NAC Breda Akhirnya Resmi Didegradasi, Suporter Rusuh hingga Laga Kontra Heerenveen Dihentikan
- NAC.nl
Jakarta, tvOnenews.com - NAC Breda akhirnya resmi terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie. Dalam pertandingan melawan Heerenveen, para suporter bersikap rusuh hingga laga dihentikan.
NAC telah menjadi sorotan selama hampir dua bulan terakhir ini karena kasus di luar lapangan. Laporan mereka terhadap bek kiri Timnas Indonesia, Dean James, telah berujung kepada skandal paspor.
Namun, tuntutan NAC untuk mengulang laga kontra Go Ahead Eagles berujung kegagalan. Tuntutan mereka tidak dimenangkan oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) dan juga pengadilan.
Pada awal Mei ini, kasus skandal paspor yang diungkap oleh NAC resmi diakhiri dengan putusan bahwa tidak ada laga yang diulang. Para pemain Timnas Indonesia bisa bernapas lega karena putusan ini.
NAC Breda ngotot melakukan ini di meja hijau karena mereka kesulitan di lapangan. Mereka berada di zona degradasi di sepanjang musim dan berupaya untuk memungut sisa-sisa poin di musim ini.
Hingga sebelum laga kontra Heerenveen pada Minggu (10/5/2026) malam kemarin WIB, masih ada harapan bagi mereka selamat dari degradasi. Namun, harapan tersebut sangatlah tipis karena mereka harus berharap agar Telstar dan Volendam membuang poin.
Namun begitu, Volendam berhasil meraih poin usai imbang 1-1 kontra Excelsior, sedangkan Telstar mengalahkan Heracles dengan skor telak 3-0. Dengan hasil ini, maka apa pun hasil yang diraih NAC atas Heerenveen tidaklah berarti.
NAC sebenarnya sudah sukses untuk membuka skor sejak menit ke-36 melalui Boy Kemper. Mereka menggandakan skor lewat pemain yang sama melalui eksekusi penalti di menit ke-74.
Namun demikian, pertandingan melawan Heerenveen tidak bisa diselesaikan di Stadion Rat Verlegh, Breda. Sebab, di menit ke-82, ada sebuah petasan yang dilemparkan ke lapangan.
Itu merupakan kali kedua di laga tersebut ketiga petasan dilemparkan ke lapangan. Setelah sempat dilanjutkan pada insiden pertama, ofisial memutuskan untuk menghentikan laga pada pelemparan kedua.
"Kami telah diinformasikan sebelumnya bahwa ini bisa menjadi potensi risiko. Dalam hal ini, ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi," kata reaksi wasit Sander van Eijk setelah pertandingan, dilansir dari media Belanda, NOS.
Load more