Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah insiden berdarah terjadi di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10). Mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) berinisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah terkait renovasi rumah.
Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra, mengonfirmasi bahwa korban merupakan eks dari satuan elite TNI AD tersebut. MF mengalami luka cukup serius di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam.
"Benar ada keributan berujung pembacokan antartetangga. Korban mantan anggota TNI berinisial MF menderita luka bacok di kepala bagian kanan," ujar Andre saat dikonfirmasi, Kamis (22/10).
Kronologi Cekcok Berdarah
Peristiwa bermula saat istri pelaku menegur seorang mandor bangunan berinisial AS agar menghentikan aktivitas renovasi di sebelah rumah mereka.
Namun, korban yang merasa memiliki kewenangan, justru menginstruksikan mandor tersebut untuk terus melanjutkan pekerjaan.
Situasi memanas ketika pelaku datang dan langsung terlibat adu mulut dengan korban.
Tak berhenti pada ancaman verbal, JB kemudian mengeluarkan golok dan mencoba menyerang MF.
Dalam sebuah tindakan pertahanan diri, MF sempat menantang pelaku hingga terjadi aksi saling serang.
Upaya pembacokan pertama sempat meleset, namun sabetan kedua berhasil mengenai kepala bagian kanan MF.
Meski terluka, naluri tempur sang mantan prajurit elite ini tetap tajam. Ia dapat melumpuhkan tetangganya itu dengan cara membantingnya ke lantai.
Pelaku Ikut Dirawat
Akibat perkelahian tersebut, kedua pihak sama-sama mengalami luka parah.
MF segera dilarikan ke RS Mayapada JGC untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pelaku JB juga harus dilarikan ke RS Islam Pondok Kopi karena mengalami luka di bagian leher dan pelipis setelah dibanting oleh korban.
“Pelaku juga mengalami luka akibat dibanting korban. Dirawat di RS Islam Pondok Kopi akibat alami luka di leher dan pelipis,” ujar Andre.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sebilah golok yang digunakan pelaku. (ars/dpi)
Load more