News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Bertahun-tahun 3 Tersangka Kasus Vina Cirebon Masih Belum Ditemukan, Ternyata Alasan Polisi: Sudah Penyelidikan, Tapi…

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan menimpa Vina di Cirebon yang terjadi pada 2016. pihak kepolisian ungkap alasan mengapa alami kesulitan menangkap 3 tersangka
Jumat, 17 Mei 2024 - 06:09 WIB
Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan ungkap alasan pelaku Kasus pembunuhan Vina masih belum tertangkap
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com/ Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne

tvOnenews.com - Baru-baru ini kembali ramai diberitakan sebuah Kasus pemerkosaan dan pembunuhan menimpa Vina di Cirebon yang terjadi pada 2016 lalu, setelah sebuah Film Vina: Sebelum 7 Hari tayang di layar lebar.

Film Vina: Sebelum 7 Hari ini viral di media sosial lantaran warganet kembali mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warganet kini geram lantaran kasus ini sudah terjadi 8 tahun yang lalu tetapi hingga saat ini tersangka yang juga menjadi otak pembunuhan ini masih belum tertangkap

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian mengungkapkan alasan mengapa alami kesulitan menangkap 3 tersangka yang masih berkeliaran ini.


Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan terhadap Vina. (Ist)

Melalui program acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne pada Kamis (16/5/2024), Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengaku minimnya informasi identitas tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Hal ini menjadi alasan membuat pihak kepolisian kesulitan menangkap para pelaku.

“Memang kita sudah melakukan penyelidikan selama ini, cuma dari keterangan para terdakwa dulunya memang hanya menerangkan nama panggilan dan nama alias,” ungkap Surawan dalam Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne pada Kamis (16/5/2024). 

“Tetapi mereka (terdakwa lain) tidak mengetahui nama asli sebenarnya siapa. Mereka di situ memang tidak saling terlalu mendalam. Artinya hanya berkumpul-kumpul saja di situ,” tambahnya.

Kombes Surawan mengklaim selama ini pihaknya terus melakukan pencarian informasi dengan meminta keterangan atau melakukan interogasi kepada para terpidana yang berada di dalam lapas.

Lantas, kepolisian juga telah melakukan pencarian di luar lapas. Namun, pihaknya mengalami kendala pada minimnya informasi sehingga kesulitan untuk menemukan tersangka.

 “Sekarang kami sedang mencari keberadaannya untuk mengetahui siapa sebenarnya tiga orang ini supaya kita bisa lebih jelas,” terang Kombes Pol Surawan.

Saat ditanya mengapa butuh waktu yang cukup lama hingga bertahun-tahun untuk mengungkapnya, terlebih di antara tersangka tersebut merupakan otak pembunuhan.

“Ya, mangkanya dari mereka ini kan hanya menerangkan panggilan, tapi tidak tahu nama sebenarnya siapa sehingga kami kesulitan untuk menelusuri,” jelasnya.

Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan
Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan. (tim tvOne)

Akan tetapi, Surawan membantah adanya informasi mengenai para pelaku yang sudah berganti identitas dan salah satu pelaku memiliki keterkaitan dengan pihak kepolisian.

“Sejauh ini kita belum menerima informasi seperti itu. Justru kami mengharapkan apabila ada masyarakat yang mengenal kemudian mengetahui keberadaan mereka, kami juga minta tolong,” terangnya.

“Kepolisian prinsipnya tidak akan memandang bulu terhadap siapapun yang melakukan tindak pidana akan ditindak tegas. Justru yang menjadi korban selama ini kan anak anggota kami dari kepolisian,” sambungnya.

Sementara itu, kakak perempuan Vina, Marliyana mengaku sama sekali tidak memiliki petunjuk terkait identitas dari tersangka.

“Sosok ini itu temannya almarhum Eki, jadi itu bukan teman Adik saya sendiri,” katanya.

Bahkan, Marliyana juga tidak memperoleh informasi apapun dari keluarga tersangka lainnya.

Terlebih di awal kasus, pihak kepolisian menyatakan bahwa Vina dan Eky meninggal dunia karena kecelakaan tunggal di jempatan layang Talun, Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kasus ini berjalan setelah pihak keluarga merasakan curiga setelah melihat handphone dan motor korban yang tidak ada kerusakan sama sekali.

(amr/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Derby della Madonnina di Bursa Transfer! AC Milan dan Inter Berebut Tanda Tangan Bek Lazio Musim Panas Nanti

Derby della Madonnina di Bursa Transfer! AC Milan dan Inter Berebut Tanda Tangan Bek Lazio Musim Panas Nanti

Persaingan panas terjadi antara dua raksasa Kota Milan dalam perburuan pemain bertahan Lazio, Mario Gila. AC Milan dan Inter Milan dilaporkan sama-sama serius.
2 Striker Keturunan Segera Dinaturalisasi? Timnas Indonesia Bersiap Lebih Tajam Jelang FIFA Matchday 2026

2 Striker Keturunan Segera Dinaturalisasi? Timnas Indonesia Bersiap Lebih Tajam Jelang FIFA Matchday 2026

PSSI dikabarkan memproses naturalisasi Luke Vickery dan Dean Zandbergen. Kehadiran striker baru dinilai bisa membuat lini depan Timnas lebih tajam.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Kalah dari Wakil India, Jonatan Christie Gagal ke Semifinal

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Kalah dari Wakil India, Jonatan Christie Gagal ke Semifinal

Jonatan Christie kalah dari wakil India, Ayush Shetty lewat permainan dua game langsung 21-23 dan 17-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026.
Dua Kantor Pertanahan di Medan Digeledah Buntut Dugaan Korupsi Jalan Tol Medan-Binjai Rp1,17 Triliun

Dua Kantor Pertanahan di Medan Digeledah Buntut Dugaan Korupsi Jalan Tol Medan-Binjai Rp1,17 Triliun

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) menggeledah dua Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut dan Medan, Kamis (9/4/2026). Penggeledahan dilakuk
DPR Siap Pindah ke IKN, Deddy Sitorus Tegaskan Syarat Tegas: Mitra Kementerian Harus Ikut

DPR Siap Pindah ke IKN, Deddy Sitorus Tegaskan Syarat Tegas: Mitra Kementerian Harus Ikut

DPR siap pindah ke IKN, namun Deddy Sitorus tegaskan syarat utama: kementerian dan lembaga mitra harus ikut agar fungsi legislasi berjalan optimal.
Geger! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cibitung, Diduga Digorok

Geger! Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cibitung, Diduga Digorok

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah diduga digorok. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral