News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beredar Narasi Vina Bersalah Karena Meludahi Egi saat Menolak Ungkapan Cintanya, Kakak Vina: Jangan Nilai Buruk Dulu Karena...

Beredar narasi di publik soal Vina yang bersalah lebih dulu di kasus pembunuhan Cirebon. Terkait hal ini, kakak Vina bilang begini.
Kamis, 16 Mei 2024 - 06:00 WIB
Kakak Vina menunjukkan foto Vina
Sumber :
  • Erfan Septyawan-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar narasi di publik soal Vina yang bersalah lebih dulu di kasus pembunuhan Cirebon

Diketahui, Vina merupakan korban pembunuhan yang dilakukan 11 pelaku di Cirebon pada 2016 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 11 pelaku itu 8 di antaranya telah mendapatkan hukuman. Sedangkan, 3 lainnya masih dalam pencarian. 

Vina dan kekasihnya—Eky—dibunuh disebut-sebut karena salah satu pelaku bernama Egi menyukai Vina dan Vina menolaknya.

Vina. Dok: Istimewa

Mulanya, kasus Vina ini disebut sebagai kecelakaan. Namun, akhirnya kasus ini terkuak menjadi kasus pembunuhan. 

Kasus ini pun kembali diungkit ke publik karena kisahnya difilmkan dalam film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari. 

Narasi Vina bersalah ini beredar lantaran dalam rekaman saat Vina merasuki Linda, Vina mengakui dia sempat meludahi Egi sebelum Egi dan yang lainnya menyakitinya. 

Terkait hal ini, Marliyana kakak Vina berpesan untuk tidak menilai buruk terlebih dahulu. Dia mengatakan Film Vina: Sebelum 7 Hari 85 persen sama seperti kejadian nyata. 

"Jadi jangan nilai buruk dulu kalau belum nonton. Ada yang tahunya ceweknya yang salah karena ngeludah duluan," ujar Marliyana di podcast Denny Sumargo berjudul Kasus Vina Cirebon Keluarga Ungkap Cerita Sebenarnya! 8 Tahun Berlalu Pelaku Masih Ada yang Bebas! yang diunggah pada Selasa (14/5/2024) dan dikutip pada Rabu (15/5/2024). 

"Egi suka. Cuma ditolak. Sudah ditolak baik-baik. Cuma makin sini makin ngelunjak, makin enggak bener sampai lepas kontrol almarhumah ngeludah," kata dia. 

Inilah salah satu alasan keluarga Vina mengizinkan untuk memfilmkan kisah Vina.

Kondisi rumah Vina Cirebon. Dok: Erfan Septyawan-tvOne

"Awalnya ada yang datang. Mereka tertarik bikin film. Perasaan saya kaget, bingung, campur aduk. Dari obrolan ya saya dari awal sempat nolak. Saya enggak setuju karena buka lagi luka lama. Kasihan ibu, nenek, semuanya kasian. Cuma saya sebagai kakak enggak bisa putuskan buat semua pihak. Akhirnya baru ngasih keputusan di ketiga atau keempat pertemuan," ungkapnya. 

Kakak Vina menjelaskan keluarga akhirnya sepakat dengan alasan semoga kasus ini tidak tenggelam mengingat tiga pelaku dikabarkan mengubah identitas, semoga tiga pelaku tersebut cepat ditangkap dan semoga film ini menjadi lebih banyak doa untuk Vina.

Namun, hal ini tak semudah kenyataannya. Pasalnya, ada pihak yang tiba-tiba mendatangi keluarga Vina saat syuting.

"Waktu syuting ada yang datang. Ngapain dibikin film? Itu bikin nama jelek. Saya bilang, 'Jelek di mananya? Saya ngomong enggak dikurangin, enggak dilebihin'. Dia bilang, 'Kenapa ibu mau? Uang (film) segitu bisa habis'," kata kakak Vina.

Meski demikian, keluarga tetap berharap kasus ini bisa dituntaskan. 

"Harapan saya (pelaku) cepat kena, cepat diadilin. Enak-enak aja udah bunuh anak orang bisa keluar senang-senang. Kalau enggak dapat hukuman enak. Ngelakuin kejahatan enggak pernah dihukum," ujar ayah Vina dan kakak Vina. (nsi) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga Vina korban pembunuhan di Cirebon. Dok: Tangkapan layar

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver besar Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Rencana ambisius PSSI mengundang tim raksasa Eropa bikin tak habis pikir.
Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral