News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seusai Dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa, Ibu Tusuk Anak Kandung hingga Tewas di Bekasi Kembali Ditahan Polisi, Begini Kondisinya

Polisi akhirnya mengungkap perkembangan kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan kematian yang dilakukan tersangka SNF, seorang ibu yang menusuk anak kandungnya di Bekasi.
Rabu, 8 Mei 2024 - 21:33 WIB
Seusai Dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa, Ibu Tusuk Anak Kandung hingga Tewas di Bekasi Kembali Ditahan Polisi, Begini Kondisinya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi akhirnya mengungkap perkembangan kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan kematian yang dilakukan tersangka SNF, seorang ibu yang menusuk anak kandungnya di Bekasi.

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota mengungkap kasus kekerasan ibu berinisial SNF (26) terhadap anak kandungnya berinisial AAS (6) hingga meninggal dunia di Medan Satria, Kota Bekasi, menyusul selesainya pemeriksaan saksi-saksi terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil dari perkembangan kasus ini sudah dilakukan oleh beberapa lembaga, dalam hal ini kami sudah melakukan kolaborasi interprofesi dimulai dari tim psikologi klinis dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), dan kemudian ditangani psikologis forensik dari Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (ASIPFOR)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP M. Firdaus saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Firdaus menjelaskan dari hasil proses pemeriksaan yang cukup panjang, yang mana prosesnya ini berawal dari kasus ibu yang melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia, kemudian polisi mengamankan pelaku.

"Kemudian juga setelah mengamankan, melakukan proses penyelidikan dan penyidikan didampingi oleh tim Psikologi Klinis dari DP3A, " katanya.

 

Polisi langsung melakukan proses penahanan terhadap tersangka SNF pada tanggal 8 Maret, kemudian tanggal 9 Maret penahanan tersangka terpaksa dibatalkan karena pelaku membahayakan diri sendiri dengan membenturkan kepalanya ke tembok sel tahanan.

 

"Kemudian atas kejadian tersebut pelaku kemudian dirujuk dan dirawat di rumah sakit Polri dan ditangani oleh dokter," ucapnya.

 

Setelah dirawat selama 16 hari di RS Polri kemudian tersangka SNF, hasil koordinasi dengan dokter dan penyidik, bahwa tersangka dirujuk ke rumah sakit jiwa di Grogol.

 

"Selama sebelas hari dirawat disana, kemudian dari petugas rumah sakit tersebut memberitahukan penyidik bahwa tersangka SNF sudah bisa dijemput dan dalam kondisi stabil, " katanya.

 

"Dari dasar itu penyidik melakukan penjemputan terhadap tersangka dan membawa kembali ke Polres, melanjutkan lagi penahanan dan sampai saat ini masih ditahan," sambungnya.

 

Polisi sebelumnya juga telah melakukan pemeriksaan saksi, ada enam saksi yang telah menjalani pemeriksaan yaitu MAS (suami tersangka), NA (teman suami tersangka), UM (ibu angkat tersangka), RI (koordinator klaster perumahan), AYB (pengawas klaster) dan RB (keamanan klaster).

 

Sebagai informasi bahwa pelaku berinisial SNF (26) seorang ibu tega melakukan penusukan terhadap anaknya yang berinisial AAS (6) dengan menggunakan pisau hingga tewas di tempat tidurnya sekitar pukul 10.30 WIB pada Kamis (7/3/2024).

 

Diduga pelaku SNF (26) mengidap gangguan Skizofrenia atau gangguan kejiwaan berat. Namun polisi masih menunggu hasil dari Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Tersangka terancam pasal 76c jo pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) UU RI No 35 tahun 2014 dan atau pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awas Penipuan BSU 2026! Kemnaker Ingatkan Pekerja Tak Lakukan Hal Ini

Awas Penipuan BSU 2026! Kemnaker Ingatkan Pekerja Tak Lakukan Hal Ini

Pekerja diminta tidak sembarangan mengeklik tautan atau memberikan data pribadi, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), kepada pihak yang tidak terverifikasi.
Mengenal Ainun, Guru Tunanetra di Tasikmalaya yang Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Sabet Gelar Magister di UPI

Mengenal Ainun, Guru Tunanetra di Tasikmalaya yang Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Sabet Gelar Magister di UPI

Berikut kisah Ainun, guru disabilitas tunanetra SLB Negeri Tasikmalaya yang meraih gelar magister (S2) Pendidikan Khusus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Liga Spanyol: Julian Alvarez Minta Maaf ke Fans Atletico Madrid Usai Sempat Ngotot Pindah ke Barcelona

Liga Spanyol: Julian Alvarez Minta Maaf ke Fans Atletico Madrid Usai Sempat Ngotot Pindah ke Barcelona

Julian Alvarez akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada suporter Atletico Madrid setelah sempat ingin meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas.
Link Nonton Drama Korea Final Table Episode 1-2 Sub Indo, Hong Hwa-yeon Menangis karena Ahn Hyo-seop?

Link Nonton Drama Korea Final Table Episode 1-2 Sub Indo, Hong Hwa-yeon Menangis karena Ahn Hyo-seop?

Drama Korea Final Table episode 1-2 sub Indo tayang di Prime Video. Simak link nonton resmi, jadwal tayang, sinopsis, dan spoiler Choi Song Yi menangis karena Kang Han.
Pramono Beri Peringatan Keras untuk ASN Pemprov DKI: Telat Dilarang Ikut Rapat

Pramono Beri Peringatan Keras untuk ASN Pemprov DKI: Telat Dilarang Ikut Rapat

Penerapan budaya korporat itu diharapkan dapat mendorong ASN lebih menghargai waktu serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Mengenal Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Ngomong Bahasa Jawa saat Protes Karhutla Indonesia

Mengenal Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Ngomong Bahasa Jawa saat Protes Karhutla Indonesia

Berikut profil anggota Dewan Rakyat Malaysia, Datuk Kalam Salan yang berbicara bahasa Jawa saat pidato untuk Presiden Prabowo Subianto soal karhutla Indonesia.

Trending

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Psikolog Okina Fitriani ungkap bahaya video viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi pakai jasa tren konten polisi anak 84 untuk menakuti anaknya.
Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Ketika bicara tentang maraknya rasa kebencian terhadap umat Muslim, mantan Presiden AS Bill Clinton sebut putrinya sudah khatam Al-Qur'an sejak usia 15 tahun.
Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Tiga pemain Timnas Indonesia jadi sorotan media Vietnam setelah kesulitan mendapatkan menit bermain bersama klub masing-masing di Eropa usai bawa Garuda Juara.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Emanuel Navarrete vs O'Shaquie Foster yang akan berlangsung pada siang ini.
Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Akibat insiden tersebut, dua korban dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka serius hingga salah satu jarinya putus...
Periklindo Tanggapi Rencana Pemberian Insentif EV Berbasis Baterai Nikel

Periklindo Tanggapi Rencana Pemberian Insentif EV Berbasis Baterai Nikel

Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menyarankan pemerintah agar mengkaji ulang rencana pemberian insentif lebih bagi kendaraan listrik berbasis baterai nikel, dengan memperhatikan tren teknologi dan daya beli masyarakat. 
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal Dunia

Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal Dunia

Kabar duka Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto berseliweran di media sosial.
Selengkapnya

Viral