GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sederet Fakta Mutilasi ODGJ, Pelaku Kerap Seret Korban Seperti Kambing, Ternyata Dapat Senjata Tajam dari Sini

Terungkap sederet fakta kasus mutilasi ODGJ di Garut, Jawa Barat. Diduga pelaku juga sesama ODGJ dan sering terlihat bersama dengan korban sebelum pembunuhan.
Selasa, 2 Juli 2024 - 10:18 WIB
Misteri Mutilasi ODGJ di Garut Temui Titik Terang, Polisi Temukan Petunjuk Baru Ungkap Pelaku Pakai Senjata dari Pihak Ini
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ini sederet fakta kasus mutilasi ODGJ di Garut, Jawa Barat. Diduga pelaku juga sesama ODGJ dan sering terlihat bersama dengan korban.

Belakangan viral di media sosial video seorang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tengah tebar senyuman di samping ceceran tubuh manusia di Garut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa mutilasi yang terjadi di Garut itu diduga terjadi kepada ODGJ dilakukan oleh ODGJ lainnya.

Meski demikian, kini polisi tengah mendalami kejadian mutilasi ini sementara terduga pelaku sudah diamankan.

Sementara ini terungkap sederet fakta tentang kasus mutilasi ODGJ di Garut. Berikut rinciannya.

Pelaku seret korban seperti kambing

Selama tiga hari sebelum peristiwa mutilasi, warga mengatakan kedua ODGJ itu sering terlihat bersama.

Meski demikian, perilaku mereka sangat aneh. Korban terlihat diikat dan digiring seperti kambing.

"Pelaku dan korban sering mondar-mandir bersama di sekitar sini, ya nganggapnya warga sini keduanya gangguan jiwa karena perilaku aneh dan terlihat korban sering ditarik seperti kambing," kata warga sekitar bernama Dea, dikutip Selasa (2/7/2024).

Selain itu, saat digiring oleh terduga pelaku, korban hanya menggunakan sarung yang tidak dipasang dengan benar.

Sehingga warga sering memberikan baju kepada korban agar auratnya tertutup.

Pelaku dapatkan senjata tajam dari sini

Di dalam video yang viral, pelaku mutilasi terlihat memamerkan pisau yang cukup panjang.

Sambil tersenyum, pelaku itu berjongkok di antara ceceran tubuh korban dan menunjukkan pisau dengan sarung berwarna coklat.

Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menemukan bahwa pelaku mendapatkan senjata tajam itu dari rumah pandai besi.

Tempat pandai besi itu juga terlihat banyak bercak darah, diduga menjadi tempat terjadinya mutilasi.

"Diduga benda tajam yang digunakan pelaku berasal dari tempat pandai besi," kata Kasatreskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo.

12 potongan tubuh

Polisi menemukan bahwa potongan tubuh korban dimutilasi menjadi 12 bagian.

Saat ini, 12 potongan tubuh itu sudah terkumpul dan diamankan di RSUD dr Slamet Garut.

"Ada 12 bagian, dari tangan, kaki, untuk badan masih menyatu dengan kepala, dan lainnya," kata Ari menjelaskan.

Adapun rinciannya, potongan tubuh korban diletakkan di dua karung bekas.

Polisi belum tentukan jika pelaku ODGJ

Meski berperilaku aneh, polisi saat ini belum menetapkan jika pelaku adalah ODGJ.

Oleh karenanya, saat ini pelaku sudah berstatus tersangka, bukan dibawa ke rumah sakit jiwa.

Saat ini, polisi masih membawa pelaku ke tim ahli kejiwaan di RSUD dr Slamet Garut untuk diketahui rekam medisnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kompolnas Hadiri Sidang Etik AKBP Didik Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Beri Peringatan Ini untuk Polisi

Kompolnas Hadiri Sidang Etik AKBP Didik Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Beri Peringatan Ini untuk Polisi

Kompolnas turut hadir dalam sidang etik Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro di Mabes Polri. Kompolnas pun mengingatkan soal ini untuk Polri.
Jelang MotoGP 2026, Jorge Martin Mengaku Meminta Nasihat Pada Marc Marquez Sebelum Dirinya Melakukan...

Jelang MotoGP 2026, Jorge Martin Mengaku Meminta Nasihat Pada Marc Marquez Sebelum Dirinya Melakukan...

Persiapan dari juara dunia tahun 2024, Jorge Martin, menuju MotoGP 2026 nampaknya kembali tidak berjalan mulus.
Di Forum Business Summit AS, Prabowo Cerita Komitmen atas Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Di Forum Business Summit AS, Prabowo Cerita Komitmen atas Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Presiden RI Prabowo Subianto membuka langsung alasan di balik prioritas besar pemerintahannya mempercepat pembangunan manusia.
Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Kompolnas angkat bicara soal peluang sanksi yang akan didapatkan AKBP Didik Putra Kuncoro terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Peluang PTDH sangat besar.
Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Hasil analisa dan pengalaman suporter Persija Jakarta, the Jakmania away days ke Bali. Tidak hanya dukung Persija, tetapi meningkatkan perekonomian warga lokal.
Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Isu Cole Palmer ke MU memanas setelah unggahan temannya viral. Bintang Chelsea itu disebut rindu Manchester dan terbuka hengkang pada 2026.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT