News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beredar Foto Diduga Linda Sahabat Vina Peluk Mesra Egi si Otak Pembunuhan, Keterlibatan Sang Sahabat Dipertanyakan

Baru-baru ini beredar foto-foto Linda sahabat Vina merangkul Pegi alias Perong yang disebutkan pelaku utama pembunuhan dan pemerkosaan Vina di Cirebon 2016 lalu
Rabu, 22 Mei 2024 - 14:37 WIB
Sosok Diduga Linda Sahabat Vina dan Egi Pelaku Pembunuhan Vina dan Eky
Sumber :
  • TikTok

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini beredar foto-foto Linda sahabat Vina sedang merangkul Pegi alias Perong yang disebutkan sebagai pelaku utama pembunuhan dan pemerkosaan Vina di Cirebon 2016 lalu.

Linda disebutkan sebagai sosok yang dekan dengan Vina. Ia bahkan pernah kerasukan arwah Vina dan membongkar cerita pembunuhan Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kembali viralnya kasus ini pun membuat sosok Linda menjadi pertanyaan. Netizen ramai-ramai mencari wajah Linda.

Hal tersebut lantaran Linda yang menghilang bak ditelan bumi pasca pembunuhan Vina dan Eky.

Namun dalam akun TikTok @nuansa.luna beredar foto-foto yang diduga Linda dan Egi.

Dua foto yang diunggah akun tersebut melihatkan Linda sedang berfoto mesra dengan Egi. Bahkan Linda tak segan merangkul Egi.

"Ini foto Linda dan Egi beberapa tahun setelah tragedi kematian Vina dan berita yang beredar mereka menikah dan sudah mempunyai anak," tulis akun itu, dikutip Rabu (22/5/2024).

Ada juga foto saat Linda mengenakan jilbab dengan Egi yang berada di belakangnay engan rambut cat blonde.

"Ternyata ini Egi dan Linda mereka sudah berumah tangga," tulisnya.

Netizen pun lantas mempertanyakan peran Linda, sahabat Vina itu.

"Mngkin Linda dalangnya sbb cinta segitiga, tangkap," tulis netizen.

"Dia itu otaknya karena cemburu ama kecantikan vina," tulis lainnya.

"Bisa disimpulkan Linda suka Egi, Egi suka Vina dan Vina malah suka Eky," tulis lainnya.

Sebelumnya akun tersebut juga mengunggah diduga chat Linda yang mengatakan alasan dirinya menghilang selama 8 tahun.

"Kak saya hilang 8 tahun karena nyawa saya terancam, saya diteror di Facebook. Dulu kan jamannya Facebook ya belum ada TikTok," tulis chat tersebut.

Bahkan dalam chatnya, Linda mengaku harus pergi keluar pulau selama dua tahun untuk bersembunyi.

"Saya sampai diungsikan ke luar pulau sama keluarga saya kak selama 2 tahun. Setelah kasus tenggelam baru saya berani pulang. Geng motor Cirebon itu membabi buta kak," lanjutnya.

Ditanya soal alasan dirinya tak datang ke pemakaman Vina, Linda membantah dan menyebut sudah dalam perjalanan.

"Kalau orang nanya kenapa Linda nggak datang ke pemakaman atau ke rumah Vina. Jawabannya saya datang cuman baru sampai gang saya kerasukan," ungkapnya.

Saat kerasukan Vina itu, orangtua Linda menghubungi keluarga Vina agar Vina berhenti merasuki Linda.

"Akhirnya ditelepon dan datanglah tuh kakaknya, eh direkam suara saya," tulis Linda.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jabar bakal melakukan pemanggilan terhadap orangtua maupun keluarga Pegi Setiawan alias Perong salah satu tersangka pembunuhan di kasus Vina dan Eki Cirebon.

Pegi ditangkap oleh tim gabungan Polda Jabar dan Mabes Polri di wilayah Bandung pada Selasa malam (21/5/2024).

"Untuk saat ini keluarga Pegi sudah mengetahui dan secepatnya akan kita lakukan pemeriksaan,"ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes pol Jules Abraham Abast, Rabu (22/5/2024).

Jules Abraham menyebutkan kemungkinan keluarga korban maupun para tersangka yang tujuh orang dan satu orang bebas akan dipanggil kembali untuk dilakukan pemeriksaan.

"Saat ini kami fokus dalam proses pemeriksaan nanti tema-teman penyidikan meberikan keterangan apakah kelurgan Vina akan diminta keterangan kembali termasuk narapidana lain yang masih dilapas atau tersangka lain yang kini sudah diluar," katanya.

Ia menyampaikan setelah tuntas melakukan pendalaman dari para tersangka akan langsung disampaikan ke publik terkait perkembangan kasus Vina dan Eky ini.

"Terkait teknis pemeriksaan tentunya nanti setelah kita lakukan pendalaman akan kami sampaikan se jelas-jelas nya transparan mungkin," tandasnya.

Diketahui, Polda Jawa Barat berhasil meringkus salah satu dari 3 tersangka DPO bernama Pegi Setiawan alias Perong pada Selasa (21/5/2024) malam kemarin di Bandung Jawa Barat.

Pegi Alias Perong diduga telah lama tinggal di Bandung dan bekerja sebagai buruh bangunan sejak kejadian pembunuhan Vina dan Eky Cirebon.

"Informasi sementara pelaku sudah lama di Bandung namun masih kita dalami kemana saja selama 8 tahun," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu (22/5/2024).

Polda Jabar pun bakal mengungkapkan dugaan kabar identitas pelaku yang telah diubah namanya.

"Mengenai identitasnya dirubah atau tidak masih kita dalami apakah ada upaya mengganti identitas apakah yang bersangkutan berupaya menghilangkan jejak dan lain sebagainya," ungkapnya.

Kombes pol Jules Abraham menyampaikan penangkapan tersangka Pegi tersebut berasal dari petunjuk para ahli dan saksi.

"Untuk meyakinkan bahwa pelaku tersebut adalah Pegi sebenarnya dan tentu akan terkait alat bukti sebagaimana 184 KUHAP tentu harus ada keterangan saksi ahli kemudian keterangan tersangka, ada surat ini yang menjadi petunjuk,"katanya.

Pegi atau Perong yang merupakan DPO kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 lalu berhasil ditangkap di Bandung.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar Kombes Surawan.

Diketahui Egi diduga menjadi otak pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina lantaran ditolak cintanya.

"Ya. Benar. Atas nama Pergi Setiawan diamankan tadi malam di Bandung," kata Surawan, Rabu (22/5/2024).

Setelah dilakukan penangkapan Egi akan diperiksa dan dimintai keterangan mendalam. Namun Surawan tidak membeberkan lebih rinci tentang penangkapan Egi.

Ditangkapnya Egi ini menyisakan 2 DPO lain yaitu Andi dan Dani yang masih belum juga diketahui keberadaannya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast meminta agar DPO menyerahkan diri. Ia juga meminta orangtua DPO untuk tak menutupi keberadaan mereka.

"Mengimbau kepada tiga tersangka yang masih DPO dan orang tua mereka, kami meminta agar mereka segera menyerahkan diri kepada kami sehingga kami dapat memproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku," katanya.

"Kami akan terus melakukan upaya pencarian. Jika mereka tidak menyerahkan diri dan mencoba melarikan diri, kami akan mengambil tindakan tegas dan terukur, termasuk penembakan di tempat," tutup Abast.

Sebelumnya, ciri-ciri tiga tersangka kasus pembunuhan sepasang kekasih asal Cirebon, yakni Vina dan Eky yang masih buron kembali disebar Polda Jawa Barat (Jabar) meskipun peristiwa itu hampir delapan tahun berlalu. 

Adapun ciri-ciri tiga tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon antara lain:  

1. Pegi alias Perong 
Usia: 22 tahun (2016) - 30 tahun (2024) 
Jenis Kelamin: Laki-laki 
Kewarganegaraan: Indonesia 
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon 
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 160, badan kecil, rambut keriting dan kulit hitam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Andi  
Usia: 23 tahun (2016) – 31 tahun (2024) 
Jenis Kelamin: Laki-laki 
Kewarganegaraan: Indonesia 
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon 
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 165, badan kecil, rambut lurus dan kulit hitam 

3. Dani Usia: 20 tahun (2016) – 28 tahun (2024) 
Jenis Kelamin: Laki-laki 
Kewarganegaraan: Indonesia 
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon 
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 170, badan sedang, rambut keriting dan kulit sawo matang. (iah/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).

Trending

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak para jawara dan perguruan silat di Banten untuk menjadi bagian dari sabuk kamtibmas dengan bersinergi bersama Polri.
Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Selengkapnya

Viral