News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ormas Ini Terang-terangan Bela Ketua KPU dari Tindakan Asusila terhadap Anggota PPLN, Pemuda Aswaja: Ada Operasi Politik Menjatuhkan Hasyim Asy’ari

Hasyim Asy’ari yang diperhentikan dari Ketua KPU akibat asusila dinilai merupakan bagian operasi politik untuk menjatuhkan kader Banser tersebut.
Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:52 WIB
Hasyim Asy'ari
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap untuk Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari terkait kasus dugaan asusila.

Hasyim Asy’ari yang diperhentikan dari Ketua KPU akibat asusila dinilai merupakan bagian operasi politik untuk menjatuhkan kader Banser tersebut. Operasi politik dengan memanfaatkan perempuan sebagai umpannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya melihat kasus menimpa Hasyim ini penuh dengan intrik politik. Ini bagian operasi politik untuk menjatuhkan Hasyim Asy’ari,” kata Koordinator Pemuda Aswaja Nur Khalim dalam pernyataan tertulis, Jumat (5/7/2024).

Menurut Nur Khalim, Hasyim telah sukses menyelenggarakan Pemilu 2024 dan ada pihak-pihak yang tidak terima. “Sejak awal Hasyim ini sudah ditarget untuk dijatuhkan mulai dari wanita emas sampai kemunculan Cindra Aditi Tejakinkin. “Wanita bernama Cindra Aditi Tejakinkin diduga bagian dari agen untuk menjatuhkan Hasyim Asy’ari,” tegasnya.

Kata Nur Khalim, sejak awal, Cindra Aditi Tejakinkin sudah mempunyai target terhadap Hasyim Asy’ari termasuk terpilihnya menjadi PPLN Den Haag Belanda. “Yang namanya menjalankan operasi politik tentunya sudah diskenariokan secara matang,” ungkap Nur Khalim.

Nur Khalim mengatakan, operasi politik terhadap Hasyim Asy’ari mempunyai target menjatuhkan nama besar Banser. “Lihat saja opini yang berkembang nama besar sudah dibawa dalam kasus ini,” pungkasnya.

DKPP RI meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Sidang Putusan Nomor Perkara 90-PKE-DKPP/V/2024 tersebut dimulai pukul 14.10 WIB, dan dibuka oleh Ketua DKPP RI Heddy Lugito. Adapun Hasyim hadir secara daring dalam persidangan tersebut melalui aplikasi telekonferensi Zoom.

"Dengan ini saya menyatakan dibuka, dan terbuka untuk umum," kata Heddy membuka sidang.

Sebelumnya, pada Kamis, 18 April 2024, Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dilaporkan ke DKPP RI oleh Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum dan Pilihan Penyelesaian Sengketa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH-PPS FH UI) dan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK).

Kuasa Hukum korban menjelaskan bahwa perbuatan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari sebagai teradu termasuk dalam pelanggaran kode etik berdasarkan Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kuasa hukum korban, Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari sebagai teradu mementingkan kepentingan pribadi untuk memuaskan hasrat seksualnya kepada korban.

Hasyim menjalani persidangan pertama pada Rabu (22/5) yang berakhir sekitar pukul 17.15 WIB. Dia juga hadir dalam persidangan kedua atau terakhir pada Kamis (6/6) yang selesai pada pukul 12.45 WIB. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Voxpol Center menunjukkan masyarakat Indonesia masih menaruh optimisme tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
‎Igor Tolic Ungkap Penyebab Utama Persib Bandung Takluk dari Madura United

‎Igor Tolic Ungkap Penyebab Utama Persib Bandung Takluk dari Madura United

Persib Bandung harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor tipis 0-1 pada pertandingan pekan keenam Super League 2026/2027
KRL Lintas Cikarang Alami Keterlambatan Hari Ini 23 Oktober 2026, Ada Truk Mogok Dekat Stasiun Cikarang

KRL Lintas Cikarang Alami Keterlambatan Hari Ini 23 Oktober 2026, Ada Truk Mogok Dekat Stasiun Cikarang

KRL lintas Cikarang atau “Blue Line” mengalami keterlambatan hari ini, Jumat, 23 Oktober 2026. Keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Cikarang yang disebabkan oleh adanya truk mogok di perlintasan dekat Stasiun Cikarang.
Target Asian Para Games 2026 Terpenuhi, Tim Indonesia Fokus Ubah Klasemen di Hari-hari Terakhir Kompetisi

Target Asian Para Games 2026 Terpenuhi, Tim Indonesia Fokus Ubah Klasemen di Hari-hari Terakhir Kompetisi

Tim Indonesia berhasil menjawab target Asian Games 2026 dengan kini memiliki 10 medali emas, 13 medali perak dan 35 perunggu.
6 Link Twibbon Hari Dokter Nasional 2026, Download dan Bagikan ke Media Sosial

6 Link Twibbon Hari Dokter Nasional 2026, Download dan Bagikan ke Media Sosial

Berikut kumpulan link twibbon Hari Dokter Nasional 2026, download dan bagikan ke media sosial sebagai upacan.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Selengkapnya

Viral