GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Subianto Ingin Tambah Kementerian di Susunan Kabinet Pemerintahannya, Mahfud MD Menentang Keras: Rusak Nih Negara!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menentang keras wacana penambahan kementerian di susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Rabu, 8 Mei 2024 - 17:22 WIB
Mahfud MD
Sumber :
  • tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menentang keras wacana penambahan kementerian di susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto ingin tambah kementerian menjadi 40.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Mahfud, wacana penambahan kementerian itu bisa merusak sistem negara.

Mahfud menilai setiap presiden terpilih tidak perlu menambah kementerian hanya untuk bagi-bagi kekuasaan.

“Nanti orang bikin kegiatan, pemilu menang, lalu karena terlalu banyak yang dijanjikan, menteri-menteri diperluas lagi,” kata Mahfud di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Rabu (8/5/2024).

“Menteri, dulu kan 26, jadi 34, ditambah lagi. Besok pemilu yang akan datang tambah lagi jadi 60, pemilu lagi tambah lagi karena kolusinya semakin meluas, rusak nih negara,” lanjut dia.

Mantan cawapres di Pilpres 2024 itu mengatakan seorang presiden terpilih seharusnya bukan fokus bagi-bagi jabatan untuk para pendukungnya. Namun, membatasi jumlah jabatan setingkat menteri.

“Semangatnya bukan terus bagi-bagi kekuasaan itu. Semangatnya membatasi jumlah-jumlah pejabat setingkat menteri karena semakin banyak itu semakin sumber korupsi. Itu semua anggaran,” jelas Mahfud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Mahfud mengungkap dirinya bersama Asosiasi Hukum Pengajat Tata Negara pernah mengusulkan agar jumlah kementerian harus dikurangi untuk efisiensi.

“Bahkan dulu kami, saya, bersama Mbak Bivit, Bu Nema itu di Asosiasi Hukum Pengajar Tata Negara itu tahun 2019, itu rekomendasinya dikecilkan jumlah kementerian itu, bahkan kita mengatakan bahwa Kemenko itu tidak harus ada,” jelas Mahfud. (saa/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Raih Tiket ke Liga Champions, Luciano Spalletti Ungkap Kekurangan Juventus

Gagal Raih Tiket ke Liga Champions, Luciano Spalletti Ungkap Kekurangan Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengungkap kekurangan timnya setelah gagal lolos ke Liga Champions. Bianconeri harus puas finis keenam di klasemen akhir Liga Italia 2025-2026.
Olah TKP Kecelakaan Maut Rombongan DPR RI di Tol Paspro, Polisi Turunkan Tim TAA dan 3D Scanner

Olah TKP Kecelakaan Maut Rombongan DPR RI di Tol Paspro, Polisi Turunkan Tim TAA dan 3D Scanner

Selain memetakan lokasi kejadian, petugas juga melakukan pemindaian terhadap dua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kedua kendaraan tersebut berada di Rest Area dan Exit Tol Tongas.
Indonesia dan 17 Negara Islam Murka, ‘Kedutaan Somaliland’ di Yerusalem Disebut Langgar Hukum Internasional!

Indonesia dan 17 Negara Islam Murka, ‘Kedutaan Somaliland’ di Yerusalem Disebut Langgar Hukum Internasional!

Indonesia bersama 17 negara mayoritas Muslim melontarkan kecaman keras terhadap langkah wilayah “Somaliland” yang membuka kantor yang diklaim sebagai “kedutaan besar” di Yerusalem
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dan Jam Tayangnya: Tanpa Timnas Indonesia, Laga Pembuka Sajikan Duel Meksiko Vs Afrika Selatan

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dan Jam Tayangnya: Tanpa Timnas Indonesia, Laga Pembuka Sajikan Duel Meksiko Vs Afrika Selatan

Piala Dunia 2026 resmi merilis jadwal lengkap pertandingan yang akan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Laga resmi berlangsung mulai Jumat 12 Juni 2026.
Setelah Dipanggil Dedi Mulyadi, Kuasa Hukum Ririn Justru Soroti Sifat KDM

Setelah Dipanggil Dedi Mulyadi, Kuasa Hukum Ririn Justru Soroti Sifat KDM

Setelah dipanggil KDM ke Lembur Pakuan terkait kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu, Kuasa Hukum Ririn justru soroti sifat Gubernur Dedi Mulyadi.
Detik-Detik Jembatan Gantung Cunca Wulang Ambruk Tewaskan Dua  Wisatawan Austria

Detik-Detik Jembatan Gantung Cunca Wulang Ambruk Tewaskan Dua Wisatawan Austria

Suasana tenang di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, berubah mencekam Minggu pagi (24/5/2026).

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Selengkapnya

Viral