News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Fraksi NasDem Tolak Gubernur DKJ Dipilih Presiden: Ini Kemunduran Demokrasi

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Taufik Basari menyatakan tegas menolak upaya pemilihan Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dipilih langsung oleh presiden.
Kamis, 7 Maret 2024 - 11:15 WIB
Anggota DPR RI Fraksi NasDem Taufik Basari
Sumber :
  • DPR

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Taufik Basari mewakili pihaknya dan menyatakan tegas menolak upaya pemilihan Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dipilih langsung oleh presiden.

Sebagaimana diketahui, rencana ini termaktub di dalam RUU DKJ dan rencana akan diterapkan setelah ibu kota pindah ke IKN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Partai NasDem dalam pandangan fraksinya ketika menyepakati RUU DKJ beberapa waktu lalu di badan legislatif (baleg) memberikan catatan khusus mengenai persoalan pemilihan gubernur ini," ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (7/3/2024).

"Kita menolak pemilihan gubernur atau pengangkatan gubernur oleh presiden dan bahkan kita lebih jauh lagi juga mendorong agar untuk wali kota pun juga dengan pilkada," sambung dia.

tvonenews

Politikus yang akrab disapa Tobas ini menjelaskan agar sekiranya setelah DKI Jakarta berubah menjadi DKJ, selain tetap dipertahankan diadakan Pilgub DKI Jakarta, tapi juga diadakan pemilihan wali kota.

Sebagai informasi, DKI Jakarta sendiri tidak ada pemilihan wali kota, semuanya dikepalai oleh pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditunjuk langsung oleh Gubernur DKI Jakarta.

"Alasannya bahwa selama ini pemilihan gubernur sudah berlangsung secara langsung oleh rakyat. Tentunya ketika hal yang sudah dinikmati oleh rakyat ini dijalankan tiba-tiba dicabut, itu adalah merupakan kemunduran demokrasi," tegas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NasDem juga ingin nantinya apabila Jakarta menjadi pusat bisnis dan ekonomi Indonesia dapat melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, kebijakan dan lain sebagainya.

"Dengan ketiadaan pemilihan gubernur langsung dari rakyat itu akan juga membatasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan," tandas dia. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Wamendagri Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya reformasi tata kelola pembangunan di tingkat daerah. 
Viral Praktik Jasa Aborsi Tarif hingga Rp3 Juta, Sasar Generasi Z: Harga Terbaru!

Viral Praktik Jasa Aborsi Tarif hingga Rp3 Juta, Sasar Generasi Z: Harga Terbaru!

Tampak sejumlah pricelist untuk aborsi di antaranya; paket 1 bulan seharga Rp1,8 juta, paket 2 bulan Rp2 juta, paket 3 bulan Rp2,5 juta, paket 4 bulan Rp3 juta.
Ruben Onsu Tak Marah saat Betrand Peto Terseret Kasus Dugaan Pelecehan, Justru Ingatkan Onyo Satu Hal

Ruben Onsu Tak Marah saat Betrand Peto Terseret Kasus Dugaan Pelecehan, Justru Ingatkan Onyo Satu Hal

Kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto masih menjadi perhatian. Ruben Onsu disebut tak marah sang putra terseret skandal. Ini katanya.
Roy Suryo Menang Praperadilan, Menteri Keuangan harus Bayar Ganti Rugi Rp5 Juta

Roy Suryo Menang Praperadilan, Menteri Keuangan harus Bayar Ganti Rugi Rp5 Juta

Perintah tersebut menjadi bagian dari putusan hakim yang mengabulkan sebagian permohonan praperadilan Roy Suryo terkait permintaan ganti rugi. 
Menegangkan! KKB Mengancam Sopir Travel dengan Senjata, Paksa Mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'

Menegangkan! KKB Mengancam Sopir Travel dengan Senjata, Paksa Mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'

Beredar video di media sosial, viral soal Sopir travel ditembak KKB. diketahui sementara, terjadi di jalan trans Wamena-Nduga dan terjadi pada Selasa (16/9).
Gubernur Pramono Bangga Jakarta Dipilih Jadi Tempat Konser YE: Saya Kaget

Gubernur Pramono Bangga Jakarta Dipilih Jadi Tempat Konser YE: Saya Kaget

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bangga ibu kota dipilih sebagai tuan rumah gelaran konser YE Live in Jakarta 2026 pada Sabtu 24 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral