News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isi Lengkap Wawancara Khusus Mahasiswa Unri yang Hampir Dipolisikan Rektor Gara-Gara Protes Kenaikan UKT, Khariq Anhar: Saya Mencoba Berani

Inilah isi lengkap wawancara khusus mahasiswa Universitas Riau (Unri) Khariq Anhar yang hampir dipolisikan rektornya, yakni Sri Indarti gara-gara memprotes kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). 
Sabtu, 11 Mei 2024 - 16:44 WIB
Mahasiswa Unri Khariq Anhar
Sumber :
  • Instagram @anharkhar.writer

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah isi lengkap wawancara khusus mahasiswa Universitas Riau (Unri) yang hampir dipolisikan rektornya, yakni Sri Indarti gara-gara memprotes kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). 

Santer diberitakan di media online maupun massa terkait “kasus” ini. Mulanya kabar UKT naik, mahasiswa protes, mahasiswa protes dipolisikan hingga kabar teranyar rektor Unri mencabut laporan polisi tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim tvOnenews.com, Novianti Siswandini dan Inas Widyanuratikah, berkesempatan melakukan wawancara khusus dengan mahasiswa yang hampir dipolisikan itu, yakni Khariq Anhar mahasiswa semester 8 jurusan Agroteknologi Unri. 

Berikut petikan wawancara selengkapnya:

Universitas Riau (Unri). Dok: Unri

T (Tanya): Boleh diceritakan kronologinya dari awal mungkin tentang video (protes) yang viral itu hingga dilaporkan?

J (Jawab): Boleh. Baik. Mungkin terlebih dahulu dari kronologi pertama ya. Jadi kami pada tanggal 16 Februari 2024 itu dapat screenshot edaran IPI (Iuran Pengembangan Institusi) dimana IPI itu menyasar ke mahasiswa mandiri. Namun, suratnya itu enggak ada. 

Kemudian kami naikkan ke media sosial supaya ada desakan untuk segera mengirimkan surat putusan tersebut. Karena waktu itu dapatnya screenshot saja dari kebijakannya.

Kemudian setelah itu kami melakukan dua kali aksi di media sosial tapi karena belum berpengaruh, belum dapat jawaban akhirnya coba untuk melakukan aksi secara offline dimana kami menggelar almamater yang kemudian dituliskan dengan harga-harga Iuran Pengembangan Institusi itu dan kemudian kami, kami ini Aliansi Mahasiswa Penggugat ya.

Jadi Khariq sama teman-teman naro (simpan) itu (almamater) sama berdiskusi. 

Waktu itu juga mengundang Bu Rektor maupun kalau ada pihak yang bisa menjelaskan terkait IPI. Tapi karena tidak ada yang datang kami coba naikkan ke media sosial.

Hanya saja dalam video itu ada yang membuat ketersinggungan. Tapi kami tidak tahu kalau itu kemudian dilaporkan oleh Bu Rektor pada tanggal 5 Maret 2024. 

Jadi kami tidak tahu. Cuma pada tanggal 20-an Maret itu saya dipanggil oleh salah satu pejabat di kampus untuk memberikan pernyataan dan menanyakan apakah akun itu adalah milik saya dan kemudian sudah saya jawab, “Iya”. Begitu. 

Kemudian bulan Maret itu pejabat rektorat atau orang penghubung saya dengan Bu Rektor bahwa akan ada mahasiswa yang disidang etik waktu itu. Dan ada dengar juga dilaporkan, tapi belum ada kepastian untuk dilaporkan ke polisi. 

Kemudian mau diadakan sidang tapi syaratnya tidak dan waktu saya datang di hari H itu setelah janjian itu rupanya dibatalkan untuk sidang etiknya. 

Lalu fast forward enggak ada apa-apa, lebaran, tiba-tiba tanggal 23 April 2024 dihubungi sama kantor pos katanya yang datang dari kepolisian menyerahkan surat pemanggilan untuk Khariq Anhar selaku individu sebagai pelaku pencemaran nama baik. Begitu. Dimana dilaporkan oleh Bu Rektor Sri Indarti atas pencemaran nama baik. 

tvonenews

Kemudian saya datang tanggal 25 April 2024 wawancara, BAP dan kemudian dipanggil lagi tanggal 29 April 2024 untuk mengakui kesalahan. 

Saya diskusi dengan LBH Pekanbaru tapi belum ada kuasa hukum. Masih sendiri. LBH Pekanbaru bilang jangan mengakui kalau memang tidak merasa bersalah. 

Jadi kami tidak mengakui bersalah karena bagi kami itu adalah substansinya kritik dan bukanlah menyerang personal sama sekali. 

Kemudian sayangnya di hari itu kepolisian mengatakan kemungkinan ini agak susah jadi mediasi karena mengaku tidak bersalah. 

Tapi kami masih menunggu. Beberapa kemudian, tanggal 1 Mei 2024 Hari Buruh, kami mendapatkan informasi Bu Rektor tidak mau mencabut dan tidak mau bertemu dari presiden mahasiswa.

Jadi kami mencoba menaikkan isu ini ke nasional agar ada dukungan dan support dari nasional. 

Kemudian baru setelah viral, sekitar tiga hari yang lalu viral, dua hari yang lalu ada mediasi antara kelembagaan BEM dengan Bu Rektor. Kebetulan saya tidak bisa hadir karena memang kurang enak badan.

Waktu itu diminta pagi sekali dan lokasinya jauh. Saya lagi enggak ada kawan juga untuk menjemput.

Jadi mediasinya tanpa saya, tanpa pihak yang terlapor, namun diputuskan di mediasi tersebut bahwa pelaporan akan dicabut dan tidak ada penahanan.

Namun, saya dapat kabar bahwa akan ada pemanggilan secara akademik. Itu kurang tahu maksudnya drop out (DO) kah, skorsing kah atau apa belum tahu sampai hari ini. 

Informasinya hari Senin (13/5/2024) depan ada pemanggilan untuk ke Polda. Ini posisinya kalau dari informasi media sosial itu dari Bu Rektor sudah dicabut. Karena sudah dicabut.

Saya pribadi sebenarnya bingung. Dari Bu Rektor kan sudah dicabut, tapi mediasi apakah tetap jalan?

Karena setahu kami masih belum dicabut. Jadi kemarin dapat informasi dari beberapa wartawan yang sudah ke Polda katanya laporannya belum dicabut. 

Jadi kayaknya bakal mediasi untuk hari Senin dan kami masih menunggu sih apakah hasil dari pertemuan itu baik atau buruk. Kami enggak tahu. Karena mediasi itu biasanya ada kesepakatan, ada hitam di atas putih.

Itu kami enggak tahu enggak ada kisi-kisinya apa yang bakal disepakati.

T: Yang tadi pencemaran nama itu benar tentang perkataan broker pendidikan? Konfirmasi.

J: Betul Penyebutan nama yang menurut kuasa hukum Bu Rektor itu personal broker pendidikan Universitas Riau. 

T: Di berbagai media online rektor mengatakan laporan dicabut dan mengatakan bukan melaporkan Khariq Anhar pribadi, tapi Aliansi Mahasiswa Penggugat. Itu bagaimana? 

Instagram Aliansi Mahasiswa Penggugat. Dok: Tangkapan layar

J: Kami memandangnya lebih kepada di bulan Maret kami sudah mengakui bahwa itu akun dari kami dan akan ada pemanggilan akademik. 

Jadi kami rasa untuk mencari tahu siapa pemilik akun rasanya cukup kurang apa ya? Menurut kami kurang rasional saja karena kami sudah mengakuinya sejak 20-an Maret kepada salah satu pejabat di kampus dan kemungkinan sampai juga informasi tersebut.

Jadi saya rasa itu lebih kepada dalih dari pihak kuasa hukum ya mungkin. Karena memang pemanggilan laporannya itu secara personal ke saya.

Jadi yang dilaporin itu waktu itu saya masih ingat di kepolisian hanya saya sendiri yang terlapor.

Jadi teman yang pegang akun itu juga enggak ada (tidak dilaporkan). Padahal ada beberapa orang lagi.

Itu sudah saya akui juga di BAP. Karena saya juga melihat teman-teman saya ini berani tidak ketika dipanggil polisi. Ternyata mereka enggak dipanggil. 

T: Anda semester berapa dan jurusan apa?

J: (Semester) 8 jurusan Agroteknologi. 

T: Kalau boleh tahu bayar kuliahnya berapa?

J: Saya tidak bayar UKT. Saya KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah sebenarnya. Tapi memang dari keluarga yang kurang mampu.

T: Bagaimana respons orang tua, teman-teman dan sahabat terkait kasus yang Anda alami ini?

J: Orang tua sedih, nangis, anaknya mau dimasukin penjara. Tapi orang tua sudah tahu lama sih. Waktu viral pun orang tua jadi lebih tenang karena ternyata banyak dukungan.

Awalnya takut banget anaknya ini mau dipenjara atau di-DO. Jadi dari orang tua posisinya lebih tenang setelah viral.

Dari teman-teman senang ya karena yang kita perjuangkan itu setidaknya sampailah pesannya itu ke mahasiswa. Dan target kami untuk Unri dibahas di tingkat nasional sampai.

Sekarang kan posisinya lagi naik UKT-nya. Itu sampai UKT 12. Bahkan, ada yang UKT-nya itu sampai Rp15 juta. Itu luar biasa kenaikannya.

Kami harap dengan viralnya Unri itu bisa membatalkan kenaikan UKT dari yang dikali dua gitu. Luar biasa mahalnya. 

T: Berarti kenaikannya dua kali lipat?

J: Betul. 

T: Kembali lagi, berarti Senin besok (13/5/2024) itu pemanggilan atau mediasi? 

J: Senin mediasi di Polda. 

T: Kalau pemanggilan akademik sudah ada informasi atau belum?

J: Belum. Sepertinya bukan di waktu “panas” seperti ini. Dapat isu juga bakal dikeluarin

T: Dari peristiwa ini mulai terjadi, Anda pernah bertemu tatap muka berdua tidak dengan rektor secara pribadi? Empat mata?

J: Ini juga yang problematik di kami. Artinya dari pihak rektorat itu sama sekali tidak pernah ngajak duduk.

Cuma dua hari yang lalu itu ngajak duduk untuk mediasi. Kami dapat informasi itu (mediasi dilakukan) karena ditegur oleh Dirjen Dikti secara langsung.

Jadi satu bulan sebelum ini naik (viral) itu enggak ada pemanggilan dari pihak rektorat. Dan kami pernah menemui Wakil Rektor (WR) III untuk membahas ini.

Jadi baru dua pertemuan. Satu, kami yang menginisiasi. Satu lagi, kami enggak bisa jumpa kemarin. 

T: Harapannya setelah ini dari Anda pribadi?

J: Harapan saya bukan untuk diri saya pribadi ya. Saya mau itu diancam DO, diancam penjara, saya masih oke-oke saja karena saya mencoba berani untuk melawan pembungkaman-pembungkaman yang terjadi di mahasiswa.

Tapi saya harapannya memang lebih kepada tidak naiknya UKT dan dibatalkan kebijakan-kebijakan ini. 

Kami tidak fokus sama kasus saya. Kasus saya ini tidak jadi fokus. Di teman-teman mahasiswa sudah saya sepakati juga kita enggak usah mikirin aku, enggak usah pikirin Khariq, tapi kita fokus saja sama pembatalan UKT gimana pun caranya mau kita tidur di rektorat, kita segel ayo, gitu

T: Berarti terus yakin mahasiswa ini tidak salah ya?

J: Betul. 

Rektor Universitas Riau (Unri) Sri Indarti Buka Suara

Rektor Universitas Riau (Unri) Sri Indarti. Dok: Unri

Rektor Universitas Riau (Unri) Sri Indarti akhirnya buka suara melalui keterangan resminya yang disebarkan melalui akun Instagram @humasuniversitasriau pada Jumat (10/5/2024). 

Dalam unggahan itu, dia menuliskan lima poin antara lain: 

"Terkait dengan pemberitaan yang beredar luas, saya Sri Indarti selaku Rektor Universitas Riau (Unri) menyampaikan beberapa hal sebagai berikut," demikian keterangannya dikutip pada Sabtu (11/5/2024).

1. Dari awal tidak ada laporan yang dilakukan kepada mahasiswa Universitas Riau, tetapi yang dilaporkan adalah akun atas nama Aliansi Mahasiswa Penggugat yang menyebabkan terjadi misinformasi. 

2. Selaku Rektor Universitas Riau, saya tidak bermaksud untuk melakukan kriminalisasi terhadap mahasiswa saya sendiri, tidak membungkam kebebasan menyampaikan pendapat dan tetap memberikan ruang untuk melakukan kritik, saran dan masukkan terhadap kebijakan-kebijakan termasuk Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

3. Karena hasil penyelidikan di Polda Riau sudah diketahui pemilik akun adalah mahasiswa Universitas Riau, maka persoalan ini tidak dilanjutkan dan kami sudah berkoordinasi dengan Polda Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni juga sudah disampaikan kepada mahasiswa yang bersangkutan bahwa persoalan ini sudah selesai dan tidak dilanjutkan.

5. Terkait dengan pembiayaan pendidikan di Universitas Riau, kami mengedepankan prinsip-prinsip keadilan demi menjamin hak masyarakat mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak. (nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 1 September 2026. Simak daftar harga BBM Pertamina non-subsidi terbaru dan alasan penyesuaiannya.
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Tanpa perpisahan, Lionel Messi memutuskan pensiun dari Timnas Argentina usai membawa negaranya ke babak final Piala Dunia 2026. 
Ramalan 12 Shio September 2026: Banjir Rezeki atau Dihantam Apes?

Ramalan 12 Shio September 2026: Banjir Rezeki atau Dihantam Apes?

Sebagian shio bakal tersenyum lebar karena dihantam gelombang keberuntungan bertubi-tubi. Namun, sebagian lainnya terpaksa harus mengelus dada karena intaian masalah yang menguji kesabaran.
Nasib Keuangan Shio Monyet 1 September 2026: Hoki Besar Mampir, tapi Waspadai Ada Jebakan Impulsif

Nasib Keuangan Shio Monyet 1 September 2026: Hoki Besar Mampir, tapi Waspadai Ada Jebakan Impulsif

Besok diprediksi menjadi hari yang penuh dengan fluktuasi bagi Shio Monyet, dimana di satu sisi ada peluang keuntungan, tapi di sisi lain ada potensi kerugian.
Tak Perlu Stop Sama Sekali, Ternyata Garam Punya Banyak Manfaat yang Dibutuhkan Tubuh

Tak Perlu Stop Sama Sekali, Ternyata Garam Punya Banyak Manfaat yang Dibutuhkan Tubuh

Konsumsi garam atau makanan asin berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Tetapi garam justru memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Begini penjelasannya
Dulu Pernah Bikin Ronaldo Ngambek, Kontrak Karim Benzema Kini Diputus Al Hilal di Liga Pro Saudi

Dulu Pernah Bikin Ronaldo Ngambek, Kontrak Karim Benzema Kini Diputus Al Hilal di Liga Pro Saudi

Perpisahan antara Karim Benzema dan Al Hilal menyita perhatian luas dari berbagai kalangan penikmat sepak bola. 

Trending

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Era Sang Legenda Berakhir Usai Final Piala Dunia 2026

Tanpa perpisahan, Lionel Messi memutuskan pensiun dari Timnas Argentina usai membawa negaranya ke babak final Piala Dunia 2026. 
Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 1 September 2026. Simak daftar harga BBM Pertamina non-subsidi terbaru dan alasan penyesuaiannya.
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027. Pertandingan ini bakal dinantikan para penggemar khususnya volimania Indonesia, karena Megawati Hangestri harus menghadapi mantan klubnya.
Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal siaran langsung China Masters 2026, di mana akan ada sejumlah laga menarik. Salah satunya Jonatan Christie akan debut sebagai tunggal putra nomor satu dunia.
Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai terpilih jadi Ketum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) lontarkan pesan menohok. Selain itu, Gus Kikin berharap NU bisa berkhidmah untuk kemaslahatan
Selengkapnya

Viral