News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Setyawan Didatangi Polisi, Dikira Pemilik Gran Max yang Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek KM 58: Saya Tidak Punya Mobil

Setyawan Budidarma kaget bukan main ketika rumahnya didatangi polisi dan dirinya ditanya soal kecelakaan maut yang di Tol Jakarta-Cikampek KM 58, Senin (8/4).
Senin, 8 April 2024 - 21:40 WIB
Setyawan Budidarma, pria yang didatangi polisi karena dikira pemilik Gran Max yang terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 58, Senin (8/4).
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pria bernama Setyawan Budidarma kaget bukan main saat rumahnya didatangi polisi dan dirinya diberikan pertanyaan soal kecelakaan maut yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 58, Senin (8/4).

Setyawan didatangi polisi, karena dikira sebagi pemilik mobil Gran Max bernomor polisi B 1635 BKT yang hancur terbakar dalam kecelakaan maut itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun mobil Grand Max itu atas nama Yanti Setyawan Budidarma yang alamatnya sama dengan alamat rumah Setyawan.

"Saya sama yang namanya Yanti tidak kenal, nama saya memang Setyawan Budidarma tinggal di Jalan Duren, tapi oleh karena ada kecelakaan, dari kepolisian datang ke sini (rumah) bahwa saya tuh tidak pernah kenal bahwa mobil itu pun saya tidak kenal," kata Setyawan saat diwawancarai dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOne.

Setyawan mengaku sudah menjelaskan kepada polisi yang mendatanginya bahwa dirinya tidak mengenal Yanti dan mobil Grand Max tersebut.

Setyawan juga menjelaskan bahwa nama Yanti juga tidak ada hubungann dengan rumah yang ditempatinya. "Ini saya beli rumah ini tahun 2011 dari rumah maryani manaf, tapi dia sudah meninggal, jadi saya beli melalui anak-anaknya saja saya beli," ujar Setyawan.

Setyawan kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal Yanti, bahkan dia juga tidak punya mobil. "Saya juga tidak kenal dengan Yanti, apalagi kok nama saya dicantumin di belakang nama dia. Saya tidak punya mobil, di rumah tidak ada mobil saya, grandmax juga tidak tahu saya siapa yang punya," ujar Setyawan.

Kronologi Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek KM 58

Diketahui, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menjelaskan, berdasarkan rekaman CCTV peristiwa kecelakaan maut tersebut berawal saat mobil Grand Max yang melaju dari arah Jakarta ke Jawa Tengah mengambil dan melaju di jalur rekayasa lalu lintas contraflow.

Dari CCTV terlihat mobil Grand Max mendadak tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga oleng ke kanan atau masuk ke jalur Cikampek arah Jakarta.

Akibatnya, mobil Grandmax menabrak bus Primajasa yang melaju dari arah Cikampek hingga terbakar.

Sedangkan, mobil Rush turut terlibat kecelakaan karena menabrak bodi belakang bus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Mobil Grandmax) itu oleng ke kanan sehingga menabrak bus dan menabrak kendaraan lainnya yang ada di belakang bus," ujar Aan.

Dijelaskan sopir bus maupun mobil Rush dalam kondisi dalam kondisi selamat tanpa luka. Terdapat 12 korban tewas dalam insiden nahas itu, tujuh di antaranya laki-laki dan lima lainnya perempuan. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton Ini Diprediksi akan Kurang Beruntung pada 27 April 2026: Hindari Risiko Besar dan Tetaplah Mawas Diri

5 Weton Ini Diprediksi akan Kurang Beruntung pada 27 April 2026: Hindari Risiko Besar dan Tetaplah Mawas Diri

Tanggal 27 April 2026, yang jatuh pada Senin Pon, memiliki getaran energi yang cukup tajam dan sedikit "panas" bagi beberapa neptu tertentu.
Mengejutkan, Pemkot Mataram Akui Hampir Keseluruhan SPPG Tak Miliki Standar IPAL

Mengejutkan, Pemkot Mataram Akui Hampir Keseluruhan SPPG Tak Miliki Standar IPAL

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara mengejutkan mengungkap hampir keseluruhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak memilki standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
3 Fakta Penganiayaan Massal di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tangan dan Kaki Anak Diikat hingga Idap Gangguan Paru-paru

3 Fakta Penganiayaan Massal di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tangan dan Kaki Anak Diikat hingga Idap Gangguan Paru-paru

Berikut fakta-fakta yang terjadi dalam kasus penganiayaan anak secara massal di daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta yang juga viral di media sosial.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Terhadap IRT di Medan, DPR RI Singgung Hukum Pidana

Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Terhadap IRT di Medan, DPR RI Singgung Hukum Pidana

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah diduga menjadi korban malapraktik RS Muhammadiyah Medan.

Trending

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Update Klasemen MotoGP 2026 Usai Marc Marquez Finis Terdepan di Sprint Race GP Spanyol: The Baby Alien Mulai Tebar Ancaman

Update Klasemen MotoGP 2026 Usai Marc Marquez Finis Terdepan di Sprint Race GP Spanyol: The Baby Alien Mulai Tebar Ancaman

Marc Marquez naik ke peringkat empat di klasemen sementara MotoGP 2026 usai menang di sprint race GP Spanyol.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Selengkapnya

Viral