News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Ini Penyebab Praka Supriyadi Murid dari Habib Bahar yang Tewas di Kota Bekasi

Pihak kepolisian memastikan Praka Supriyadi yang merupakan prajurit TNI AD sekaligus murid dari Habib Bahar bin Smith tewas akibat dibunuh.
Rabu, 3 April 2024 - 17:32 WIB
Konferensi pers kasus kematian Praka Supriyadi oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak kepolisian memastikan Praka Supriyadi yang merupakan prajurit TNI AD sekaligus murid dari Habib Bahar bin Smith tewas akibat dibunuh.

Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra mengatakan korban tewas usai mengalami penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Modus operandi tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban yaitu dengan melakukan membacok atau mengayunkan senjata tajam ke arah kepala korban," kata Wira dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Wira menuturkan pelaku aksi pembunuhan terhadap Praka Supriyadi itu merupakan pria berinisial AWR.

Menurutnya lokasi penganiayaan berlangsung hingga ditemukannya Praka Supriyadi bermuluran darah berjarak cukup jauh.

"Jadi perlu kami sampaikan bahwa TKP kejadian penganiayaan dengan TKP ditemukan ini lokasinya cukup jauh," kata Wira.

"Kami sampaikan bahwa yang menjadi korban adalah seseorang bernama Supriyadi yang mana saudara Supriyadi pekerjaan sehari-hari adalah merupakan anggota TNI aktif," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Firasat Habib Bahar bin Smith terkait muridnya yang juga prajurit TNI AD yakni Praka Supriyadi tewas bukan karena kecelakaan melainkan jadi korban pembunuhan perlahan terungkap.

Pasalnya, Habib Bahar sebelumnya berjanji bakal membongkar kasus kematian sang murid yang ditengarai bukan karena kecelakaan melainkan dibunuh.

"Enggak bisa dibiarin. Saya Bahar bin Smith akan usut sampai tuntas, sampai ketemu pelakunya. Almarhum orang baik, orang saleh, dekat sama ulama. Semoga almarhum berkumpul sama Rasulullah," kata Habib Bahar dalam akun Youtubenya @SayyidBaharbinSumaithOfficial dilihat pada Selasa (2/4/2024). 

Tak hanya itu, Habib Bahar bin Smith murka usai mengetahui muridnya Praka Supriyadi tewas bukan kecelakaan melainkan diduga jadi korban pembunuhan.

Bahkan, kemurkaan Habib Bahar diwujudkannya dengan mengunggah wajah terduga pelaku pembunuh prajurit TNI AD tersebut.

Tak tanggung-tanggung unggahan wajah pelaku terpampang besar pada akun Youtube milik Habib Bahar bin Smith @SayyidBaharbinSumaithOfficial.

Tak hanya itu, dalam unggahannya tersebut Habib Bahar turut menyertainya dengan deskripsi.

"Alhamdulillah tertangkap pelaku yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Praka Supriyadi, pelaku bernama Arya!! Terima kasih kepada pihak kepolisian khususnya Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya!! Untuk sementara pelaku sedang dimintai keterangan tentang motif pembunuhannya," tulis deskripsi pada akun tersebut dilihat pada Selasa (2/4/2024).

Diketahui, kematian Praka Supriyadi yang merupakan anggota TNI AD menyimpan teka-teki tersendiri.

Bahkan, Habib Bahar bin Smith turut meminta aparat kepolisian mengungkap insiden kematian dari muridnya tersebut.

Praka Supriyadi didapati meninggal dunia setelah ditemukan bersimbah darah di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (29/4/2024) sekitar pukul 03.30 WIB. 

Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Rico Sirait mengatakan pihaknya mendapatkan informasi Praka Supriyadi tewas usai diduga mengalami kecelakaan.

"Kami itu dapat laporan dari sekuriti RSUD. Jadi pada saat sekuriti RSUD melaporkan bahwa ada anggota TNI yang meninggal di RS kami mengecek baru kami tanyakan ini gimana kejadian kecelakaannya, kan laporannya kecelakaan. Jadi kami hanya sampai batas menerima laporan kemudian membantu mengkomunikasikan dengan satuan tempat prajurit itu berasal yaitu anggota Pomdam III Siliwangi. Tindak lanjutnya dan sebagainya itu ada di satuannya," ujar Rico.

Mendapati anggotanya tewas di rumah sakit itu, Rico lantas melakukan rangkaian pengecekan jasad.

Alhasil, pihaknya mendapati adanya sejumlah luka pada bagian tubuh prajurit TNI AD yang meninggal itu.

"Infonya sampai di RSUD itu masih hidup, 5 menit atau berapa menit penanganan karena mungkin sudah kehabisan darah ya, mungkin ya, saya juga kurang tahu, meninggal. Karena meninggal dan dilihat dari data identitasnya tentara, RSUD, mereka laporan ke kita," kata Rico.

Rico mengaku dari laporan yang diterima pihaknya didapati informasi jika Praka Supriyadi sempat meminta pertolongan ke Warga sekitar usai diduga alami kecelakaan hingga tubuh bersimbah darah.

"Laporan diterima dari warga bahwa ada korban kecelakaan, kemudian dicek oleh petugas korban masih hidup dan sempat komunikasi dan mengaku anggota POM TNI, minta tolong dibantu dibawa ke rumah sakit. Kemudian bersama petugas polisi, menghubungi mobil ambulans membawa korban ke RSUD Kota Bekasi, diterima pihak UGD RSUD Kota Bekasi, korban langsung ditangani. Namun korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengaku tengah mendalami dan menelusuri prajurit TNI AD yakni Praka Supriyadi yang meninggal dunia usai ditemukan bersimbah darah di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

"Saat ini masih sedang dilakukan pendalaman. Mohon waktu, dilakukan pendalaman oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (1/4/2024). (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Beberkan Alasan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

KPK Beberkan Alasan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas. 
Ramalan Weton 29 Juni 2026: Siapa yang Mengalami Nasib Baik dan Sial Esok Hari?

Ramalan Weton 29 Juni 2026: Siapa yang Mengalami Nasib Baik dan Sial Esok Hari?

Berdasarkan perhitungan kosmologi Jawa, berikut sepuluh weton yang diprediksi akan menghadapi nasib baik dan nasib kurang beruntung pada esok, 29 Juni 2026.
Semua Butuh Proses, Ketum PB Akuatik Anindya Bakrie Dukung Kebijakan Anggaran Pelatnas

Semua Butuh Proses, Ketum PB Akuatik Anindya Bakrie Dukung Kebijakan Anggaran Pelatnas

Diinisiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan didorong oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kebijakan tersebut menjadi fondasi penting untuk mencetak atlet Indonesia yang mampu bersaing dan berprestasi di level dunia
LOONEE Siap-siap! Jung Ilhon Beri Bocoran Konser di Jakarta hingga Rilis Lagu Baru: Rencananya Musim Gugur

LOONEE Siap-siap! Jung Ilhon Beri Bocoran Konser di Jakarta hingga Rilis Lagu Baru: Rencananya Musim Gugur

Belum lama merilis single bertajuk "Glory", solois asal Korea Selatan, Jung Ilhoon sudah beri bocoran tentang konser di Indonesia hingga perilisan lagu baru.
Bak Bumi dan Langit dengan Wakil Asia, 9 dari 10 Tim Afrika Lolos Babak Knock Out Piala Dunia 2026

Bak Bumi dan Langit dengan Wakil Asia, 9 dari 10 Tim Afrika Lolos Babak Knock Out Piala Dunia 2026

Sebanyak sembilan dari 10 tim Afrika berhasil lolos ke babak knock out Piala Dunia 2026, baik berstatus juara, runner up maupun peringkat ketiga terbaik grup. 
Bocah 4 Tahun Terperosok ke Lubang Proyek Manggarai, Evakuasi Pakai Dua Ekskavator Berlangsung Hingga Subuh

Bocah 4 Tahun Terperosok ke Lubang Proyek Manggarai, Evakuasi Pakai Dua Ekskavator Berlangsung Hingga Subuh

Seorang bocah laki-laki berinisial I (4) berhasil dievakuasi setelah terjebak selama kurang lebih empat jam di dalam lubang proyek pembangunan di kawasan Manggarai.

Trending

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Menurut Amir Ghalenoei, Iran harus menghadapi berbagai kendala yang dinilai tidak wajar selama mengikuti Piala Dunia 2026.
Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak kandung Yuvita Tri Rezeki atau YTR, Afif Shandi, tegas tolak permintaan maaf Taufik Hidayat dan minta pelaku diserahkan ke keluarga untuk dihakimi sendiri
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil tinju dunia, di mana Jaron Ennis berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Xander Zayas melalui pertarungan selama tujuh ronde yang berlangsung seru dan ketat.
Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CS main sabun? Jagat media sosial mendadak gempar jelang dan sesudah laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal kontra Kolombia -
Selengkapnya

Viral