News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menohok! Komentar Kompolnas soal Pernyataan Kapolda Sumbar Cari yang Viralkan Kasus Afif

Buntut pernyataan Kapolda Sumbar Suharyono yang akan cari orang viralkan kasus kematian Afif Maulana, di Kota Padang. Sontal membuat Kompolnas berkomentar pedas
Kamis, 27 Juni 2024 - 18:38 WIB
Menohok! Komentar Kompolnas soal Pernyataan Kapolda Sumbar Cari yang Viralkan Kasus Afif
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut pernyataan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Suharyono yang akan mencari orang yang memviralkan kasus kematian Afif Maulana, di Kota Padang, Sumbar. 

Sontak, membuat Ketua Harian Komisi Kepolisian Indonesia (Kompolnas) Benny Jozua Mamoto mengomentari pernyataan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Suharyono itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Benny, bahwa pernyataan tersebut sebaiknya tidak perlu dilontarkan.

"Mengenai statement (Kapolda Sumbar Inspektur Jenderal Suharyono) itu menurut kami memang kurang pas ya, sebaiknya itu tidak disampaikan ke publik," kata Benny Mamoto dalam diskusi bertajuk 'Penyiksaan: Asian Value?' yang diselenggarakan oleh Amnesty Internasional Indonesia pada Rabu (26/6/2024).

Benny juga mengatakan, mungkin perlu dilakukan oleh Polda Sumbar adalah penyelidikan terkait orang yang memviralkan kematian Afif Maulana (AM). 

Bahkan, kata dia, penyelidikan itu misalnya dengan mencari informasi tentang apakah ada atau tidaknya kepentingan dibalik orang yang membuat viral kematian AM.

Seperti diketahui, Suharyono menyatakan sedang mencari orang yang memviralkan kasus kematian AM. 

Dia beralasan bahwa memviralkan itu bersifat trial by the press.

Lanjutnya, istilah itu berarti justifikasi seolah-olah polisi bertindak salah, polisi telah menganiaya seseorang sehingga berakibat hilangnya nyawa orang lain. Maka dari itu, Polda Sumatera Barat sedang mencari orang yang dimaksud untuk diperiksa.

"Sejauh mana dan apa yang dia ketahui terhadap apa yang diucapkan di media sosial itu," ujar Suharyono.

Dugaan adanya penyiksaan terhadap Afif Maulana diungkap Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang. Bocah 13 tahun itu diduga disiksa polisi yang sedang berpatroli. 

Afif yang berusia 13 tahun ditemukan di bawah Jembatan Kuranji Kota Padang pada 9 Juni 2024.

"Kami menduga tewasnya Afif karena disiksa anggota ppolisi. Hal ini berdasarkan investigasi yang kami lakukan," ujar Direktur LBH Padang Indira Suryani, Kamis (20/6/2024).

Kemudian, dikatakannya,  LBH Padang menginvestigasi dengan cara menanyakan saksi kunci yakni teman korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teman korban ini terakhir kali melihat Afit di Jembatan Kuranji pada 9 Juni 2024. 

"Teman korban berinisial A itu bercerita, jika pada malam kejadian korban berboncengan dengannya di Jembatan Aliran Batang Kuranji, " ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 18 April 2026: Persija, Arema FC, dan PSM Siap Tampil

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 18 April 2026: Persija, Arema FC, dan PSM Siap Tampil

Super League 2025/2026 kembali hadirkan laga menarik pada pekan ke-28. Sabtu, 18 April 2026, menjadi momen penting sejumlah tim mengamankan posisi di klasemen.
Keras! Pramono Larang Campur Tangan Politik di Kursi Direksi BUMD DKI

Keras! Pramono Larang Campur Tangan Politik di Kursi Direksi BUMD DKI

Pramono menekankan bahwa posisi strategis di BUMD harus diisi oleh individu yang memiliki kemampuan dan rekam jejak yang mumpuni, bukan berdasarkan kepentingan tertentu.
Sempat Dinyatakan Dibuka, Iran Tegaskan Selat Hormuz Masih Terbatas

Sempat Dinyatakan Dibuka, Iran Tegaskan Selat Hormuz Masih Terbatas

Otoritas militer Iran juga dikabarkan memiliki kewenangan untuk menahan atau menolak kapal dari negara yang dianggap tidak bersahabat.
Di Hadapan Media Malaysia, Asisten John Herdman Blak-blakan Soal Timnas Indonesia

Di Hadapan Media Malaysia, Asisten John Herdman Blak-blakan Soal Timnas Indonesia

Pengakuan jujur Simon Grayson di depan media Malaysia: dari tak kenal pemain hingga mengakui kualitas Timnas Indonesia.
Gara-gara Tak Nurut, Nenek di Kediri Aniaya Cucu Balita hingga Tewas

Gara-gara Tak Nurut, Nenek di Kediri Aniaya Cucu Balita hingga Tewas

Namun, karena anak-anak tersebut tidak menuruti permintaan, pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan menggunakan benda keras.
Geopolitik Memanas, LPEI Siapkan Tameng Berlapis Jaga Pembiayaan Ekspor Tetap Sehat

Geopolitik Memanas, LPEI Siapkan Tameng Berlapis Jaga Pembiayaan Ekspor Tetap Sehat

Ketidakpastian global akibat memanasnya situasi geopolitik memaksa Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memperkuat strategi pertahanan.

Trending

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara top 10 ranking FIFA pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir tengah negosiasi demi uji coba bergengsi.
Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka tertangkap kamera melakukan pertemuan akrab dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), pada Jumat (17/4/2026)
Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Duel Gresik Phonska melawan Jakarta Pertamina Enduro di panggung Grand Final final four Proliga 2026 sudah dinanti jauh sebelum kepastian resmi. Harapan fans Gresik Phonska
Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Sudah dapat "restu" atau "lampu hijau" dari FIFA, lantas siapa saja trio maut yang siap menjalani debutnya di bawah komando John Herdman di Timnas Indonesia?
Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Nasibnya Bisa Sama dengan Cristian Gonzales, Eks Brasil U-20 Ini Punya Peluang Bela Timnas Indonesia

Mantan rekan setim Gabriel Jesus di Brasil U-20 ini ternyata bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia meskipun sama sekali tidak punya garis keturunan nusantara.
Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam mulai curiga dengan Shin Tae-yong sering ke Indonesia usai dipecat PSSI, dan menyinggung kemungkinan melatih Persija di Super League musim depan.
Selengkapnya

Viral