News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Alasan AstraZeneca Menarik Seluruh Vaksin Covid-19 dari Seluruh Dunia, Ternyata...

Badan Obat Eropa mengeluarkan pemberitahuan bahwa vaksin AstraZeneca tidak lagi diizinkan untuk digunakan. Ini ternyata alasan perusahaan farmasi tersebut.
Rabu, 8 Mei 2024 - 15:17 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 AstraZeneca
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Obat Eropa mengeluarkan pemberitahuan bahwa vaksin AstraZeneca tidak lagi diizinkan untuk digunakan. 

Hal itu dilakukan menyusul AstraZeneca yang secara resmi menarik vaksin Covid-19 di seluruh dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan farmasi tersebut secara sukarela mencabut izin edarnya di Uni Eropa seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (8/5/2024).

Dalam pernyataannya, AstraZeneca mengatakan keputusan itu diambil karena kini tersedia berbagai vaksin baru yang telah disesuaikan atau lebih cocok untuk varian virus baru Corona

Hal ini juga sejalan dengan penurunan permintaan vaksin AstraZeneca, yang tidak lagi diproduksi atau dipasok.

Ilustrasi: Vaksin Covid-19 AstraZeneca. (IST)

“Menurut perkiraan independen, lebih dari 6,5 juta nyawa terselamatkan pada tahun pertama penggunaan saja dan lebih dari 3 miliar dosis telah dipasok secara global,” kata perusahaan farmasi itu seperti dikutip dari viva.

“Upaya kami telah diakui oleh pemerintah di seluruh dunia dan secara luas dianggap sebagai komponen penting dalam mengakhiri pandemi global. Kami sekarang akan bekerja sama dengan regulator dan mitra kami untuk menyelaraskan jalur yang jelas ke depan untuk menyelesaikan bab ini dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pandemi Covid-19," lanjutnya. 

Sementara itu, negara-negara lain sudah berhenti memasok vaksin. 

Vaksin AstraZeneca juga belum tersedia untuk digunakan di Australia sejak Maret 2023, meskipun penggunaannya telah dihentikan secara bertahap mulai Juni 2021 karena meluasnya ketersediaan vaksin baru. 

AstraZeneca mengganti nama vaksin Covid-19 menjadi Vaxzevria pada tahun 2021. 

Vaksin tersebut diizinkan untuk digunakan pada mereka yang berusia 18 tahun ke atas, diberikan dalam dua suntikan, biasanya ke otot lengan atas, dengan selang waktu sekitar tiga bulan. 

Vaksin ini juga digunakan oleh beberapa negara sebagai suntikan booster. 

Vaxzevria terdiri dari virus lain dari keluarga adenovirus yang dimodifikasi untuk mengandung gen pembuat protein dari SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19. 

Vaksin ini tidak mengandung virus itu sendiri dan tidak dapat menyebabkan virus. 

Meskipun vaksin ini secara keseluruhan terbukti aman dan efektif, vaksin ini mempunyai risiko efek samping yang jarang namun serius, yang dikenal sebagai trombosis dengan trombositopenia, atau TTS. 

Sindrom langka ini terjadi pada sekitar dua hingga tiga orang per 100.000 orang yang menerima vaksinasi vaksin Vaxzevria. 

Ketua epidemiologi di Deakin University di Australia, Prof Catherine Bennett, mengatakan vaksin telah memainkan peran penting dalam perjuangan melawan virus di seluruh dunia, terutama pada masa-masa awal pandemi ketika ketersediaan vaksin masih terbatas. 

“Ini telah menyelamatkan jutaan nyawa dan hal itu tidak boleh dilupakan,” ujar Bennett. 

“Ini adalah bagian yang sangat penting dari respons global awal. Mengingat masyarakat lebih terlindungi dan, meskipun Covid-19 masih menyebabkan kematian, secara keseluruhan kita tidak terlalu rentan terhadap penyakit ini.” 

Saran vaksin Covid-19 terbaru yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada April lalu menyarankan agar formulasi vaksin Covid-19 harus menargetkan garis keturunan virus JN.1, yang menggantikan varian garis keturunan XBB yang sudah ada.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Saleh Husin menilai guncangan dari sisi permintaan dan tekanan dari kenaikan biaya produksi menjadi faktor utama yang mempersempit ruang ekspansi sektor manufaktur.
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Polda Metro Jaya menegaskan tidak lagi menangani perkara kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Clara Shinta menuliskan kekecewaan setelah menemukan dugaan perselingkuhan suami, Alexander Assad. Ia menyesali cuek setelah dinasihati oleh teman-temannya.
Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares waspadai Persita Tangerang di Super League. Usai dibantai 5 gol, mental Bruno Moreira dkk dipoles habis demi poin penuh di GBT.
125 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital melalui Tring!

Sebagai pemimpin pasar di sektor gadai dan emas, Pegadaian sukses menjadikan fitur layanan emas digital sebagai magnet utama di aplikasi Tring!.
Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN siap memastikan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan, khususnya di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel panas Tim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melawan tim Sekretariat Daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Arcamanik, Bandung.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral