GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Sejarah Hari Lahir Pancasila, Momentum Penentu Arah Bangsa

Inilah sejarah Hari Lahir Pancasila. Setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Hal ini berawal dari sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Sabtu, 1 Juni 2024 - 09:10 WIB
Inilah Sejarah Hari Lahir Pancasila
Sumber :
  • M. Risyal Hidayat-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah sejarah Hari Lahir Pancasila. Setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Hal ini berawal dari sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dari sidang itu, Pancasila menjadi haluan penentu bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 29 Mei-1 Juni 1945, BPUPKI yang dipimpin oleh KRT Radjiman Wedyodiningrat mengadakan rapat bersama Mohammad Yamin, Soepomo dan Soekarno untuk menyiapkan berbagai hal menuju kemerdekaan Indonesia.

Awalnya, pada 29 Mei 1945 Mohammad Yamin  merumuskan lima asas dasar negara, yaitu Peri kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan dan Kesejahteraan Rakyat.

Pada waktu yang sama, Soepomo mengusulkan Dasar Negara Indonesia Merdeka, yaitu Persatuan, Kekeluargaan, Mufakat dan Demokrasi, Musyawarah serta Keadilan Sosial.

Pada 1 Juni 1945 Soekarno memperkenalkan lima sila yang kemudian dikenal sebagai Pancasila yang terdiri atas Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Namun demikian, perumusan terkait Pancasila tidak sampai di sana. BPUPKI membentuk Panitia Sembilan yang beranggotakan Soekarno, Mohammad Hatta, A. A. Maramis, Mr. Mohammad Yamin, Achmad Soebardjo, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakkar, Agus Salim dan Abdul Wahid Hasyim guna membahas lebih lanjut terkait Pancasila.

tvonenews

Hasilnya, Panitia Sembilan mengumumkan Piagam Jakarta atau Jakarta Charter pada 22 Juni 1945 dengan rumusan:

1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Ternyata, terdapat perdebatan di poin pertama di mana masyarakat Indonesia tidak semuanya menganut agama Islam.

Oleh karena itu, setelah berbagai perundingan, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menetapkan kalimat pembukaan UUD 1945 sehari setelah kemerdekaan Indonesia dengan menyebutkan kalimat "Negara Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa" yang dianggap sebagai rumusan akhir dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.

Sejak 2016, tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 dengan nama Hari Lahir Pancasila karena pada tanggal itu konsep Pancasila mulai diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun ini, Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045" sebagai sebuah semangat Indonesia yang sedang menuju usia emas 100 tahun atau satu abad pada tahun 2045 mendatang di mana pada tahun itu Indonesia ditargetkan sudah menjadi negara maju dan telah sejajar dengan negara adidaya.

Demi terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkualitas dan memiliki karakter kuat untuk menyongsong masa depan bangsa Indonesia, Pancasila lahir menjadi kekuatan bangsa Indonesia, panduan dalam seluruh bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (ant/nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Pertandingan PSM Vs Dewa United: Bermain 10 Orang, Juku Eja Telan Kekalahan dari Banten Warriors

Hasil Pertandingan PSM Vs Dewa United: Bermain 10 Orang, Juku Eja Telan Kekalahan dari Banten Warriors

Dewa United kalahkan PSM 2-0 di kandang lewat gol menit akhir. Juku Eja bermain 10 orang usai Victor Luiz kartu merah, posisi klasemen pun berubah drastis.
Kronologi Lengkap AKBP Didik Putra Kuncoro Kedapatan Bawa Sabundan Pil Ekstasi

Kronologi Lengkap AKBP Didik Putra Kuncoro Kedapatan Bawa Sabundan Pil Ekstasi

Bareskrim Polri mengungkap kronologi ditemukannya narkoba di dalam koper yang diduga merupakan milik eks Kapolres Bima, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Sempat Mogok Main, Sikap Asli Ronaldo Dibongkar Eks Petinggi Al Nassr: Jadi Prioritas

Sempat Mogok Main, Sikap Asli Ronaldo Dibongkar Eks Petinggi Al Nassr: Jadi Prioritas

Sikap Cristiano Ronaldo selama bergabung dengan Al Nassr dibeberkan oleh eks petinggi klub tersebut. Lantas, bagaimana sikap asli sang megabintang tersebut?
Bukan FIFA Series, John Herdman Justru Tak Sabar Bawa Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2026

Bukan FIFA Series, John Herdman Justru Tak Sabar Bawa Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2026

Ternyata bukan FIFA Series, John Herdman justru tidak sabar membawa Timnas Indonesia untuk bersaing di Piala AFF 2026. Apa kata John Herdman soal Piala AFF?
Zulhas Semprot Anggota DPR Hingga Kepala Daerah dari PAN: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Sok Gaya

Zulhas Semprot Anggota DPR Hingga Kepala Daerah dari PAN: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Sok Gaya

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan memberikan peringatan keras kepada seluruh kadernya yang kini menduduki kursi pejabat publik. 
Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Sehari setelah Valentine, suasana cinta pada 15 Februari 2026 terasa lebih

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT