GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SMURP Sebut Kebangkitan Produk Nasional Dimulai dengan Mengganti Penggunaan Produk Terafiliasi Israel

Ratusan Mahasiswa tergabung dalam SMURP deklarasi upaya gerakan kebangkitan produk-produk nasional dengan mengganti penggunaan produk-produk terafiliasi Israel.
Senin, 20 Mei 2024 - 21:44 WIB
Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat Palestina (SMURP).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ratusan Mahasiswa tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat Palestina (SMURP) mendeklarasikan upaya gerakan kebangkitan produk-produk nasional dengan mengganti penggunaan produk-produk terafiliasi Israel.

SMURP meyakini kualitas produk-produk nasional sudah mampu bersaing dengan produk-produk terafiliasi Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Momentum hari kebangkitan nasional ini harus jadi momentum kebangkitan produk nasional. Kami meyakini upaya kebangkitan produk nasional ini bisa dimulai dengan mengganti produk-produk terafiliasi Israel atau produk-produk genosida,” ujar Koordinator Nasional SMURP, Imam Budi Mansyur dalam orasinya di depan Istana Negara, Senin (20/5/2024).

Berdasarkan riset dari Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI), ada 10 produk terafiliasi Israel yang menjadi prioritas boikot yang dapat dilakukan oleh umat muslim se-Indonesia, antara lain Starbucks, Danone AQUA, Nestle, Zara, Kraft Heinz, Unilever, Coca Cola Group, McDonalds, Mondelez, Burger King dan kurma Israel.

"Saya yakin semua orang menyadari banyak produk nasional berkualitas dan mampu bersaing dengan produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Kita memiliki Rocket Chicken sebagai pengganti KFC dan McDonald's, Janji Jiwa sebagai alternatif Starbucks, serta Le Minerale dan RON 88 sebagai substitusi Aqua. Ini dapat dijadikan referensi dan model bagi kebangkitan produk-produk nasional," tegas Imam.  

tvonenews

Imam juga merasa semangat penggantian atau peralihan produk ini juga dipicu solidaritas terhadap keadaan masyarakat Palestina yang terus menjadi korban kejahatan Israel.

Menurutnya, selain sebagai negara yang memiliki hubungan sejarah yang kuat, kewajiban konstitusionalitas memang mengharuskan Indonesia melakukan pembelaan terhadap Palestina.

Salah satunya dengan ikut melakukan aksi boikot produk terafiliasi Israel dan mengalihkannya kepada produk-produk nasional.

“Semangat Kebangkitan Produk Nasional ini juga dilatari kejahatan genosida yang terjadi di Palestina. Semangat ini akhirnya dapat diarahkan untuk mendorong peralihan atau penggantian penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel ke produk-produk nasional buatan dalam negeri,” jelasnya.

Tak ayal, Imam meyakini dalam skala yang semakin besar, penggantian penggunaan produk-produk terafiliasi Israel ini akan mampu mengurangi importasi dan ketergantungan terhadap produk-produk luar negeri.

Mantan aktivis HMI ini juga percaya bahwa era kebangkitan produk nasional Indonesia tinggal selangkah lagi.

"Motivasi kita tentu ingin mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri yang terafiliasi dengan Israel. Apalagi selama kurun waktu 6 bulan terakhir ini, (merujuk data) tekanan terhadap penggunaan produk-produk pendukung Genosida itu memang besar sekali. Ini semestinya bisa menjadi momentum besar untuk mendorong kebangkitan produk nasional,” ungkap dia.

Imam mengaku SMURP sedang merancang model advokasi isu-isu Palestina seperti yang tengah semarak berlangsung di luar negeri.

Misalnya dengan membuat Palestine Solidarity Camp untuk mengkonsolidasikan kekuatan kelompok Mahasiswa yang bersolidaritas pada persoalan Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SMURP menuntut Pemerintah Indonesia membuat aksi konkret untuk menghentikan kejahatan Israel dan mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

“SMURP ingin berfokus pada konsolidasi Mahasiswa dan akademisi pro Palestina. Kurang lebih sudah ada 10 kampus di Jakarta yang menyatakan diri ingin bergabung dalam Palestine Solidarity Camp. SMURP ingin menjadi bagian dari gelombang protes global untuk perjuangan Palestina,” tutur dia.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Pocong Bekasi Terbongkar, Polisi Ungkap Sosok di Balik Foto Viral

Misteri Pocong Bekasi Terbongkar, Polisi Ungkap Sosok di Balik Foto Viral

Teka-teki mengenai foto viral penampakan pocong yang sempat menggemparkan warga Kabupaten Bekasi akhirnya terjawab. 
Duduk Perkara Ormas Bubarkan Ibadah Gereja di Bantul, GMS dan FJI Gelar Mediasi Hingga Capai Kesepakatan

Duduk Perkara Ormas Bubarkan Ibadah Gereja di Bantul, GMS dan FJI Gelar Mediasi Hingga Capai Kesepakatan

Sekelompok oknum ormas melakukan aksi pembubaran paksa ibadah Jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, pada Minggu (24/5/2026) hingga viral di media sosial
Kebun Raya Bogor Kembali Gelar Shalat Idul Adha untuk Umum, Jemaah Bebas Tiket Masuk

Kebun Raya Bogor Kembali Gelar Shalat Idul Adha untuk Umum, Jemaah Bebas Tiket Masuk

Kawasan hijau Kebun Raya Bogor dipastikan kembali menjadi lokasi pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah bagi masyarakat umum pada Rabu (27/5). 
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Lensa Berbicara: Ramai Diburu Warga, Harga Kulit Ketupat Justru Anjlok

Lensa Berbicara: Ramai Diburu Warga, Harga Kulit Ketupat Justru Anjlok

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan kulit ketupat mulai ramai di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Selasa (26/5). 
Banjir dan Longsor Terjang 13 Desa di Lebak Banten, BNPB Konfirmasi Nihil Korban Jiwa

Banjir dan Longsor Terjang 13 Desa di Lebak Banten, BNPB Konfirmasi Nihil Korban Jiwa

BNPB memastikan tidak ada laporan mengenai adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Lebak, Banten. 

Trending

Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Nasib kontras yang sangat dramatis harus dialami oleh penjaga gawang Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas kompetisi Serie A Liga Italia. Emil gagal selamat-
3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

Panggung sepak bola Eropa musim depan dipastikan akan terasa sangat spesial bagi publik sepak bola tanah air. Tiga penggawa diaspora Timnas Indonesia, yaitu ...
Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berbagi tips/cara jual beli tanah yang aman dan terhindar masalah sengketa ke depannya.
Anak Kepala Daerah di Riau dan Selebgram SA Terjaring Razia, Positif Ganja

Anak Kepala Daerah di Riau dan Selebgram SA Terjaring Razia, Positif Ganja

Belasan orang, termasuk selebgram berinisial SA dan anak salah satu kepala daerah di Riau berinisial FA, dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis ganja serta etomidate. 
Dasco Mendukung Putusan MK Terkait Keterwakilan 30 Persen Caleg Perempuan

Dasco Mendukung Putusan MK Terkait Keterwakilan 30 Persen Caleg Perempuan

Wakil Ketua DPR RI Dasco mendukung putusan MK terkait sanksi bagi parpol yang tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan dalam pemilihan legislatif (pileg).
TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Resmi Digelar, Thom Haye Datang Penuh Senyum usai Bawa Persib Bandung Juara

TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Resmi Digelar, Thom Haye Datang Penuh Senyum usai Bawa Persib Bandung Juara

Timnas Indonesia mulai TC Piala AFF 2026 dengan kehadiran Thom Haye. John Herdman harus bergerak cepat karena waktu persiapan Garuda terbilang sangat singkat.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Selengkapnya

Viral