Kasus Anak Perempuan di Kota Tangsel Diperkosa Hingga Melahirkan Mandek Selama 2 Tahun, Kuasa Hukum Bongkar Modus Pelaku
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang anak perempuan berinisial MA (17) di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban pemerkosaan seorang pria bernama Holid.
Naasnya, aksi pemerkosaan itu membuat anak perempuan itu hingga hamil dan melahirkan.
Namun, sayangnya nyawa sang bayi tak tertolong saat korban mengalami pendarahan.
Kuasa Hukum korban, Rizky mengatakan peristiwa pemerkosaan yang menimpa korban baru diketahui keluarga saat insiden pendarahan tersebut.
Kala itu keluarga terkejut mendapati kondisi hamil korban saat dilarikan ke rumah sakit usai mengalami pendarahan.
“Ibunya datang ke sini dan menceritakan kejadian yang dialami sang anak. Kami prihatin atas sikap pelaku yang sangat biadab ini,” kata Rizky kepada awak media, Kamis (16/5/2024).
Rizky menuturkan mendapati aksi biadab yang dilakukan pelaku, pihaknya pun memutuskan melaporkan aksi pemerkosaan tersebut ke Polres Tangsel.
Laporan itu teregistrasi TBL/B/1860/X/2022/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA, pada ari Senin, Tanggal 03 Oktober 2022.
Rizky mengungkap sosok pelaku tersebut merupakan anggota komite sekolah tempat korban menimba ilmu pada tingkat SMP.
Pelaku menggunakan modus memberikan nilai baik kepada korban untuk dapat menyalurkan nafsu bejatnya tersebut.
“Komite sekolah membujug korban untuk mengerjakan tugas bareng agar mendapat nilai bagus,” ungkapnya.
Miris Anak Perempuan Diperkosa Hingga Melahirkan di Kota Tangsel Sejak Tahun 2021, Ini Harapan Keluarga ke Polisi
Seorang anak perempuan berinisial MA yang menjadi korban pemerkosaan oleh pelaku bernama Holid di kawasan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Naasnya kasus pemerkosaan terhadap anak dibawa umur tersebut terjadi sejak Desember 2021 lalu.
AF selaku ayah korban menceritakan aksi bejat pemerkosaan yang dilakukan pelaku bernama Holid terhadap putri tercintanya itu.
Parahnya, sang pelaku merupakan anggota komite sekolah tempat korban menjalani masa pendidikannya tingkat SMP.
AF bercerita aksi pemerkosaan yang dialami sang anak terungkap keluarga saat korban mulai hamil besar hingga melahirkan.
“Jadi ketahuannya, saat anak saya di bawa ke rumah sakit, dia ngeluarin darah, tau-tau saat dicek hamil, terus melahirkan. Tapi bayinya meninggal dunia, sempat dilahirkan,” kata AF kepada awak media, Kota Tangsel, Kamis (16/5/2024).
Usai keguguran, sang ayah pun terbingung-bingung dengan peristiwa yang dialami putri tercintanya.
Korban pun mengakui kejadian Naas yang menimpa dirinya kepada sang ayah hingga membuatnya terkejut.
Berdasaekan pengakuan korban, ternyata pelakunya merupakan Ketua DKM Masjidnya dan juga bekerja sebagai Staf kelurahan Pondok Kacang Barat.
“Anak saya di luar sekolah, neglakuinnya (pemerkosaan) di rumah pelaku. Modelannya kaya les,” katanya.
Mengetahui hal tersebut, sang ayah lantas melaporkan tragedi malang yang dialami sang anak ke Polres Tangerang Selatan pada 3 Oktober 2022.
Namun, hingga saat itu pelaku tak kunjung ditangkap pihak kepolisian hingga kasus yang telah berlalu selama 2 tahun tersebut.
“Harapannya agar pelaku segera ditangkap,” pungkasnya. (raa)
Load more