News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Terkini Liga Akbar Setelah Cabut BAP Kasus Vina, Kini Harus Pindah Alamat Rumah karena Takut Diancam

Kuasa hukum mengungkapkan kabar terkini Liga Akbar yang menjadi saksi kasus pembunuhan Vina dan Eky tahun 2016 silam. Kini, ia harus pindah alamat rumahnya.
Senin, 17 Juni 2024 - 16:17 WIB
Kabar Liga Akbar Setelah Cabut BAP Kasus Vina, Kini Harus Pindah Alamat Rumah karena Takut Diancam
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Begini kabar saksi kasus pembunuhan Vina, Liga Akbar usai beranikan diri cabut BAP, harus pindah rumah karena takut pendapatkan ancaman.

Nama Liga Akbar belakangan ini menjadi sorotan setelah dirinya muncul dan mencabut BAP soal kronologi kematian Vina dan Eky tahun 2016 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku memutuskan untuk mencabut BAP tersebut karena tahun 2016 lalu ditekan dan dipaksa memberikan kesaksian palsu oleh penyidik kasus Vina dan Eky.

Namun, ternyata perjalanan Liga Akbar mencabut BAP kasus Vina dan Eky tahun 2016 tidaklah semulus yang selama ini dikatakan.

Kuasa hukum Liga Akbar, Yudia Alamsyah mengungkapkan kliennya itu sempat mendapatkan ancaman dari orang tidak dikenal secara langsung dan melalui telepon.

"Sebelum pemeriksaan, ada beberapa yang menelepon dan mendatangai rumahnya (Liga Akbar)," kata Yudia, diwawancarai salah satu televisi swasta, dikutip Senin (17/6/2024).

Pihak kuasa hukum pun khawatir jika kliennya itu mendapatkan lebih banyak ancaman setelah mencabut BAP.

Oleh karena itu, kuasa hukum memutuskan untuk memindahkan kliennya tersebut untuk sementara ke alamat baru.

"Kami khawatir setelah adanya pemeriksaan pada saat di Polda akan tambah intimdiasi ataupun ancaman-ancaman, makanya kami dari tim kuasa hukum memindahkan Liga Akbar dari tempat tinggalnya terdahulu," kata Yudia menambahkan.

Saat ini, pihak kuasa hukum juga telah meminta tolong kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk melindungi Liga Akbar yang menjadi saksi kasus Vina dan Eky.

Yudia mengatakan, dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, Liga Akbar memiliki peran yang penting.

"Kami mengharapkan adanya perlindungan hukum dari LPSK karena kami menganggap bahwa Liga Akbar ini mempunyai peran yang sangat penting dalam perkara ini, apalagi Liga ini mencabut keterangan yang di mana keterangan tersebut memutus kronologis kejadian," ujar dia.

"Makanya kami berharap dari LPSK dapat menerima permohonan perlindungan dari kami untuk klien kami, agar tidak terjadi apa-apa terhadap klien kami," sambungnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral