News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pilu Masiroh TKW asal Indramayu, Hilang 22 Tahun hingga Dianggap Telah Mati Akhirnya Pulang ke Rumah

Kisah Masiroh TKW asal Desa Pranggong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang hilang selama 22 tahun di negara Suriah, akhirnya kembali ke kampung halamannya.
Sabtu, 4 Mei 2024 - 20:46 WIB
Masiroh TKW asal Indramayu hilang 22 tahun di Suriah hingga Dianggap Mati, Tiba-tiba balik ke kampung
Sumber :
  • Opi Riharjo/tvOne

Indramayu, tvOnenews.com - Kisah Masiroh TKW asal Desa Pranggong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hilang selama 22 tahun di negara Suriah, akhirnya kembali ke kampung halamannya.

Bahkan kerabatnya yang berada di kampung mengaggap Masiroh sudah meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masiroh (38) seorang tenaga kerja wanita pulang kampung dalam keadaan sehat. Padahal pihak keluarga menganggap Masiroh telah meninggal mengingat negara Suriah merupakan negara konflik.

Bahkan, Masiroh, sudah dinyatakan meninggal, keluarga Masiroh sempat mengelar tahlilan untuk Masiroh.

Sementara itu, Masiroh, menjelaskan, berangkat mengadu nasib ke laur negri sejak tahun 2001, selepas lulus Sekolah Dasar (SD). 

Masiroh berangkat ke Suriah sebagai pahlawan devisa negara dengan cara ilegal. Masiroh berangkat menggunakan kapal laut. MAsiroh datang di tengah konflik peperangan.

Masiroh kehilangan paspor dan sempat berpindah-pindah majikan selama 4 kali. Yang memilukan seluruh gajinya selama kerja bertahun-tahun diambil majikan pertamanya.

"Berangkat ke Suriah tahun 2001, di majikan yang pertama 4 tahun, udah itu di majikan yang pertama dipukuli sama istrinya. Setelah itu pindah kerja lagi 3 tahun bayarannya sama majikan yang pertama itu diambil. Yang ketiga, 3 tahun lagi gajinya diambil lagi oleh majikan yang pertama," ungkapnya. 

"Waktu di majikan yang ketiga terjadi peperangan, aku takut. Pas perang itu aku pergi sama majikan, Alhamdulillah Allah masih melindungi sehingga aku gak ada yang luka," tambah Masiroh, kepada tvOneNews.com.

Gaji Dibawa Kabur Majikan Pertama

Adik kandung Masiroh, yakni Abdul Siraj sebelumnya mengatakan, jika keluarganya sudah melakukan berbagai cara untuk menemukan keberadaan Masiroh. Namun keberadaan Masiroh tetap tidak di ketahui hingga akhirnya dianggap sudah meninggal dunia.

"Dari tahun 2001 itu masih ada kontak, hilang kontak itu pas tahun 2002, terus pas 2023 ada seorang YouTuber yang videoin permasalahannya diterangin secara detail. Alhamdulillah ada perkembangan pas 2024 bulan Juni, terus langsung lah sama majikan ke empat ini ada komunikasi lewat video call," katanya.

Masiroh kerap dipindah-pindah kerja ke majikan satu hingga ke majikan tiga. Bahkan selama kerja bertahun-tahun gaji Masiroh diambil oleh majikan pertamanya.

Hingga saat ditagih si majikan pertamanya tersebut kabur membawa gajinya selama kerja bertahun-tahun.

"Nah jadi total Masiroh bekerja di tiga majikan itu seluruhnya selama 10 tahun," jelas Abdul, adik TKW," ujarnya.

Lanjut Abdul, hingga saat ini Masiroh masih mengalami trauma yang mendalam akibat penyiksaan majikan dan peperangan di sana. Bahkan masiroh tidak mengenal teman-temanya semasa ia duduk di bangku sekolah, serta tidak fasih berbahasa Indonesia.

"Kemudian Masiroh pindah lagi ke majikan yang ke empat dan bekerja selama 4 tahun, Alhamdulillah majikan yang ke empat ini bener, baik, jujur. Meskipun awalnya gaji Masiroh tetap masih diminta sama majikan yang pertama, namun majikan yang ke empat ini kekeh, tidak mau, dan ingin membayar gajinya langsung ke Masiroh karena itu adalah haknya dia," ungkap sang adik.

Meski sempat dianggap meninggal, pihak keluarga masih merasa yakin jika Masiroh sebenarnya masih hidup.

"Kami sudah menggelar tahlilan, bahkan kalau ada acara tahlilan apapun itu kami keluarga sering atau selalu mengirim doa untuk Masiroh, karena kami sudah menganggapnya sudah tidak ada," terang Abdul.

Kini Masiroh sang pahlawan devisa negara sudah pulang, kendati demikian, keluarga berharap, pemerintah dapat membantu untuk memperjuangkan hak-hak Masiroh selama bekerja di Suriah.

"Untuk gaji Masiroh yang di majikan terakhir ini benar, selama 4 tahun itu. Segitu juga syukur Alhamdulillah Masiroh pulang masih membawa duit," katanya. 

Tapi jika dihitung jumlah gaji yang Masiroh terima hanya sekitar 2 tahun bekerja saja.

"Tapi saya keluarga sangat bersyukur karena kakak saya sudah pulang dalam keadaan sehat walafiat. Terus Alhamdulillah nya lagi bawa uang dari majikan yang terkahir," ujarnya.. 

Sementara untuk majikan lainnya yaitu majikan yang ke 1, 2, dan 3 Masiroh tidak mendapatkan gaji sama sekali. 

"Saya berharap, sebagai wakil keluarga dari Masiroh, dari majikan pertama sampai ketiga itu mudah-mudahan bisa diusut kembali hak-haknya Masiroh, syukur Alhamdulillah kalau bisa dicairkan," tambahnya. (oro)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral