News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diperiksa Sebagai Tersangka APD Kemenkes, Budi Sylvana Beri Bocoran Penentuan Harga APD Covid-19 Ditetapkan BNPB

Mantan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Budi Sylvana jalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan APD Covid-19 di Kemenkes.
Rabu, 26 Juni 2024 - 21:49 WIB
Mantan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Budi Sylvana.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Haries Muhamad

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Budi Sylvana menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid-19 di Kemenkes.

Budi sempat menyinggung mengenai perintah jabatan sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) pengganti saat proses pengadaan APD dilakukan pada awal 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengaku tidak dapat menghindar dari posisi tersebut karena ditunjuk oleh pimpinannya.   

"Saya ditunjuk sebagai PPK oleh pimpinan saya. Ya karena perintah jabatan, ya saya tidak bisa menghindar saat itu," kata Budi seusai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/6/2024).

Budi menegaskan tidak tahu mengenai proses awal pengadaan APD Covid-19.

Dirinya juga menyebutkan bukan pihak yang menetapkan harga, menunjuk vendor, dan distribusi APD. 

tvonenews

"Yang menetapkan harga bukan saya, yang menunjuk penyedia juga bukan saya. Barang itu juga sudah diambil duluan. Bukan saya yang ambil. (Yang ambil) Satgas. BNPB," katanya. 

Budi membantah pengadaan APD Covid-19 fiktif. Dikatakan, pengadaan barang tersebut memang terjadi.

Namun, berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terjadi ketidwajaran harga.

"Cuma ada ketidakwajaran harga hasil audit BPKP. Yang menetapkan harga itu bukan saya karena saya PPK pengganti," katanya. 

Budi juga membocorkan penentuan harga ditetapkan oleh BNPB.

Namun, Dia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai hal tersebut.

Budi hanya mengaku telah menjelaskan proses pengadaan APD yang diketahuinya kepada tim penyidik KPK.

"Prosesnya di BNPB saat itu. Lebih detailnya ke penyidik ya. Saya jelaskan proses dari awal sampai akhir proses ini dalam masa darurat saat itu," katanya. 

Sementara, Ali Yusuf, kuasa hukum Budi Sylvana menambahkan kliennya menggantikan PPK sebelumnya Eri Gunawan yang mengundurkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eri mengundurkan diri karena tidak pernah terlibat dan tidak pernah melihat dokumen terkait dengan penetapan kebutuhan penunjukan penyedia, hasil pekerjaan, serah terima pekerjaan sampai dengan distribusinya.

"Selain itu APD sudah didistribusikan tetapi proses pengadaan belum dilakukan itulah alasan Eri Gunawan sebagai PPK sebelumnya mengundurkan diri," imbuhnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Manfaat Program KDM Gratiskan BPJS Ketenagakerjaan untuk Petani, Nelayan sampai Sopir Ojek Online di Jabar

Begini Manfaat Program KDM Gratiskan BPJS Ketenagakerjaan untuk Petani, Nelayan sampai Sopir Ojek Online di Jabar

Kabar baik untuk warga Jabar. Sebab KDM mempunyai program menggratiskan biaya BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja informal dan rentan. Simak manfaatnya.
Bos UFC Beri Pujian Setinggi Langit kepada Petarung Berdarah Myanmar Joshua Van Usai Pertahankan Gelar di UFC 331

Bos UFC Beri Pujian Setinggi Langit kepada Petarung Berdarah Myanmar Joshua Van Usai Pertahankan Gelar di UFC 331

Joshua Van sukses mempertahankan gelar kelas terbang di UFC 331 setelah mengalahkan Alexandre Pantoja lewat keputusan bulat. Bos UFC auto beri pujian setinggi.
Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Malaysia tampaknya mengalami kesialan jelang menghadapi Timnas Indonesia. Sebab, pelatih Tan Cheng Hoe perlu melakukan perombakan dari 23 pemain yang dipanggilnya.
Video Mesum Pasangan Gay "A Day in My Life" Dijual Rp150 Ribu per Akses, Sifatnya Eksklusif

Video Mesum Pasangan Gay "A Day in My Life" Dijual Rp150 Ribu per Akses, Sifatnya Eksklusif

Video mesum pasangan gay bertema “A Day in My Life” dijual seharga Rp150 ribu per akses. Jika peminat sudah membayar, maka kode akses akan diberikan.
Link Live Streaming Final Voli Putri Asian Games 2026 Hari Ini: Ada Indonesia Vs Chinese Taipei, Jepang Lawan China

Link Live Streaming Final Voli Putri Asian Games 2026 Hari Ini: Ada Indonesia Vs Chinese Taipei, Jepang Lawan China

Link live streaming final voli putri Asian Games 2026 hari ini, Selasa (22/9/2026), bakal ada perjuangan terakhir Timnas Voli Putri Indonesia melawan Chinese Taipei. Sedangkan Jepang dan China memperebutkan medali emas di final.
Top 3 Sports: Hyundai Hillstate Umumkan Jadwal KOVO Cup 2026, Bilal Hasan Tarung di UFC 334, hingga Kenaikan Gaji Megawati Hangestri

Top 3 Sports: Hyundai Hillstate Umumkan Jadwal KOVO Cup 2026, Bilal Hasan Tarung di UFC 334, hingga Kenaikan Gaji Megawati Hangestri

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga. Berikut tiga rangkuman artikel populer tersebut.

Trending

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Aktris Prilly Latuconsina mengajak masyarakat terus berani bersuara dan melawan maraknya tindakan kekerasan seksual maupun pelecehan seksual terhadap anak.
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Akses Jalan Solok-Padang Terputus Akibat Tertutup Material

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Akses Jalan Solok-Padang Terputus Akibat Tertutup Material

Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Senin (21/9/2026) malam. Akses jalan Solok-Padang putus sementara.
Viral Video Sejoli Berseragam SMK di Cianjur Bermesraan di Gubuk, Ternyata Sudah Jadi Pasutri Sah

Viral Video Sejoli Berseragam SMK di Cianjur Bermesraan di Gubuk, Ternyata Sudah Jadi Pasutri Sah

Sejoli yang terekam video viral sedang bermesraan di sebuah gubuk menggunakan seragam sekolah SMK Negeri 1 Cidaun merupakan pasangan suami istri (pasutri) sah.
Harga Emas Antam Pada Selasa Turun Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,627 Juta/gr

Harga Emas Antam Pada Selasa Turun Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,627 Juta/gr

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Selasa, 08.49 WIB turun Rp1.000 ke angka Rp2.627.000 dari semula 2.628.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) turut turun ke Rp2.462.000 per gram.
Selengkapnya

Viral