News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Balon Udara Jumbo Meledak di Ponorogo, Polisi Temukan Unsur Pidana, Begini Penjelasannya

Polisi menyebutkan insiden balon udara jumbo yang meledak dan terbakar di Desa Muneng, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Senin (13/5) masuk ranah pidana.
Selasa, 14 Mei 2024 - 02:27 WIB
Detik-detik balon udara jumbo yang dipasangi puluhan petasan meledak dan mengenai sejumlah remaja di Desa Muneng, Ponorogo, Senin (13/5) pagi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi menyebutkan insiden balon udara jumbo yang meledak dan terbakar di Desa Muneng, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masuk ranah pidana.

Kapolsek Balong AKP Agus Wibowo mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki soal siapa saja yang terlibat dalam upaya penerbangan balon udara itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan melakukan pengusutan, siapa yang membuat, siapa yang mendanai dan siapa saja yang terlibat, baik dalam proses pembuatan, upaya penerbangan hingga terjadi insiden tadi pagi," kata AKP Agus Wibowo dilansir dari Antara, Senin (13/5).

AKP Agus menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan barang bukti dari peristiwa tersebut, seperti sumbu balon, kertas bekas petasan, petasan yang belum meledak, dan plastik balon.

"Jadi sudah kami laporkan ke Polres, dan akan kita tindak lanjuti," kata Agus.

Polisi pun hingga kini masih melakukan pendataan warga atau pemuda yang terlibat dalam penerbangan balon udara tersebut, termasuk asal muasal pendanaan pembuatan balon.


Polisi olah TKP kasus balon udara meledak di Ponorogo, Jawa Timur. (Foto: Antara)

"Kami masih data dan dalami untuk semua anak yang ikut secara langsung maupun tidak dalam menerbangkan balon," katanya.

Sementara, saat melakukan olah TKP, polisi menemukan adanya upaya menghilangkan barang bukti dengan cara dibakar.

"Dugaannya ada upaya menghilangkan barang bukti, dibuktikan pembakaran balon yang jatuh dan kami temukan titik pembakarannya," kata Agus.

Kapolsek juga memastikan jika seluruh barang bukti serta kelengkapan barang bukti terpenuhi maka bukan tidak mungkin peristiwa tersebut segera masuk dalam ranah pidana.

"Apalagi Polres dan Polsek telah menggencarkan sosialisasi larangan menerbangkan balon udara," katanya.


Detik-detik balon udara meledak di Ponorogo, Jawa Timur. (Foto: Antara)

Kronologi Kejadian

Insiden itu terjadi pada Senin (13/5) sekitar pukul 06.00 WIB. Bermula saat sekelompok remaja hendak menerbangkan balon udara asap berukuran besar. 

Ketinggian fisik balon itu diperkirakan sekitar 7-10 meter dan diameter tengah sekitar 5 meter.

Balon udara yang disertai dengan puluhan petasan tersebut tiba-tiba meledak saat hendak diterbangkan.

"Balon dikasih petasan, belum sempat naik sudah meledak duluan, mengenai sekelompok remaja yang menerbangkan," ujar Agus.

Akibat peristiwa itu, empat remaja harus menjalani perawatan intensif, karena mengalami luka bakar. 

Satu orang di antaranya harus dibawa ke rumah sakit karena kondisi luka bakarnya hampir sekujur tubuh. (ant/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Islam Makhachev dan Ilia Topuria Terlibat Perang Kata-kata Gara-gara UFC White House

Islam Makhachev dan Ilia Topuria Terlibat Perang Kata-kata Gara-gara UFC White House

Islam Makhachev dan Ilia Topuria kembali berselisih dan terlibang perang kata-kata karena UFC White House.
Bung Harpa Mulai Curiga dengan Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belgia: Ini Pasti Bukan Kebetulan

Bung Harpa Mulai Curiga dengan Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belgia: Ini Pasti Bukan Kebetulan

Bung Harpa curiga ada yang tidak beres dengan kondisi pemain Timnas Indonesia di Belgia. Bung Harpa curiga ada kasus seperti di Liga Belanda soal status pemain.
Saham BBCA Hari Ini Menguat Usai Dividen Cair, Investor Serbu di Tengah Lonjakan IHSG

Saham BBCA Hari Ini Menguat Usai Dividen Cair, Investor Serbu di Tengah Lonjakan IHSG

Saham BBCA hari ini menguat ke Rp6.800 usai dividen cair Rp281 per saham. Dividen BBCA 2026 capai 72% laba, dorong minat investor kembali.
Media Italia Berbondong-bondong Kritik Gelandang Keturunan Manado Rp347 Miliar Usai Tampil Melempem di Serie A

Media Italia Berbondong-bondong Kritik Gelandang Keturunan Manado Rp347 Miliar Usai Tampil Melempem di Serie A

Media Italia kompak menyoroti performa gelandang keturunan Indonesia, Kenneth Taylor, usai tampil bersama Lazio dalam laga kontra Parma yang berakhir imbang 1-1.
LPG 3 Kg Dijual Bebas, DPR Bongkar Fakta 69% Subsidi Dinikmati Orang Mampu

LPG 3 Kg Dijual Bebas, DPR Bongkar Fakta 69% Subsidi Dinikmati Orang Mampu

LPG 3 kg dijual bebas jadi sorotan DPR. Sebanyak 69% subsidi dinikmati orang mampu, dorong reformasi dan sistem biometrik agar tepat sasaran.
Usai Viral soal Aduan Samsat Soekarno-Hatta, Kreator Konten Dijemput Dedi Mulyadi

Usai Viral soal Aduan Samsat Soekarno-Hatta, Kreator Konten Dijemput Dedi Mulyadi

Usai viral soal aduan Samsat Soekarno-Hatta, pembuat konten alias content creator tersebut langsung dipanggil dan dijemput oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Selengkapnya

Viral