Begini Kondisi Pertama Vina Saat Ditemukan Usai Dikabarkan Kecelakaan, Anggy Umbara: Bapaknya Bilang Kepalanya...
- Tangkapan Layar Youtube RJL 5
Jakarta, tvOnenews.com - Sutradara Film Vina: Sebelum 7 Hari, Anggy Umbara mengungkap kondisi Vina saat ditemukan pertama kali usai dikabarkan kecelakaan.
Hal itu diungkap Anggy Umbara dalam wawancara di akun RJL 5 di Youtube yang videonya diunggah 18 Mei 2024.
Anggy mengatakan, kabar Vina kecelakaan pertama kali disampaikan oleh salah satu pelaku kepada orang tua Vina sekitar jam 12 malam.
"Rumah diketuk dibilangnya dia kecelakaan yang ngetuk itu adalah salah satu pelaku dari si geng motor. Itu kalau enggak salah sudah jam 12-an sudah jam 1, Vina kecelakaan di mana, sekarang sudah di rumah sakit. Bapaknya langsung ke rumah sakit tuh," kata Anggy dikutip Kamis (23/5).
Tiba di rumah sakit, ayah Vina menemukan anaknya masih dalam kondisi hidup, namun, tubuh penuh simbah darah.
Meski masih bernapas, Vina saat itu sudah tidak bisa berbicara. Tubuhnya hancur dan rusak akibat penganiayaan yang dialaminya.
![]()
Sutradara Film Vina: Sebelum 7 Hari, Anggy Umbara dan Kakak Vina, Marliyana. (Foto: Kolase Tim tvOnenews)
"(Vina) Sudah enggak bisa ngomong, darah di mana-mana, dipegang sama bapaknya supaya turun darahnya, itu kepalanya itu sudah lembut sudah benyek," ujar Anggy.
Anggy mengungkap kondisi tubuh Vina sudah alami luka berat, terutama di bagian kepala.Â
Tulang tengkorak Vina serasa dirasakan bapaknya sudah rusak dan hancur penuh darah. Darah mengalir deras dari beberapa bagian tubuh Vina.
"karena kena pukulan keras gitu kan, enggak bisa dipegang kepalanya rusak sudah hancur, remuk, darah ngalir, mata sudah merah semua, sudah ngalir darah," ujar Anggy.
Saat itu, ayah Vina sudah menduga bahwa anaknya bukan korban kecelakaan, melainkan korban penganiayaan berat.
"Bapaknya curiga, ini bukan kecelakaan ini. So far kata polisi waktu itu kecelakaan tunggal, pas dicek di lokasi kejadian, dibilangnya kecelakaan tunggal, tetapi enggak ada tanda-tanda kecelakaan tunggal, enggak ada kerusakan, tiang listrik segala macam enggak ada kerusakan," ujar Anggy.
Pada akhirnya terungkap bahwa Vina dan kekasihnya, Eky tewas, karena dianiaya serta dibunuh sekelompok pemuda.
Dari sebelas pelaku, polisi sudah menangkap sembilan pelaku kasus tersebut. Satu pelaku bernama Pegi alias Perong baru ditangkap polisi pada Selasa (21/5) usai delapan tahun jadi buronan.
Diketahui, Vina merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh geng motor pada tahun 2016 silam.Â
Vina dan kekasihnya, Muhammad Rizky Rudiana atau Eky, menjadi korban kesadisan geng motor yang terjadi di Kabupaten Cirebon.
Kasus yang dialami mereka awalnya dikira tewas, karena kecelakaan lalu lintas.Â
Namun, ternyata mereka tewas akibat dianiaya dan dikeroyok segerombolan remaja atau geng motor di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Polresta Cirebon pun melakukan penyelidikan dan korban dinyatakan sebagai korban pembunuhan.
Kasus yang dialami Vina dan Eky ini pun kini diangkat menjadi film bergenre horor yang tayang bioskop.
Polresta Cirebon pada akhirnya menangkap delapan pelaku kasus pemerkosaan sekaligus kasus penganiayaan dan pembunuhan tersebut.
Polisi pun bergerak untuk mengusut kasus tersebut. Setelah dilakukan pengembangan berdasarkan dari bukti dan saksi teman-teman korban, kecurigaan polisi pun terbukti.
Kedua korban tewas akibat dibunuh oleh sekelompok geng motor Moonraker.
Para tersangka tertangkap di Jalan Perjuangan (Majasem), Kampung Situgangga, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.Â
Berikut ciri-ciri tiga tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon antara lain:Â
1. Pegi alias Perong
Usia: 22 tahun (2016) - 30 tahun (2024)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 160, badan kecil, rambut keriting dan kulit hitam
2. AndiÂ
Usia: 23 tahun (2016) – 31 tahun (2024)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 165, badan kecil, rambut lurus dan kulit hitam
3. Dani
Usia: 20 tahun (2016) – 28 tahun (2024)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 170, badan sedang, rambut keriting dan kulit sawo matang. (dpi)
Load more