GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Mobil TNI AD di TKP Pabrik Uang Palsu Rp22 Miliar, Ternyata Ini Peran dari Sang Pemilik...

Polda Metro Jaya menggerebek pabrik uang palsu Rp22 miliar berkedok kantor akuntan publik di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
Minggu, 23 Juni 2024 - 01:20 WIB
Penampakan arang bukti uang palsu sebanyak Rp22 miliar
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya menggerebek pabrik uang palsu Rp22 miliar berkedok kantor aku tas publik di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Saat dilakukan penggerebekan terdapat satu unit mobil berpelat nomor dinas TNI AD tengah terparkir di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mobil tersebut berjenis Toyota Hilux warna hijau berpelat dinas TNI 75345-03.

Kapendam Jaya Kolonel Inf Deki R Putra pun angkat bicara terkait temuan mobil berpelat nomor dinas TNI tersebut.

"Kami izin menyampaikan bahwa benar adanya (mobil itu di lokasi)," kata Deki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya dikutip pada Sabtu (22/6/2024).

Deki menuturkan mobil berpelat dinas TNI didapati tengah digunakan oleh tersangka FF.

Menurutnya FF meminjam mobil berpelat dinas tersebut dari keluarganya yang merupakan anggota TNI.

"Itu dipinjam (tersangka FF-red) untuk bertamu, dan (anggota keluarga-red) tidak tahu untuk apa," ungkapnya.

Deki menjelaskan mobil itu terdaftar dalam Kepala Perlahan Kodam Jaya (Kapaldam Jaya) selaku pihak yang berhak mengeluarkan pelat dinas di Paldam Jaya.

Menurutnya mobil berpelat dinas itu terdaftar sejak Tahun 2020 dengan masa berlaku yang telah habis pada Tahun 2021.

"Akan tetapi pemiliknya adalah Kolonel CHB yang sudah pensiun bapak R Djarot, sudah pensiun tahun 2021," ucap Deki.

"Yang paling terakhir, beliau berada di wilayah Jawa Barat dan mobil tersebut berada di TKP (Kembangan) dipinjam dari keluarga salah satu tersangka, diparkirkan di garasi di samping tempat TKP," sambungnya.

Peran Tersangka Sindikat Pabrik Uang Palsu di Jakarta Barat Terbongkar, Ada Pemodal Hingga Pemesan

Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terkait kasus pabrik uang palsu senilai Rp22 miliar yang bermarkas di kantor akuntan publik kawasan Srengseng, Jakarta Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra mengatakan terdapat empat orang tersangka dari kasus pabrik uang palsu tersebut masing-masing berinisial M alias Mul, FF, YS alias Ustad, MDCF.

Tak hanya itu, pihaknya turut menetapkan tiga orang yang masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus tersebut yakni A, I, dan P.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa sindikat ini beroperasi mulai bulan April (2024) sampai dengan kemarin ketangkap," kata Wira dalam konferensi persnya dikutip pada Sabtu (22/6/2024).

Wira menjelaskan awal.mula sindikat pabrik uang palsu itu dimulai dari pelaku M yang berperan sebagai pemodal.

Menurutnya M mengeluarkan dana senilai Rp300 juta untuk mendanai peralatan produksi uang palsu tersebut.

"Diawali pada bulan April 2024, tersangka M membeli peralatan untuk memproduksi uang palsu yang selanjutnya disimpan di gudang daerah Gunung Putri," ungkap Wira.

Wira menuturkan dari situ otak pelaku memulai operasi sindikat pabrik uang palsu dengan merekrut I (DPO), FF, YS, dan MCDF.

Keempat tersangka tersebut dipekerjakan M untuk memproduksi uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu hingga mempaketkannya.

Sementara A pelaku yang kini berstatus DPo berperan sebagai pembeli mesin dan alat cetak uang palsu tersebut.

"Uang palsu diproduksi di daerah Gunung Putri, namun baru selesai 50 persen masa sewa gudang habis. Sehingga, mereka berpindah ke Villa Sukaraja, Sukabumi Jawa Barat untuk melanjutkan produksi uang palsu sampai dengan pesanan yang dimintai oleh saudara P (DPO) adalah Rp 22 Miliyar," ujar Wira.

Sementara itu, Wira menjelaskan Mul Cs berhasil membuat uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu sebanyak 220 ribu lembar. 

Lantas pelaku M alias Mul membawa uang palsu tersebut ke kantor akuntan publik di daerah Kembangan, Jakarta Barat dengan bantuan MDCF untuk dijadikan sebagai tempat memotong uang palsu dan pengemasan 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti akan kita dalami apakah sekedar mengelabuhi atau memang betul-betul memang disewakan kepada akuntan publik," ucap dia.

Adapun guna mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka disangkakan Pasal 244 KUHP dan Pasal 245 KUHP Jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Merawat Hati, Menyambung Persaudaraan: Refleksi Ramadan Bersama Ustaz Zacky Mirza

Merawat Hati, Menyambung Persaudaraan: Refleksi Ramadan Bersama Ustaz Zacky Mirza

Di hadapan ratusan jemaah, Ustaz Zacky Mirza membuka tausiahnya dengan pengingat sederhana namun mendalam: Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga.
Wapres Ungkap Kondisi Presiden Iran Usai Negaranya Diserang Israel-Amerika Serikat

Wapres Ungkap Kondisi Presiden Iran Usai Negaranya Diserang Israel-Amerika Serikat

Di tengah situasi darurat akibat serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Pemerintah Iran memberikan klarifikasi soal kondisi Presiden Iran.
Marhaban Ya Final Four: 4 Kemenangan Beruntun, Alessandro Lodi Tegaskan Gresik Phonska Plus Bidik Juara Proliga 2026!

Marhaban Ya Final Four: 4 Kemenangan Beruntun, Alessandro Lodi Tegaskan Gresik Phonska Plus Bidik Juara Proliga 2026!

Empat kemenangan beruntun bukan alasan untuk berpuas diri. Pelatih Gresik Phonska Plus, Alessandro Lodi, justru berambisi juara usai lewati Final Four Proliga 2026
Gagal di Kualifikasi dan Sprint Race, Marc Marquez Sudah Keluhkan Hal Ini soal Motor Ducati

Gagal di Kualifikasi dan Sprint Race, Marc Marquez Sudah Keluhkan Hal Ini soal Motor Ducati

Marc Marquez mengawali musim MotoGP 2026 dengan langkah yang tak terlalu bagus setelah gagal di sesi kualifikasi dan sprint race GP Thailand di Sirkuit Buriram
UEA Mengutuk Keras Serangan Rudal Iran

UEA Mengutuk Keras Serangan Rudal Iran

Uni Emirat Arab mengutuk dan mengecam sekeras-kerasnya serangan rudal Iran yang terang-terangan menargetkan UEA dan beberapa negara sahabat.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Satu-satunya Wakil di Europa League

Kabar Gembira untuk John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Satu-satunya Wakil di Europa League

Kabar bahagia untuk John Herdman. Calvin Verdonk curi perhatian dengan menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang masuk ke babak 16 besar Europe League.

Trending

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Top 3 Timnas Indonesia: Gak Perlu Repot-repot Naturalisasi, Pascal Struijk Tak Habis Pikir, Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman

Top 3 Timnas Indonesia: Gak Perlu Repot-repot Naturalisasi, Pascal Struijk Tak Habis Pikir, Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman

Redaksi tvOnenews.com telah merangkum tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang menjadi pilihan redaksi. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Kabar mengenai seorang menantu yang berani perkosa terhadap ibu mertuanya. Hingga tanggapan Kemenkum mengenai status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas
Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris curiga dengan Elkan Baggott dan sebut tak punya masa depan di Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia disarankan segera pindah agar dapat bermain.
Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Kasus pembacokan dilakukan mahasiswa berinisial R (22) kepada mahasiswi berinisial F (23) di area Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau)
Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Tak disangka-sangka, ternyata Timnas Indonesia bisa melangkahi Korea Selatan dan Jepang dalam perkara ini. Hanya Timnas Indonesia yang bisa begini di Asia.
Sri Eliza, Perempuan di Balik Alex Noerdin: Setia Mendampingi hingga Akhir, Kini Jadi Sorotan Publik

Sri Eliza, Perempuan di Balik Alex Noerdin: Setia Mendampingi hingga Akhir, Kini Jadi Sorotan Publik

Sri Eliza, istri mendiang Alex Noerdin, dikenal setia mendampingi sang gubernur dua periode Sumsel hingga akhir hayat dan tetap tegar di tengah ujian keluarga.istri alex noerdin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT