News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nilai Tak Cukup Bukti Kasus Vina, Eks Kabareskrim Minta Polisi Tangguhkan Penahanan Pegi Setiawan: Itu Lebih Terhormat

Eks Kabareskrim Polri Susno Duadji menilai langkah bijak yang bisa dilakukan polisi terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky, menagguhkan penahanan Pegi Setiawan.
Minggu, 9 Juni 2024 - 13:23 WIB
Susno Duadji Soroti Kelemahan Penyidik Kasus Vina Tahun 2016: Suka Tidak Suka, Kita Akui Ada Kekurangan sehingga...
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Kabareskrim Susno Duadji menilai polisi perlu lakukan penangguhan penahanan tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky, Pegi Setiawan. 

Menurut Susno Duadji, jika polisi memutuskan untuk melakukan penangguhan penahanan terhadap Pegi Setiawan maka itu adalah langkah yang tepat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, hingga saat ini penahanan terhadap Pegi Setiawan sebagai tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky masih kurang bukti. 

Selama ini, dasar dari penahanan Pegi Setiawan sebagai tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky hanya dari saksi-saksi. 

Itupun, lanjut Susno setiap keterangan saksi saling bertentangan dan membingungkan. 

“Kita kembali ke Pegi aja ya, tersangka. Kalau memang tidak cukup bukti, tersangka ini hanya berdasarkan saksi, saksi ini saling bertentangan kan,” kata Susno Duadji, diwawancarai tvOne, Minggu (9/6/2024). 

Sejauh ini, saksi yang meringankan atau memberatkan Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky adalah dari Aep dan rekan kerja kuli bangunan. 

“Saksi ini saling bertentangan kan, saksi mandor begini, saksi Aep begini yang saling bertentangan,” kata Susno mengaskan. 

Bahkan, lanjut dia, jika tidak bertentangan sekalipun tetap bukan merupakan bukti yang cukup kuat. 

Sebenarnya, bukti yang paling kuat adalah jika dilakukan investigasi berdasarkan ilmiah atau scientific crime investigation. 

Namun, seperti yang diketahui saat ini belum ditemukan bukti yang berdasarkan investigasi ilmiah. 

Pada awal penyelidikan, polisi juga tidak memeriksa DNA temuan sperma dalam jasad Vina, serta tak melakukan autopsi secara benar. 

“Tidak saling bertentangan pun, nadanya sama, kalau hanya saksi saja, mau 1.000 saksi hanya 1 nilainya. Harus didukung keterangan lain atau bukti lain seperti yang didengungkan selama ini scientific crime investigation,” tegas eks Kabareskrim. 

Terkait banyak kelemahan penahanan Pego Setiawan tersebut, ia berharap polisi memutuskan untuk melakukan penangguhan.

Sebab, jika nanti berjalan praperadilan, kemudian ada kemungkinan dilakukan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Susno, akan lebih buruk jika kasus penahanan Pegi berakhir diterbitkannya SP3. 

Lebih baik, tanpa harus dilakukan proses lainnya polisi memutuskan untuk menangguhlan penahanan Pegi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral