GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Info Mudik, Menhub Minta Bus Wajib Ramp Check Jelang Lebaran 2024: Antisipasi Fatalitas Kecelakaan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tegas ke pengelola bus wisata jadi info mudik Lebaran 2024 terbaru, agar melakukan ramp check guna hindari kecelakaan.
Minggu, 31 Maret 2024 - 23:51 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan informasi mudik jelang Lebaran di Polda Jawa Tengah, Minggu (31/3/2024).
Sumber :
  • (tvOnenews.com/Didiet Cordiaz)

Semarang, tvOnenews.com - Info mudik terbaru bahwa Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta kepada bus untuk melakukan ramp check menjelang Lebaran 2024.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi korban akibat fatalitas kecelakaan saat mudik Lebaran 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia memastikan bakal menindak apabila ditemukannya bus yang tidak memenuhi syarat guna menghindari kecelakaan demi keamanan saat melakukan mudik.

Budi menjelaskan jika ramp check menjadi bagian yang wajib dilakukan mengingat bus wisata sangat diminati saat waktu mudik dan libur Lebaran 2024.

Hanya saja saat ini masih banyak bus wisata yang sudah tua dan dipaksakan jalan saat bertransportasi dalam memanfaatkan momen waktu mudik.

"Berkaitan dengan wisata, kita punya Dieng, kita punya Tawangmangu, Sarangan, kita punya Borobudur pasti semua yang mudik ingin, dan biasanya kalau ingin rada tidak selektif untuk memilih bus wisata," ujar Budi di Polda Jateng, Minggu (31/3/2024).

"Bus wisata itu high risk ya karena banyak bus wisata yang sudah tua dan saya mengharapkan semua Kapolres melakukan ramp check dan juga merekomendasi sopir," sambungnya.

Jika masih ditemukan adanya bus wisata yang tidak melakukan pengecekan rem saat hari H Lebaran 2024. Pihaknya akan memaksakan transportasi yang tidak memenuhi syarat untuk berputar balik.

"Law enforcement yang dilakukan pada saat hari H ternyata masih ada bus wisata yang tidak di-ramp check maka kita melakukan law enforcement dengan balik arah, pulang kampung tidak jadi ke wisata," paparnya. 

Dia menyebutkan, tindakan tegas ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan akibat bus wisata yang tidak layak jalan.

Oleh karena itu dia meminta kepada seluruh pengelola bus untuk mentaati aturan demi keselamatan bersama agar tidak menambah data kecelakaan kembali selama mudik Lebaran. 

"Ini terlihat keras tapi terbukti tahun-tahun lalu banyak kejadian berkaitan dengan apa yang namanya kecelakaan oleh bus wisata," jelas Budi.

Sekda Jateng Sumarno menegaskan, pihaknya juga akan mengawasi aturan ramp check ini agar betul-betul dilakukan hingga ke tiap daerah untuk mencegah adanya kecelakaan.

"Kita dari Pemprov yang mengawasi ya, jadi semua yang berkaitan dengan kendaraan umum kan harus ramp check semua. Kemenhub kenapa penekanannya yang wisata karena banyak kejadian di tempat wisata terjadi kecelakaan," terangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya ramp check bus wisata, pihaknya juga akan mengawasi keberadaan sopir-sopir tembak yang biasanya marak saat libur lebaran.

"Rawan sopir-sopir tembakan ini yang juga harus kita antisipasi betul karena semua kendaraan keluar ini, yang cadangan juga keluar, ini benar-benar harus kami perhatikan," tutur Sekda Jateng itu.
 
"Ini menjadi tanggung jawab kami karena kabupaten/kota harus menjadi asesmen pertama supaya benar-benar layak jalan," tandasnya. (dcz/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendes Ahmad Riza Patria Ajak Mahasiswa Bangun Desa dengan Teknologi

Wamendes Ahmad Riza Patria Ajak Mahasiswa Bangun Desa dengan Teknologi

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) RI Ahmad Riza Patria mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk ikut aktif membangun desa dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi digital, hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)
Sebanyak Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat, 11 Ditunda Berangkat Karena Sakit

Sebanyak Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat, 11 Ditunda Berangkat Karena Sakit

Enam jemaah calon haji asal embarkasi Surabaya meninggal dunia karena sakit jantung, stroke dan hipertensi. Sedangkan 11 jemaah calon haji mengalami penundaan berangkat ke Tanah Suci karena mengalami sakit
Media China Tak Terima, Timnas Indonesia U-17 Disebut Dapat 'Keuntungan Besar' dari Jepang di Piala Asia U-17 2026

Media China Tak Terima, Timnas Indonesia U-17 Disebut Dapat 'Keuntungan Besar' dari Jepang di Piala Asia U-17 2026

Media China sebut Timnas Indonesia U-17 bisa mendapatkan keuntungan besar dari Jepanng di laga penentuan Grup B Piala Asia U-17 20026. Begini selengkapnya.
Resmi! Derbi ASEAN di Piala Asia 2027 Diselenggarakan di Venue Berkapasitas 60 Ribu Penonton, Ini Jadwal Timnas Indonesia di Grup B

Resmi! Derbi ASEAN di Piala Asia 2027 Diselenggarakan di Venue Berkapasitas 60 Ribu Penonton, Ini Jadwal Timnas Indonesia di Grup B

Babak fase grup akan berlangsung pada 7-20 Januari 2027 mendatang dengan dibuka oleh tim tuan rumah Piala Asia 2027, Arab Saudi yang akan menjamu Palestina, di Stadion King Fahd Sports City, Riyadh. 
Polisi Amankan 11 Bayi dari Rumah Penampungan Anak di Sleman, Diduga Anak Hasil Hubungan di Luar Nikah

Polisi Amankan 11 Bayi dari Rumah Penampungan Anak di Sleman, Diduga Anak Hasil Hubungan di Luar Nikah

Polisi amankan 11 bayi dari rumah penampungan di Sleman. Mayoritas diduga anak hasil hubungan di luar nikah, polisi selidiki legalitas tempat.
AC Milan OTW Pecahkan Rekor Finansial, Rossoneri Bakal Kantongi Rp1,7 Triliun Lebih dari Penjualan Pemain Musim Ini

AC Milan OTW Pecahkan Rekor Finansial, Rossoneri Bakal Kantongi Rp1,7 Triliun Lebih dari Penjualan Pemain Musim Ini

AC Milan bergerak aktif di balik layar meski persaingan Serie A belum berakhir. Rossoneri sudah lebih dulu mencatat pencapaian besar dari penjualan pemain.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral