GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenderal Polisi Ini Terang-terangan Sebut Ada Sosok Pelindung Para Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon, Ternyata...

Jenderal 'Kontroversial' Komjen Pol Dharma Pongrekun memberikan pernyataan mengejutkan soal kasus pembunuhan Vina Cirebon. Terang-terangan singgung sosok ini.
Sabtu, 18 Mei 2024 - 07:02 WIB
Jenderal 'Kontroversial' Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Jenderal 'Kontroversial' Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun memberikan pernyataan mengejutkan soal kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Kasus pembunuhan Vina Cirebon tengah menjadi perhatian publik setelah kisahnya diangkat ke layar lebar dengan judul film Vina: Sebelum 7 Hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu tokoh publik yang menyoroti kasus pembunuhan serta pemerkosaan Vina Cirebon ini adalah Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun.

Ia merupakan seorang purnawirawan polisi yang akan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari jalur independen pada Pilkada serentak 2024.

Poster Film Vina: Sebelum 7 Hari. (IST)

Menurut Dharma Pongrekun, jika setelah 8 tahun berlalu kasus Vina Cirebon ini belum tuntas, bahkan menyisakan 3 pelaku DPO, artinya ada 'sesuatu' dalam kasus tersebut.

"Artinya ada sesuatu. Harusnya kalau sudah ada nama yang didapatkan itu sangat mudah dilakukan penangkapan oleh penyidik," katanya dalam program One on One tvOne beberapa waktu lalu.

Namun, menurutnya bukti-bukti dalam kasus Vina Cirebon ini memang harus sepenuhnya terpenuhi.

"Mungkin saja bukti-buktinya ketika itu (2016) belum terpenuhi, sehingga penyidik menganggap yang bersangkutan hanya dilibatkan sebagai saksi," katanya.

"Kalau sudah ketahuan, harusnya sudah bisa ditangkap," tegasnya.

Dharma mengaku tidak terlalu mengikuti kasus Vina Cirebon tersebut, namun menurut purnawirawan Polri ini harusnya aparat bisa dengan mudah menuntaskan kasus pembunuhan tersebut.

"Kalau misalnya sudah ketahuan segera ditangkap, satu kali 24 jam sangat mudah," ujarnya.

Jenderal 'Kontroversial' Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun bicara soal kasus Vina Cirebon. (tvOne)

Namun, menurutnya jika kasus Vina Cirebon tersebut belum terungkap, padahal jelas-jelas sudah ada tersangka kemungkinan ada sesuatu.

"Sudah jelas-jelas ada pelindungnya. Pasti ada pelindungnya. Siapapun itu saya tidak tahu, karena saya tidak tahu satu per satu siapa tersangkanya. Siapa yang menjadi otak pelakunya. Tetapi ada sesuatu hal yang perlu diungkap. Apakah ada pelindungnya? atau ada hal lain dalam tanda kutip," tuturnya. 

Dharma Pongrekun tidak mau mengulas lebih jauh kasus Vina Cirebon karena hal itu ranah penyidik kepolisian.

Sosok Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun ini sempat menjadi sorotan, karena saat Pandemi Covid-19 melanda dunia, ia tidak percaya dengan adanya pandemi Covid-19 tersebut. Menurutnya Covid-19 merupakan sebuah konspirasi.(muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Prediksi Pundit Senior Ini soal Konflik Timur dan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series

Prediksi Pundit Senior Ini soal Konflik Timur dan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series

Skuad Timnas Indonesia menargetkan gelar juara saat tampil di ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di kandang sendiri. Turnamen tersebut rencananya akan di-
UEA Salurkan Bantuan Rp1,59 Miliar untuk Buka Puasa Jamaah Masjid Istiqlal

UEA Salurkan Bantuan Rp1,59 Miliar untuk Buka Puasa Jamaah Masjid Istiqlal

Bulan Sabit Merah Uni Emirat Arab (UEA) bekerjasama dengan Kedutaan Besar UEA di Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp1,59 miliar kepada Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI).

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT