News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Pemeriksaan Iptu Rudiana di Propam dan Itwasum Polri Terungkap, Ayah Eky Itu Tak Lakukan Pelanggaran soal Penyidikan Kasus Vina

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Sandi Nugroho mengungkap pememriksaan yang dilakukan Propam dan Itwasum Polri kepada Iptu Rudiana, terkait penyidikan kasus Vina.
Kamis, 20 Juni 2024 - 10:32 WIB
Hasil Pemeriksaan Iptu Rudiana di Propam dan Itwasum Polri Terungkap, Ayah Eky Itu Tak Lakukan Pelanggaran soal Penyidikan Kasus Vina
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Sandi Nugroho mengungkap pememriksaan yang dilakukan Propam dan Itwasum Polri kepada Iptu Rudiana, terkait penyidikan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon.

Sandi menegaskan pihaknya telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap Iptu Rudiana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkaot dengan semua kasus ini, baik itu penyidik awal dari Lakalantas, kemudian ada yang tangani TKP awal, terus ada Iptu Rudiana sebagai ayah korban," kata Sandi Nugroho di Mabes Polri dilansir Kamis (20/6/2024).

Dia menegaskan pihaknya telah usai memeriksa sejumlah penyidik pada tahun 2016, awal kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Menurutnya, Propam dan Itwasum Polri tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan penyidik dan Iptu Rudiana.

"Semuanya sudah diperiksa oleh Propam maupun dari Itwasum. Dan sampai dengan saat ini semuanya sesuai dengan ketentuan," jelasnya.

Meski demikian, Sandi mengaku jika ada rumor terkait pelanggaran Iptu Rudiana di mana pun, pihaknya tidak mempermasalahkannya.

Sebab, dia mengungkapkan fakta yang diterima pihaknya terkait pemeriksaan terhadap anggotanya.

"Oleh karena itu, rumor yang berkembang di luar atau mungkin pendapat atau persepsi, boleh. Tapi yang jelas bahwa sekali lagi penyidik melaksanakan pemeriksaan berdasarkan alat bukti yang didapatkan, baik itu keterangan saksi maupun alat bukti lainnya," kata dia.

 

Sebelumnya, Sandi Nugroho lantas menunjukkan sejumlah foto yang memperlihatkan Saka Tatal saat diperiksa di Polres Cirebon Kota tahun 2016 silam.

 

Dalam foto tersebut, Saka Tatal dinarasikan dalam kondisi baik, tanpa ada luka bekas penganiayaan.

 

Sandi lantas menunjukkan bukti bahwa Saka Tatal tidak diperiksa oleh ayah korban Eky, Iptu Rudiana.

 

"Dibilang katanya yang periksa adalah Rudiana atau ayah Eky. Nah, ini diperiksa oleh penyidik Polresta Cirebon," tegasnya.

 

Selain itu, Sandi mengungkapkan dalam foto tersebut, Saka Tatal juga mendapat pendampingan dari pihak keluarga saat pemeriksaan.

 

Sebab, Saka Tatal saat itu masih berstatus anak di bawah umur.

 

"Saka Tatal difoto diperiksa dalam keadaaan baik-baik saja tidak ada intimidasi. Lalu, didampingi perempuan di depan adalah tantenya, kemudian yg pakai jilbab adalah ibunya, kemudian yang belakang laki-laki ada dari Bapas (Balai Pemasyarakatan)," kata dia.

 

Sementara itu, Irjen Sandi lantas mengungkap keterangan ahli dari Bapas soal pemeriksaan Saka Tatal.

 

Dia menyampaikan dari keterangan ahli, Saka Tatal menyembunyikan fakta karena keterangan yang berubah-ubah.

 

"Jadi, keterangan dari Bapas bahwa Saka Tatal cendeurng berbohong ketika memberikan keterangan berubah-ubah. Berarti penyidik berhati-hati secara profesional dalam bekerja," tekannya.

 

Dia menjamin bahwa penyidik kasus Vina dan Eky pada 2016 telah melakukan pekerjaan dengan teliti.

 

Menurutnya, soal tudingan adanya intimidasi dan penganiayaan yang menimpa Saka Tatal terbantahkan dengan bukti foto tersebut.

 

Dia berkayinan bahwa Saka Tatal cenderung berbohong saat pemeriksaan awal pada 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Iya. Jadi, (bohong,red) pemeriksaan awal," imbuhnya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

Usai Taklukkan Inter, Rossoneri Dapat Kabar Besar: Markus Krosche Sepakat Gabung AC Milan

AC Milan selangkah lebih dekat mendapatkan direktur sepak bola baru. Markus Krösche disebut telah mencapai kesepakatan untuk mengisi posisi Head of Football.
Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Asa Timnas Indonesia U-17 berburu tiket Piala Asia U-17 2027 segera dimulai. Garuda Muda dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada Rabu (11/11/2026).
Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija dipastikan tak akan didampingi Shin Tae-yong saat bersua PSMS di League Cup 2026/2027. Hal itu disampaikan langsung oleh sang asisten, Choi In-cheul.
Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mendalami dugaan praktik perkawinan pesanan yang melibatkan empat Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Tiongko
BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) kini mulai tancap gas dalam memetakan kebutuhan mendasar di wilayah terluar Indonesia melalui program bertajuk "Bangun Beranda Negeri". 

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral