News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Kabareskrim Ungkap Ada Alat Bukti yang Masih Disembunyikan Polisi Soal Kasus Vina: Saya Beri Nilai 100 untuk Polda Jabar...

Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji memberikan nilai 100 kepada Polri terkait kasus Vina yang dibunuh pada tahun 2016 silam di Cirebon.
Rabu, 5 Juni 2024 - 06:45 WIB
Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji.
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji memberikan nilai 100 kepada Polri terkait kasus Vina dan Eky.

Namun, penilaian 100 untuk Polri itu diberikan Susno, karena polisi bisa menemukan sosok orang bernama Pegi yang kemudian dijadikan tersangka kasus Vina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Polda Jabar sudah sukses berhasil hebat, saya berikan nilai 100 untuk tapi 100 untuk menjadikan bahwa menemukan Pegi, tidak bisa ditolak lagi bahkan kurang 100 1000 persen," kata Susno dalam program Catatan Demkorasi tvOne, Selasa (4/6).

"Mengapa? ibunya mengatakan ya betul ini Pegi Setiawan, bapak kandungnya mengatakan betul ini Pegi Setiawan, RT RW lurahnya atau Kepala desanya mengatakan betul ini Pegi, enggak usah didukung apalagi sudah didukung dengan alat bukti forensik, yaitu scientific Crime Investigation sidik jari rapot, KK, dan sebagainya betul ini Pegi Setiawan," sambung Susno.

Namun, lanjut Susno, yang jadi pertanyaan besar adalah apakah Pegi yang ditangkap polisi itu benar pembunuh Vina dan Eky?


Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan terhadap Vina. (Foto: Istimewa)

Menurut Susno, bukti-bukti forensik yang diajukan polisi saat ini baru menentukan bahwa pria yang ditangkap itu benar bernama Pegi. 

Polisi, kata Susno, tidak bisa hanya mengandalkan bukti visum korban sebagai alasan penahanan Pegi.

Susno pun meyakini bahwa ada alat bukti yang masih disembunyikan polisi.

"Berarti kalau mengatakan bukti pisem untuk alasan penahanan dan sebagainya ini kurang kuat tetapi saya punya keyakinan ada alat bukti yang masih sembunyikan oleh Polri," ujar Susno.

"Nah, tinggal advokatnya Pegi ya cepatlah dibuka, polisi sekarang lagi nunggu-nunggu praeradilan, rakyat Indonesia termasuk adik-adik mahasiswa ini nunggu praeradilan supaya alat bukti itu dibuka oleh Polri dan saya yakin itu alat bukti itu ada," sambung Susno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Susno pun meminta kuasa hukum Pegi untuk segera mengajukan praperadilan agar hasil kerja polisi sejauh ini bisa diuji.

"Polisi juga nunggu pereradilan, karena Polri minta diuji hasil kerjanya, tidak bisa Polri mengatakan Wah saya sudah bekerja baik sesuai peraturan, maunya polisi itu, tapi kalau itu diuji oleh pengadilan ini sangat fair, mudah-mudahan pengadilan menunjuk hakim yang clear and clean dan bijaksana," ujar Susno. (dpi) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Proses kepailitan PT Kedap Sayaaq kembali menjadi perhatian menyusul permintaan kuasa hukum perusahaan untuk menelusuri sejumlah dokumen penetapan yang berkaitan dengan proses pengurusan dan pemberesan harta pailit.
Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Joki baca buku viral di Threads dengan tarif hingga Rp1,6 juta. Layanan ini menyasar orang yang ingin terlihat sebagai bookworm di media sosial.
Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Upaya dua pemuda mengelabui warga dengan menyembunyikan budidaya ganja di tengah perkebunan cabai berakhir di tangan Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota.
Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara cari duit pakai AI 2026 makin beragam, dari freelance, konten, desain, chatbot hingga trading. Simak peluang AI dan risikonya. AI mulai berubah menjadi
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.

Trending

Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Proses kepailitan PT Kedap Sayaaq kembali menjadi perhatian menyusul permintaan kuasa hukum perusahaan untuk menelusuri sejumlah dokumen penetapan yang berkaitan dengan proses pengurusan dan pemberesan harta pailit.
Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara cari duit pakai AI 2026 makin beragam, dari freelance, konten, desain, chatbot hingga trading. Simak peluang AI dan risikonya. AI mulai berubah menjadi
Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Upaya dua pemuda mengelabui warga dengan menyembunyikan budidaya ganja di tengah perkebunan cabai berakhir di tangan Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota.
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Joki baca buku viral di Threads dengan tarif hingga Rp1,6 juta. Layanan ini menyasar orang yang ingin terlihat sebagai bookworm di media sosial.
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Dalam agenda Media Day V-League, Rabu (7/10) kemarin, pemain Hillstate Kim Da-in dan Megawati Hangestri saling melontarkan pujian satu sama lain di depan forum.
Selengkapnya

Viral