News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nenek Vina Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Bertemu Pemeran Vina: Mirip Banget Sama Cucu Nenek

Pemeran karakter Vina di Film Vina: Sebelum 7 Hari, Nayla Denny Purnama mengungkapkan momen pertemuannya dengan keluarga Vina sebelum memulai syuting
Rabu, 15 Mei 2024 - 12:17 WIB
Sosok Nenek Vina
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemeran karakter Vina di Film Vina: Sebelum 7 Hari, Nayla Denny Purnama mengungkapkan momen pertemuannya dengan keluarga Vina sebelum memulai syuting.

Ia bahkan menyebut nenek Vina sempat menangis dan memeluknya saat pertama bertemu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui seluruh cast Film Vina: Sebelum 7 Hari menemui keluarga Vina hingga berziarah ke makam Vina.

"Neneknya almarhumah natap aku tuh kayak sambil diginiin mirip banget sama cucu nenek gitu," kata Nayla dikutip Rabu (15/5/2024).

Dalam sebuah wawancara, Nayla disebut sangat menyayangi Vina. Hal itu dibuktikan dengan gelang yang dipakai oleh Nayla.

"Iya betul," ungkapnya.

Sebelumnya, pemeran karakter Egi di Film Vina: Sebelum 7 Hari, Fahad Haydra mengungkapkan kekesalannya terhadap Egi yang sampai saat ini belum juga ditangkap pihak kepolisian.

"Buat Egi, lo cemen bro. Kalau misalkan lo emang laki, setelah film ini tayang kalo berani lo muncul," ujar Fahad Haydra pemeran karakter Egi dikutip Rabu (15/5/2024).

Didapuk menjadi pemeran pelaku, Fahad sendiri mengaku sudah mendengar cerita tentang Vina sejak lama.

"Aku sudah tahu cerita dari jaman aku SMA dan sempat ramai di sekolah. Tiba-tiba beberapa tahun setelahnya ini dibuat film dan aku yg memerankan Egi, ini orang yang buat aku kesel waktu SMA," ceritanya.

Fahad sendiri meminta agar penonton membenci dirinya. Hal itu lantaran perannya yang sebagai seorang pelaku pembunuhan.

"Sebenarnya kalau misalkan berhasil, orang akan benci aku. Jadi itu aku berhasil memerankan karakter Egi sendiri," ungkapnya.

Kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina 2016 silam di Cirebon, Jawa Barat kembali mencuat dan ramai di media sosial setelah diangkat ke layar lebar berjudul Vina: Sebelum 7 Hari.

Dari total 11 tersangka, 8 tersangka sudah ditangkap hingga vonis dan ditahan. Sementara itu masih ada 3 tersangka lainnya yang hingga saat ini masih berstatus buron.

Keluarga Vina berharap akan keadilan berpihak kepada mereka. Pasalnya mereka mengaku sedikit tak percaya akan hukum yang ada di indonesia.

Keluarga dari Vina merasa ada hal yang janggal atas apa yang dialami oleh mereka dari kasus Vina yang hingga kini belum juga rampung menangkap tersangka lain.

Setelah difilmkan, Marliyana mengaku tak menyangka kisah Vina akan seviral sekarang dan mendapatkan dukungan dari banyak orang.

Meskipun demikian, ia mengaku bersyukur berkat film tersebut viral membuat kasus Vina kembali diusut.

"Polda bergerak, dulukan hanya keluarga yang tanya, sendiri," katanya ke tim tvOnenews pada Rabu (15/5/2024).

Di tengah viralnya film Vina, pihak keluarga mengaku mengalami kejadian yang tak terduga.

"Dulu engga ada ancaman, kemarin pas suting ada orang datang peringatan. 'Kenapa dibikin film, gpp kan keluarga saya punya hak'. Gpp saya terima risikonya kan keluarga setuju," ungkap Marliyana.

Marliyana juga meyinggung soal pelaku utama pembunuhan dan pemerkosaan Vina yang belum ditangkap.

"Engga ada info muka pelaku kaya gimana, cuma nama dan umur. Engga tau kemana. Saya tanya gimana perkembangan, belum ada, sabar. Kalo curiga ada, cuma saya percaya sama hukum walaupun ngejanggal," jelasnya.

Sementara itu, pihak keluarga berharap Polda Jawa barat dapat segera menangkap tiga pelaku utama yang membunuh Vina.

"Penjahat kelas kakap aja ada beritanya, ini sih enggak ada. Harapannya cepet ketangkap. Saya minta kepada polisi jangan sampai film, nanti film redup engga lagi. Masih percaya hukum? Sedikit. Ada keraguan. Cukup panjang perjuangan keadilan," jelasnya.

Diketahui, saat meninggal Vina masik duduk di kelas 2 SMK. Vina ditemukan tewas bersama kekasihnya, Eky. 

Vina dan Eky awalnya dilaporkan kecelakaan tunggal, namun setelah penyelidikan lebih lanjut ternyata korban pembunuhan oleh geng motor. Kasus ini pun kemudian dilimpahkan Polda Jawa Barat dari Polres Cirebon Kota.

Diberitakan sebelumnya, Film Vina: Sebelum 7 Hari sudah tayang di bioskop sejak 8 Mei 2024. Film ini menceritakan sosok Vina. Vina merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh geng motor pada tahun 2016 silam.  

Film yang diangkat dari kisah nyata itu sekitar 85 persennya terdapat kesamaan dengan apa yang terjadi sesungguhnya.  

Vina dan kekasihnya Muhammad Rizky Rudiana atau Eky—menjadi korban kesadisan geng motor yang terjadi di Kabupaten Cirebon tahun 2016 silam.

Kasus yang dialami mereka Vina dan Eky awalnya dikira tewas karena kecelakaan lalu lintas. 

Namun, ternyata mereka tewas akibat dianiaya dan dikeroyok segerombolan remaja atau geng motor di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

 Polresta Cirebon pun melakukan penyelidikan dan korban dinyatakan sebagai korban pembunuhan. Kasus yang dialami Vina dan Eky ini pun kini diangkat menjadi film bergenre horor yang tayang bioskop. 

Marliayana (33), kakak kandung Vina, mengatakan dengan adanya Film Vina: Sebelum 7 Hari pihak keluarga berharap kasus tersebut kembali dibuka dan tiga orang yang masih buron tertangkap.

"Ya kami (keluarga) berharap dapat menggugah pihak kepolisian untuk membuka kembali kasus yang dialami adik saya ini,” ungkapnya, Selasa (14/5/2024). 

Marliayana menyebutkan isi cerita film tersebut 85 persen sesuai dengan peristiwa yang dialami Vina dan Eky.

“Dari sebelum ada film ini keluarga juga mempertanyakan soal ketiga pelaku yang masih buron. Dan kami juga berharap Egy (pelaku utama) dan dua pelaku lainnya ditangkap,” harapnya.

"Yang saya ingat pelakunya cuma si Egy. Kalau dua orang lainnya itu saya lupa namanya. Jadi Eky ini pacarnya Vina dan Egy suka sama Vina. Kemungkinan Egy cemburu lalu merencanakan membunuh Vina dan Eky. Ya si Egy dalam semua kejadian itu," sebutnya. 

Marliayana mengaku keluarganya didatangi seorang pria yang meminta agar tidak membuka kembali kasus tersebut.

"Sebelum ada film ini situasinya biasa saja. Tapi begitu kisah tragis adik saya ini difilmkan, ada seorang pria mendatangi keluarga kami minta agar kasusnya jangan kembali dibuka," akunya. 

Ditambahkan dia, Vina merupakan anak bungsu dari empat bersaudara pasangan dari Sukaesih dan Wasnadi Otong.

"Sebenarnya nama aslinya sih Vina. Tapi adik saya minta namanya ditambahin jadi Vina Dewi Arsita. Saat peristiwa terjadi ibu Vina bekerja di Malaysia," ucapnya.

Perlu diketahui, Polresta Cirebon menangkap 8 orang pelaku kasus pemerkosaan sekaligus kasus penganiayaan dan pembunuhan karena teman-teman korban yang merupakan mantan kelompok XTC melaporkan kepada pihak kepolisian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi pun bergerak untuk mengusut kasus tersebut. Setelah dilakukan pengembangan berdasarkan dari bukti dan saksi teman-teman korban, kecurigaan polisi pun terbukti.

Kedua korban tewas akibat dibunuh oleh sekelompok geng motor Moonraker. Para tersangka tertangkap di Jalan Perjuangan (Majasem), Kampung Situgangga, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. (esn/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PKS Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ, Dukung Implementasi Perpres 111/2025

PKS Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ, Dukung Implementasi Perpres 111/2025

PKS, Almuzzammil Yusuf, mengapresiasi dan menyambut baik langkah pemerintah yang secara resmi memasukkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu bentuk ancam
Salah Satu Alasan yang Jadi Landasan MUI Dorong Penyusunan RUU Pelanggaran LGBT

Salah Satu Alasan yang Jadi Landasan MUI Dorong Penyusunan RUU Pelanggaran LGBT

Hubungan seksual sesama jenis dinyatakan haram dan dikategorikan sebagai bentuk kejahatan (jarimah). Berikut alasan MUI keluarkan RUU Pelanggaran LGBT
Komisi II DPR Usul Kepala Daerah Dapat Bagian PAD, Banggar: Kebutuhan Aparatur Direm Dulu

Komisi II DPR Usul Kepala Daerah Dapat Bagian PAD, Banggar: Kebutuhan Aparatur Direm Dulu

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menanggapi soal usulan Komisi II DPR agar kepala daerah mendapat sekian persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Franka Makarim Tak Tinggal Diam, 4 Hakim Tipikor Dilaporkan ke Komisi Yudisial: Kami Cari Keadilan!

Franka Makarim Tak Tinggal Diam, 4 Hakim Tipikor Dilaporkan ke Komisi Yudisial: Kami Cari Keadilan!

Istri mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, Franka Franklin Makarim menegaskan terus mencari keadilan pasca suaminya divonis 10 tahun, kasus korupsi laptop Chromebook. 
Buru-buru Tinggalkan Ruang Sidang Usai Bacakan Vonis, Kubu Nadiem Duga Ada Tekanan Terhadap Hakim Pengadilan Tipikor 

Buru-buru Tinggalkan Ruang Sidang Usai Bacakan Vonis, Kubu Nadiem Duga Ada Tekanan Terhadap Hakim Pengadilan Tipikor 

Tim kuasa hukum mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim menyebut ada dugaan tekanan yang dihadapi para Hakim yang mengadili kliennya di kasus korupsi pengadaan Chromebook.
Resmi! Juara Piala Presiden 2026 Kantongi Hadiah Rp6 Miliar, Lebih Besar dari Edisi Sebelumnya

Resmi! Juara Piala Presiden 2026 Kantongi Hadiah Rp6 Miliar, Lebih Besar dari Edisi Sebelumnya

Piala Presiden 2026 dipastikan hadir dengan hadiah yang lebih besar dibanding edisi sebelumnya. Ketua Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait, mengumumkan bahwa juara turnamen pramusim tahun ini akan membawa pulang hadiah senilai Rp6 miliar.

Trending

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan ketat terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. 
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral