News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waduh! Pendatang Baru Jakarta Mayoritas Berpendidikan SMA ke Bawah

Dukcapil Provinsi DKI Jakarta menginformasikan terhitung sejak 16 April hingga 22 April 2024 ada sebanyak 1.038 orang pendatang baru yang masuk ke Jakarta pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Jumat, 26 April 2024 - 10:02 WIB
Ilustrasi Pendatang
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta, Selasa (23/4/2024), menginformasikan bahwa terhitung sejak 16 April hingga 22 April 2024, tercatat ada sebanyak 1.038 orang pendatang baru yang masuk ke Jakarta pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Dari jumlah tersebut mayoritas, atau sekitar 78,53 persen berpendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau setara SMA ke bawah. Sedangkan yang berpendidikan di atas SLTA, hanya sekitar 21,47 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari jenis kelamin, terbanyak perempuan, yakni 525 orang, sedangkan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 515 orang,” ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaluddin, dikutip Kamis (26/4/2024).

Sebagian besar pendatang baru ke Jakarta berasal dari daerah sekitar Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Terbanyak dari Bekasi, yakni 80 orang, Tangerang sebanyak 42 orang, Depok 42 orang, dan Tangerang sebanyak 19 orang.

“Ada pula yang datang dari Kota Medan sebanyak 20 orang, Indramayu 23 orang serta Brebes 21 orang. Sedangkan sebanyak 77 orang lainnya tidak atau belum memberi keterangan terkait asal-usulnya,” tambah Budi Awaluddin.

Jakarta yang sebentar lagi resmi tidak lagi menyandang status sebagai Ibu Kota Negara dan berubah menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) ternyata masih menjadi magnet perantau dari berbagai daerah.

Diprediksi masih akan menghadapi kemacetan lalu lintas setelah menjadi kota global nanti. Sedangkan ibu kota negara yang selanjutnya bernama Ibu Kota Negara (IKN) akan pindah ke Kalimantan Timur.

Tetapi, perubahan status tersebut tidak berarti membuat Jakarta bisa menahan atau mengurangi urbanisasi ke daerahnya, tetapi Jakarta tetap menjadi magnet masyarakat daerah untuk mengadu nasib di Jakarta.

“Karena berdasarkan hasil survei menyebutkan, hanya satu dari tiga penduduk Indonesia yang memilih tetap tinggal di desa. Alasannya, karena masyarakat ingin mendapatkan kesempatan kerja, akses untuk pendidikan dan pelayanan kesehatan hingga perubahan sosial dan gaya hidup,” papar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono, dikutip Kamis (26/4/2024).

“Kadang-kadang kita berpikir bagaimana ya membatasi orang masuk ke Jakarta. Memang sudah takdir, sebuah kota akan dikunjungi banyak orang. Itu memang sudah terjadi di mana-mana."

"Apalagi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sendiri mengatakan, tidak ada larangan bagi warga daerah yang ingin merantau ke Jakarta, cuma Heru menekankan agar mereka yang ingin merantau ke Jakarta melengkapi diri dengan skill dan keterampilan untuk bersaing di Ibu Kota," imbuhnya.

Karena, itu hak masyarakat untuk merantau adalah hak semua warga negara.

 Tapi, yang penting adalah mereka bisa bekerja dengan baik dan mereka punya tempat tinggal. Jangan sampai mereka menjadi penyandang masalah sosial di Jakarta.

Selain berbagai syarat yang disampaikan Pj Gubernur di atas, Heru juga meminta agar para pendatang baru selalu tertib dan mematuhi aturan yang berlaku. 

Selain diharapkan bisa memperoleh pekerjaan yang baik, juga bisa menjadi warga Jakarta yang disiplin, tidak membuang sampah sembarangan dan bisa berbaur dengan masyarakat untuk menjaga ketertiban Jakarta.

Jumlah pendatang baru ke Jakarta tahun ini mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana jumlah pendatang baru yang sebelumnya mencapai 25,918 orang, tahun ini, berdasarkan data dari Dinas Dukcapil, hanya 1.038 orang.

Di samping itu, Heru Budi juga mengingatkan kepada warga yang ingin datang ke Jakarta untuk dapat mempersiapkan diri disertai keahlian (skill) dengan jaminan kerja dari pemberi kerja serta jaminan tempat tinggal jika menetap di Jakarta nantinya. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Shio 5 April 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Ramalan Keuangan Shio 5 April 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Ramalan keuangan shio 5 April 2026 untuk Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi. Simak peruntungan finansial serta tips mengelola uang kamu hari ini.
Tegas, Iran Tolak Tawaran Gencatan Senjata dari Amerika, Intensitas Serangan Justru Meningkat pada 48 Jam Terakhir

Tegas, Iran Tolak Tawaran Gencatan Senjata dari Amerika, Intensitas Serangan Justru Meningkat pada 48 Jam Terakhir

Iran tidak memberikan respons tertulis atas pengajuan gencatan senjata tersebut. Sebaliknya, Teheran disebut merespons “di lapangan” dengan melanjutkan serangan intensitas tinggi
Ramalan Keuangan Shio 5 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 5 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 5 April 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak peruntungan finansial serta tips mengelola uang kamu hari ini.
Aktor Ji Chang Wook Kembali ke Jakarta dalam “One Bite One Dream Charity Night with Ji Chang Wook”

Aktor Ji Chang Wook Kembali ke Jakarta dalam “One Bite One Dream Charity Night with Ji Chang Wook”

Siapa yang sudah tak asing lagi dengan aktor ternama asal Korea Selatan, Ji Chang Wook.
Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Kebumen, PBNU Geram: Kesucian Ruang Ibadah Dilanggar Terang-terangan

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Kebumen, PBNU Geram: Kesucian Ruang Ibadah Dilanggar Terang-terangan

Viral di media sosial sejoli tidur berpelukan di sebuah musala di Kawasan Pantai Logending, Kebumen, Jawa Tengah.
Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov Diminta Melatih di Super League, 3 Klub Ini Bisa Jadi Tujuannya

Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov Diminta Melatih di Super League, 3 Klub Ini Bisa Jadi Tujuannya

Deretan klub ini bisa menjadi tujuan pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov yang dirumorkan dalam radar kontestan Super League usai kalahkan Timnas Indonesia.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral