News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sandra Dewi dan Harvey Moeis Sampai Simpan Uang Tunai hingga Rp76 Miliar dalam Rumah Mewahnya, Uang dari Mana?

Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis diketahui menyimpan uang tunai hingga Rp76 miliar dalam rumah mewahnya. Publik tanyakan asal-usul uang puluhan miliar tersebut.
Jumat, 5 April 2024 - 05:58 WIB
Sah! Suami Sandra Dewi Harvey Moeis Dijerat Pasal TPPU, Begini Kata Jampidsus
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis diketahui menyimpan uang tunai sebesar Rp76 miliar di dalam rumah mewahnya.

Keberadaan uang puluhan miliar itu terungkap setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah mewah tersangka kasus dugaan korupsi PT Timah Tbk (TINS) Harvey Moeis yang tak lain merupakan suami Sandra Dewi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil temuan ini sontak menjadi perbicangan publik, baik secara nominal maupun asal-usul uang puluhan miliar di rumah mewah Sandra Dewi dan Harvey Moeis tersebut.

Dari temuan tersebut Kejagung kemudian melakukan penyitaan, termasuk mobil mewah Rolls Royce dan Mini Cooper, sejumlah jam tangan mahal Rolex Chronograph Paul Newman hingga Patek Philippe Nautilus 5980R/001 hingga logam mulia.

Menanggapi hasil temuan uang Rp76 miliar tersebut Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menyinggung soal modus Harvey Moeis menyimpan uang puluhan miliar tersebut.

Ivan menyebut ada banyak modus yang melatarbelakangi seseorang menyimpan uang miliaran rupiah di kediaman pribadinya.

"Banyak tujuan modusnya," ujar Ivan.

PPATK akan terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT Timah Tbk yang melibatkan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, sesuai kebutuhan dari penyidikan Kejagung.

Menurut Ivan, berdasarkan kasus-kasus sebelumnya, PPATK mampu mendeteksi sumber harta ataupun aliran dana Harvey Moeis meski banyak yang disimpan di kediamannya.

"Dalam banyak kasus lain sebelumnya tetap bisa terdeteksi sumbernya," katanya.

Sandra Dewi Diperiksa Soal Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis

Sandra Dewi diperiksa Kejagung sebagai saksi kasus korupsi timah yang menimpa suaminya, Harvey Moeis. 

Dalam pemeriksaan itu, Sandra Dewi diperiksa Kejagung selama 5 jam. Kemudian, setelah diperiksa ia tak banyak bicara. 

Akan tetapi, Sandra Dewi memberikan pesan meohok kepada awak media. 

"Doain saja ya. Doain, jangan bikin berita yang nggak benar," pesan Sandra Dewi tersenyum di Kejaksaan Agung, Kamis (4/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan berusia 40 tahun itu meminta untuk lebih teliti mencerna segala informasi, "Tolong lihat data yang benar ya."

Seperti diketahui, Sandra Dewi diperiksa terkait rekening Harvey Moeis yang diblokir setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di tengah musim paceklik yang berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mendorong kenaikan harga pangan.
Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Justin Gaethje belum memastikan masa depannya di UFC setelah kemenangan atas Ilia Topuria. Di tengah isu pensiun, peluang terjadinya rematch dengan sang juara.
Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti ditemukan di TKP penembakan 3 ASN Jayawijaya diduga oleh KKB.
Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU resmi dibubarkan setelah seluruh rangkaian pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dinyatakan selesai.
KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim
TASPEN Raih Penghargaan dari Direktorat Sistem Perbendaharaan Atas Sinergi Penyelenggaraan Jaminan Sosial

TASPEN Raih Penghargaan dari Direktorat Sistem Perbendaharaan Atas Sinergi Penyelenggaraan Jaminan Sosial

PT TASPEN (Persero) memperoleh penghargaan dalam kategori Sinergi dan Kerja Sama dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Selengkapnya

Viral