GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Ibu Korban Penganiayaan Taruna STIP, Kecewa Tak Terima Permintaan Maaf dari Tersangka hingga Sampaikan Permohonan Ini

Nengah Rusmini, ibu korban penganiayaan senior di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) mencurahkan suara hatinya yang kecewa kepada keluarga tersangka, begini..
Sabtu, 11 Mei 2024 - 09:05 WIB
Ibu taruna korban penganiayaan senior di STIP Nengah Rusmini dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ibu korban penganiayaan taruna di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Nengah Rusmini mengungkapkan kekecewaannya terhadap keluarga tersangka yang telah menghabisi sang anak.

Anaknya bernama Putu Satria (19) harus meninggal karena menjadi korban penganiayaan oleh senior saat sedang menempuh pendidikan di STIP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, polisi telah menangkap empat tersangka penganiayaan yang merupakan senior korban di STIP.

Diduga, empat tersangka itu bekerja sama untuk melakukan penganiayaan kepada korban.

Alasan para senior itu menganiaya Putu hanyalah karena masalah sepele, yakni korban salah menggunakan pakaian olah raga saat masuk ke kelas.

Bolak-balik, korban dipukuli hingga banyak lebam. Akhirnya pukulan itu berakibat fatal dan menyebabkan Putu kehilangan nyawanya.

Jenazah Putu Satria telah dilakukan upacara Ngaben pada Jumat (10/5/2024), dihadiri ratusan warga dan keluarga besar.

Meski demikian, kepergian sang anak masih menyisakan kepiluan mendalam bagi sang ibu.

Nengah Rusmini juga merasa kecewa karena hingga saat ini keluarga tersangka tidak ada yang mendatanginya untuk minta maaf.

Bahkan, ia masih belum mengetahui wajah keluarga para taruna yang telah menyebabkan anaknya meninggal.

"Sampai sekarang saya wajahnya saja belum tahu, keluarganya, ibunya, ayahnya, atau mungkin keluarga besarnya," kata Rusmini pada wartawan, Kamis (9/5/2024) lalu.

"Sama sekali tidak ada permintaan maaf ke keluarga kami," kata dia menambahkan.

Sebelumnya, Rusmini juga sempat ditemui Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang menyampaikan rasa dukanya.

Di hadapan Menhub, Rusmini menangis sambil meminta keadilan bagi anaknya.

Ia menceritakan kondisi putranya yang babak belur kepada Menhub.

"Hidungnya berdarah, bibirnya sampai hancur," kata dia.

Sejak awal, ia yakin pelaku penganiayaan anaknya tidak mungkin hanya satu orang.

"Saya mohon dukungan media juga untuk terus mengawal, sehingga keluarga kami mendapat keadilan yang seadil-adilnya biar kematian anak saya nggak sia-sia," kata Rusmini. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral