terkait hebohnya publik mengenai dugaan penggelembungan suara oleh PSI pada Pemilu 2024 ini.

“Kalau ada indikasi lonjakan suara dan seterusnya, kita minta Bawaslu mengambil sikap tegas melakukan mitigasi terkait dengan lonjakan suara ini,” ungkapnya.

Bongkar 'Borok' Pemilu 2024, PPP Beberkan Rangkaian Operasi Penggelembungan Suara PSI 

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membongkar borok Pemilu 2024 berupa serangkaian berupa operasi penggelembungan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Borok perhelatan Pemilu 20024 itu dibeberkan oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M. Romahurmuziy alias Romy.

Pasalnya, Romy mengaku mendapati informasi faktual terkait operasi penggelembungan suara yang dilakukan untuk memuluskan langkah PSI memiliki kursi di Senayan atau DPR RI

Bahkan, ia mengaku mendapati informasi operasi Penggelembungan suara PSI dilakukan sebelum masa pencoblosan dengan melibatkan aparat.

Romy mengatakan operasi itu menargetkan kepada penyelenggara pemilu daerah agar PSI mendapat 50.000 suara di tiap kabupeten/kota di Pulau Jawa. Sedangkan, 20.000 suara di tiap kabupaten/kota di luar Pulau Jawa.

Menurutnya tindakan itu dilakukan dengan menggunakan dan membiayai jejaring ormas kepemudaan tertentu yang pernah dipimpin salah seorang menteri untuk memobilisasi pencoblosan suara PSI.

“Setidaknya itu yang saya dengar dari salah satu aktivisnya, yang diberikan pembiayaan langsung oleh aparat sebelum pemilu,” kata Romy kepada awak media, Jakarta, Senin (4/3/2024).

Tak hanya itu, Romy mengaku mendapat informasi berupa upaya meloloskan PSI ke parlemen dengan dua modus yang digunakan.

Modus pertama berupa memindahkan suara partai yang jauh lebih kecil atau memindahkan suara tidak sah.

“Setelah melihat Sirekap bebebrapa hari terakhir, mulai muncul keanehan-keanehan yang disinyalir oleh beberapa surveyor seperti Prof Burhan Muhtadi dan Yunarto Wijaya,” katanya. 

Eks Ketua Umum PPP itu menyebut penggelembungan suara PSI  diduga terjadi secara terstruktur, sistematis, dan massif (TSM). 

Hal ini tentu merugikan perolehan seluruh partai politik peserta perhelatan Pemilu 2024 ini.

Di sisi lain, Romy menegaskan PPP telah bersiap diri membawa materi operasi penggelembungan suara PSI pada hak angket DPR RI. 

Pihaknya akan mendesak pemanggilan seluruh aparat negara yang terlibat, mulai dari KPPS, PPS, PPK, KPUD dan KPU serta Bawaslu dan seluruh perangkatnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Juga tidak tertutup kemungkinan aparat-aparat negara lainnya kita panggil. Soal laporan kecurangan kepada Bawaslu, itu diproses sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Romy

“Tapi secara politik, DPR akan melakukan percepatan dan terobosan melalui hak angket agar tindakan-tindakan kecurangan Pemilu semacam ini dihentikan!” pungkasnya. (saa/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perluas Layanan Keimigrasian, Kanwil Imigrasi Sumut dan Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung

Perluas Layanan Keimigrasian, Kanwil Imigrasi Sumut dan Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung

Komitmen menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah diakses, dan berkualitas bagi masyarakat terus diwujudkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Je
Dikabarkan Mengundurkan Diri, Presiden Iran Membantah

Dikabarkan Mengundurkan Diri, Presiden Iran Membantah

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa menepis rumor yang menyatakan dirinya mengundurkan diri dari jabatannya.
Hutan Lindung Gunung Soputan Terbakar, Kebakaran Mencapai Luas Hingga 300 Hektare

Hutan Lindung Gunung Soputan Terbakar, Kebakaran Mencapai Luas Hingga 300 Hektare

Kebakaran yang melanda hutan lindung Gunung Soputan meluas mencapai 300 hektare.
Soal RUU Perampasan Aset, Sahroni Usul Pengelolaan Aset di KPK dan Kejagung Digabung

Soal RUU Perampasan Aset, Sahroni Usul Pengelolaan Aset di KPK dan Kejagung Digabung

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyebut ada usulan agar dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dibentuk lembaga baru.
Usai Diperiksa, KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU

Usai Diperiksa, KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan digitalisasi SPBU Pertamina tahun 2018-2023.
Pelaku Perusak Pipa Minyak Pertamina di Jambi Berhasil Diidentifikasi

Pelaku Perusak Pipa Minyak Pertamina di Jambi Berhasil Diidentifikasi

Pelaku perusak pipa utama atau illegal tapping dengan cara melubangi untuk mencuri minyak milik Pertamina di jalan Surya Darma Km 9 atau tepatnya di tepi jalan lintas Sumatra, berhasil diidentifikasi.

Trending

Coach Justin Semprot Formasi John Herdman, Setelah Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3  ​​​​​​​

Coach Justin Semprot Formasi John Herdman, Setelah Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3 ​​​​​​​

Kekalahan telak Timnas Indonesia 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari menyita perhatian Coach Justin. John Herdman harus
Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Beredar foto pasangan pengantin yang diklaim sebagai pemeran video viral “Yang Wes Yang” Banyuwangi ramai beredar. Benarkah mereka telah menikah?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 5 Agustus 2026: Rezeki, karier dan peluang baru datang bersamaan. Ada zodiakmu?
Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Rabu, 5 Agustus 2026, membawa energi yang penuh kejutan untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi akan men...
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Selengkapnya

Viral