GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Mahasiswa Katolik Unpam Dilarang Ibadah hingga Dibacok, DPR: Kutuk Keras Warga yang Menyerang

Viral aksi pelarangan ibadah mahasiswa katolik Unpam oleh sekelompok warga dan berujung ricuh. Sontak hal itu langsung ditanggapi DPR RI Ahmad Yohan.
Selasa, 7 Mei 2024 - 06:41 WIB
Buntut Mahsiswa Katolik Unpam Dilarang Ibadah hingga Dibacok, DPR: Kutuk Keras!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut mahasiswa Katolik Unpam dilarang ibadah hingga dibacok, menuai kritikan keras dari berbagai pihak. 

Terutama, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT I Ahmad Yohan, yang mengutuk keras aksi pembubaran berujung penyerangan saat mahasiswa beribadah di Setu, Serpong, Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, dia meminta Polri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku terutama provokator.

"Sebagai wakil rakyat dari NTT, saya mengutuk keras aksi sekelompok warga yang menyerang dengan membawa senjata tajam kepada para mahasiswa NTT yang tengah belajar, menuntut ilmu dan beribadah. Mereka tengah berdoa Rosario tapi kemudian warga setempat menyerang mereka, bahkan ada mahasiswi yang terluka karena sabetan senjata tajam. Aksi ini brutal, polisi harus tangkap para pelakunya, terutama provokatornya," kata Yohan, seperti yang dilansir pada hari Selasa (6/5/2024).

Sebelumnya diberitakan tentang viralnya pembubaran paksa yang berujung kekerasan mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam) yang sedang beribadah oleh warga sekitar.

Kemudian, menyikapi hal itu, Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya mengatakan, kasus tersebut bermula saat sekelompok mahasiswa Katolik Unpam melakukan ibadah rosario pada Minggu (5/5/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Semalam itu, malam Senin sekitar pukul 21.00 WIB ada rekan-rekan umat Kristiani yang sedang mengadakan doa Rosario," bebernya ke wartawan.

Namun, menurut Yohan, aksi tersebut tidak bisa dibenarkan dan dibiarkan. Hal ini kata dia, karena Indonesia merupakan negara yang menjamin warganya melakukan ibadah sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing.

"Tidak boleh aparat membiarkan aksi ini. Aparat harus menindak keras aksi-aksi yang merusak toleransi beragama," pungkas Yohan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Ketua Umum BM PAN ini pun menyampaikan, apapun alasannya sekelompok warga tidak dibenarkan membubarkan kegiatan ibadah agama apapun.

"Semua pemeluk agama harus menjaga toleransi beragama. Tidak bisa asal membubarkan kegiatan ibadah agama apapun yang berbeda dengan mayoritas warga," beber Yohan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ayah-Anak Aniaya Tetangga Akibat Tegur Main Drum di Jakbar Jadi Tersangka, Polisi: Langsung Ditahan

Ayah-Anak Aniaya Tetangga Akibat Tegur Main Drum di Jakbar Jadi Tersangka, Polisi: Langsung Ditahan

Polisi menetapkan tersangka terhadap dua pria yang melakukan penganiayaan terhadap tetangganya, berinisial D usai menegur bermain drum, di Jalan Dahlia III, No. 11 Rt.04/09, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (7/2/2026).
Pelajar Diduga Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Duga Motifnya Seputar Masalah Keluarga

Pelajar Diduga Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Duga Motifnya Seputar Masalah Keluarga

Seorang pelajar berinisial MAH (16) diduga memukul kakak kandungnya MAR (22) pakai palu hingga tewas di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2/2026). 
Kabar Bahagia! Menaker Pastikan Driver Ojol Dapat 'THR' Tahun Ini, Cek Jadwal Pencairannya

Kabar Bahagia! Menaker Pastikan Driver Ojol Dapat 'THR' Tahun Ini, Cek Jadwal Pencairannya

Ia menyampaikan, pemerintah saat ini masih melakukan pembahasan intensif dengan perusahaan terkait
Aksi Berujung Ricuh di Depan Polda DIY, Kadiv Humas Polri Buka Suara

Aksi Berujung Ricuh di Depan Polda DIY, Kadiv Humas Polri Buka Suara

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Edison Isir buka suara soal aksi penyampaian aspirasi yang berujung ricuh hingga pengrusakan pagar sisi timur di depan Mapolda DIY, Selasa (24/2/2026) malam. 
Media Belanda Kaget Maarten Paes Sudah Jadi Sasaran Kritikan usai Lakoni Debut Bersama Ajax Amsterdam

Media Belanda Kaget Maarten Paes Sudah Jadi Sasaran Kritikan usai Lakoni Debut Bersama Ajax Amsterdam

Media Belanda mengangkat pernyataan jurnalis Belanda yang mengkritisi Maarten Paes usai melakoni laga debutnya bersama Ajax Amsterdam. Sang kiper Timnas Indonesia baru bermain sekali sejak bergabung.
Serunya Berburu Takjil Khas dan Tradisional di Kawasan Pasar Kotagede Yogyakarta

Serunya Berburu Takjil Khas dan Tradisional di Kawasan Pasar Kotagede Yogyakarta

Suasana menjelang waktu berbuka puasa Ramadan di Kota Yogyakarta selalu menyuguhkan kemeriahan tersendiri setiap tahunnya. Salah satu titik yang menjadi pusat perhatian adalah kawasan bersejarah Pasar Legi Kotagede.

Trending

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketika Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ditanya kenapa memilih bersurat ke UNICEF ketimbang ke DPR soal MBG dan anak SD bunuh diri di NTT, dia menjawab karena ada kemampatan. 
Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Padahal Belum Dinaturalisasi, Winger Muda Australia Ini Sudah Sebut-Sebut soal Suporter Timnas Indonesia

Padahal Belum Dinaturalisasi, Winger Muda Australia Ini Sudah Sebut-Sebut soal Suporter Timnas Indonesia

Padahal belum dinaturalisasi, winger muda Australia ini sudah sebut-sebut soal atmosfer suporter Timnas Indonesia di lapangan. Ada apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT