GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Yahya Sayangkan PPP Gagal Masuk Senayan untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Singgung Soal Kesalahan...

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sayangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) gagal lolos ke Senayan untuk pertama kalinya dalam sejarah..
Jumat, 22 Maret 2024 - 07:30 WIB
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya Ketum PBNU Periode 2021-2026
Sumber :
  • Twitter Nadhalatul Ulama

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sayangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang gagal lolos ke Senayan untuk pertama kalinya.

PPP sudah dipastikan gagal lolos ke Senayan setelah partai berlambang Ka'bah tersebut tidak mampu mencapai parlementary threshold atau ambang batas parlemen 4 persen pada Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jajaran PPP pun langsung bereaksi atas hasil yang mengejutkan mereka. 

PPP berencana menguggat penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu ke Mahkamah Konstitusi dalam gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). 

Kegagalan PPP menembus kursi DPR RI merupakan sebuah ironi, sebab ini pertama kali terjadi sejak partai berideologi Islam itu berkiprah di pentas politik nasional. 

Dilansir laman partai,  PPP dibentuk pada 5 Januari 1973, yang merupakan hasil fusi atau penyatuan 4 partai Islam yang ada pada saat itu, yakni Partai Nahdlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Perti.

Kabar tidak lolosnya PPP ke Senayan menyayangkan banyak pihak, tak terkecuali Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang masih berharap PPP ada di Senayan. 

Gus Yahya menyadari lolos tidaknya partai politik meraih kursi DPR RI diatur dengan ketentuan dan parameter yang jelas, yakni dukungan rakyat pada saat pemilu. 

Ia meminta jajaran PPP apabila keberatan dengan hasil penetapan, bisa menggugatnya sesuai aturan yang berlaku.  

"Ada kemungkinan hasilnya ada bias, kesalahan dan lain-lain, dan nanti itu diproses jalur semestinya sengketa di MK dan sebagainya," kata Gus Yahya dalam jumpa pers, Kamis, 21 Maret 2024  

"Mudah-mudahan ini memang karena adanya bias dan kesalahan, karena kekurangan tipis sekali. Kalau pun tidak ya gimana lagi, itu suara rakyat, ada yang bilang suara rakyat suara Tuhan, itu berarti hasil pemilu takdir Allah," sambungnya 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, menurut Gus Yahya, kegagalan PPP hanya di DPR RI. 

Sementara PPP tetap memiliki wakil-wakil rakyat di DPRD. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Kompolnas Minta Polisi Maksimal Atasi Kasus Aktivis Kontras Disiram Air Keras di Menteng

Kompolnas Minta Polisi Maksimal Atasi Kasus Aktivis Kontras Disiram Air Keras di Menteng

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam meminta kepada pihak kepolisian untuk maksimal dalam mengatasi insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Cek Langsung Seluruh Fasilitas

Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Cek Langsung Seluruh Fasilitas

Peninjauan di Pelabuhan Merak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi penyeberangan menjelang periode mudik Lebaran yang diprediksi akan melonjak.
Blak-blakan, Komentar Erick Thohir Soal Jersey Baru Timnas Indonesia 2026: Tapi Saya Menggelitik Tadi Kenapa Pakai Batik

Blak-blakan, Komentar Erick Thohir Soal Jersey Baru Timnas Indonesia 2026: Tapi Saya Menggelitik Tadi Kenapa Pakai Batik

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir ungkap filosofi jersey baru Timnas Indonesia 2026. Jersey baru Skuad Garuda tetap mempertahankan identitas utama berupa warna merah dan putih
Max Verstappen Ungkap Cara Unik untuk Memahami Regulasi Baru F1 2026, Terang-terangan Akui Dirinya Berlatih Lewat...

Max Verstappen Ungkap Cara Unik untuk Memahami Regulasi Baru F1 2026, Terang-terangan Akui Dirinya Berlatih Lewat...

Pembalap tim Red Bull Racing yang berasal dari Belanda, Max Verstappen, kembali mencuri perhatian menjelang bergulirnya F1 GP China 2026 pada akhir pekan ini.
Mabes Polri Atensi Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Pastikan Diusut secara Profesional

Mabes Polri Atensi Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Pastikan Diusut secara Profesional

Polri menyampaikan memberikan perhatian serius terhadap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT