GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Korban Salah Tangkap, Pegi Ceritakan Kehidupannya di Penjara: Diteriakin, Dicemooh, Dicaci Maki, Tapi...

Nama Pegi Setiawan makin menjadi sorotan setelah disebut menjadi korban salah tangkap di kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon.
Rabu, 10 Juli 2024 - 06:54 WIB
Pegi Setiawan
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Pegi Setiawan makin menjadi sorotan setelah disebut menjadi korban salah tangkap di kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon.

Tuntutan yang diberikan kepada Pegi itu akhirnya dicabut lantaran tidak terbukti bersalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Status tersangkanya diseut tidak sah dan batal demi hukum atas putusan hakim Erma Sulaemam di PN Bandung.

Meskipun demikian, ia sudah mendekam di penjaran selama ini. Kini Pegi Setiawan menceritakan kehidupannya selama ditahan di Mapolda Jawa Barat selama 48 hari itu.

Saat pertama kali masuk, Pegi mengaku mendapatkan perilaku tak menyenangkan.

"Alhamdulillah, di sana itu di dalam kondisi sangat baik sekali. Awal pertama masuk memang saya kan wajar diteriakin terus dicemooh, dicaci maki," ujar Pegi dalam keterangannya mengutip YouTube Kompas TV pada Rabu (10/7/2024).

Meskipun sempat dicemooh, Pegi mengatakan selanjutnya mendapatkan perlakuan yang baik bahkan dukungan kepadanya.

Selama mendekam di penjara, Pegi menyebut sering diarahkan agar mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperdalam agama.

"Seiring berjalannya waktu, beberapa hari kemudian mereka mulai pada baik sama saya, mulai pada iba sama saya, mulai men-support saya terutama para petugas-petugas, mereka pada baik-baik sama saya. Mereka sama sekali tidak menyentuh saya," beber Pegi.

"Bahkan mereka membimbing saya untuk mengarahkan saya untuk lebih dekat kepada yang di atas, untuk bisa lebih banyak memperdalam agama saya, ngaji," sambungnya.

Pegi mengungkapkan kehidupannya di dalam pemjara tak seseram yang dibayangkan. Ia bahkan sering mendapatkan perlakuan baik dari tahanan lain hingga petugas.

"Terus mereka juga selalu membimbing, selalu memberikan arahan-arahan yang baik kepada saya dan kepada semua warga binaan yang ada di dalam," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Eks Kabareskrim, Susno Duadji menduga pelaku utama pembunuhan Vina dan Eky Cirebon 2016 silam merupakan sosok yang selama ini muncul di publik.

Ia mengaku mencurigai sosok Aep yang kerap muncul dan disebut sebagai saksi. Susno Duadji menyebut bisa jadi Aep adalah tersangka kasus kematian Vina.

Ia mengatakan bahwa kasus Vina dan Eky ini sudah banyak kejanggalan. Sepeti hasil laporan Iptu Rudiana.

Dalam laporan Iptu Rudiana dikatakan bahwa ada 11 pelaku di kasus pembunuhan Vina dan Eky. Padahal ayah Eky itu tidak ada di lokasi kejadian.

Susno Duadji juga mengatakan ada kejanggalan dalam BAP saat ia membaca. Menurutnya kesaksian Aep memiliki kejanggalan yang nyata.

“Kalau saya jadi penyidik sekarang ini yang saya perdalam adalah Aep, kenapa? adanya nama 11 orang ini berasal dari berita acara Rudiana, Rudiana tidak ada di TKP, dia dari Aep, Dede, dan Mel-Mel,” kata Susno Duadji mengutip kanal YouTube INews, Rabu (10/7/2024).

Susno Duaji juga meminta agar Iptu Rudiana diperiksa mengenai keterangannya yang menyebut ada 11 nama pelaku.

Jika Iptu Rudiana mengetahui itu dari Aep, maka Aep harus membeberkam asal ia mengetahui 11 nama tersebut.

“Jangan-jangan si Aep ini pelakunya, kok dia bisa tahu persis, semoga si Aep gak kabur,” lanjut Susno.

Diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat telah mengabulkan permohonan gugatan sidang praperadilan dari Pegi Setiawan. 

Hakim tunggal PN Bandung, Eman Sulaeman mengatakan bahwa penetapan Pegi sebagai tersangka pembunuhan Vina dan Eky oleh Polda Jabar tidak sesuai dengan prosedur.

Hal ini artinya status tersangka Pegi Setiawan resmi dicabut.

Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu juga bebas dari penjara karena tidak terbukti sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) pembunuhan Vina dan Eky Cirebon.

Lantas apa tawaran menarik dari Hotman Paris usai Pegi Setiawan dinyatakan bebas? Simak artikelnya berikut.

Hotman Paris merupakan kuasa hukum keluarga Vina Cirebon. 

Meski demikian, pengacara kondang ini kerap kali menyoroti Pegi Setiawan sejak pertama kali ditangkap pihak kepolisian. 

Hotman merasa ada banyak kejanggalan. Kini, Pegi Setiawan resmi dinyatakan tidak bersalah, Hotman Paris langsung mengajaknya untuk bertemu.

Dalam sebuah video yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya, Hotman Paris nampak menawarkan Pegi dan pengacaranya untuk makan bersama.

Dalam caption postingan Hotman, dia menuliskan kata "Vina??”. 

"Pegi saya undang ke Hotmen untuk makan ramen. Kalau ada waktu datang bersama pengacaranya. Saya tunggu ya," ucap Hotman Paris memberi pesan pada Pegi dilansir tvOnenews dari Instagram @hotmanparisofficial.

Dipantau tvOnenews, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Pegi Setiawan. 

Namun postingan tersebut ramai dibanjiri komentar dari netizen. 

Banyak yang meminta tolong pada Hotman Paris untuk menemukan tersangka sesungguhnya kasus kematian Vina Cirebon.

“Sekarang tugas nya tim kuasa hukum vina untuk tuntut polda jabar menyelesaikan kasus ini dengan menangkap tersangka sesungguhnya,” kata netizen.

“Alhamdulillah pegi dah bebas smoga tdk ada lg salah tangkap, kasih kerjaan bng si pegi biar bisa punya kehidupan lebih baik untuk ibu dn masa depannya,” ujar netizen lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bantu pegi supaya dapet uang ganti rugi bang Hotman.. karna pegi sudah rugi materi,rugi waktu dan nama baik sudah tercemar,” sambung netizen. (hnf/ree)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

David Benavidez Siap Duel Tinju Lawan Canelo Alvarez, Asalkan Penuhi Syarat Ini

David Benavidez Siap Duel Tinju Lawan Canelo Alvarez, Asalkan Penuhi Syarat Ini

David Benavidez mengaku dirinya terbuka melawan Saul Canelo Alvarez, namun ia juga memasang syarat yang harus dipenuhi jika duel tinju dunia tersebut ingin terealisasi.
Juventus Dirugikan Kartu Merah Kontra Galatasaray, Media Italia Protes Keras kepada Wasit: Itu Dibuat-buat!

Juventus Dirugikan Kartu Merah Kontra Galatasaray, Media Italia Protes Keras kepada Wasit: Itu Dibuat-buat!

Media Italia melakukan protes keras usai Juventus disingkirkan Galatasaray dari pentas Liga Champions. Insiden kontroversial kembali terjadi yang merugikan Si Nyonya Tua.
Dari Amman ke Abu Dhabi, Prabowo Lanjut Perkuat Poros Strategis Indonesia–Uni Emirat Arab

Dari Amman ke Abu Dhabi, Prabowo Lanjut Perkuat Poros Strategis Indonesia–Uni Emirat Arab

Presiden Prabowo Subianto melanjutkan safari diplomasi Timur Tengah dengan mendarat di Presidential Flight Airport, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Dari Board of Peace hingga Two State Solution, Ini Isi Pertemuan Prabowo–Raja Yordania Abdullah II

Dari Board of Peace hingga Two State Solution, Ini Isi Pertemuan Prabowo–Raja Yordania Abdullah II

Indonesia dan Yordania sepakat mempererat sinergi dalam merespons situasi kemanusiaan di Gaza.
Kasus Dwi Sasetyaningtyas Viral, Empat Alumni LPDP Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp2 Miliar, Ada yang Masih Nyicil

Kasus Dwi Sasetyaningtyas Viral, Empat Alumni LPDP Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp2 Miliar, Ada yang Masih Nyicil

Direktur Utama LPDP, Sudarto, menyampaikan bahwa hingga 31 Januari 2026 terdapat delapan alumni yang dijatuhi sanksi pengembalian dana.
Punya 1.001 Cara agar Tak Terdeteksi Aparat, Pria di Bandung Barat Edarkan Sabu dalam Cangkang Keong Sawah

Punya 1.001 Cara agar Tak Terdeteksi Aparat, Pria di Bandung Barat Edarkan Sabu dalam Cangkang Keong Sawah

Punya 1.001 cara agar tak terdeteksi aparat, pria di Bandung Barat mengedarkan sabu dalam cangkang keong sawah. 

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali dipercaya tampil sebagai starter saat LOSC Lille menghadapi Angers SCO pada pekan ke-23 Ligue 1 2025/2026. Laga
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

AFC resmi menghukum PSSI jelang FIFA Series 2026 akibat pelanggaran aturan laga internasional. Denda dijatuhkan, apakah ada dampaknya ke Timnas Indonesia?
Takjub! Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Segera Bangun Masjid dan Lapangan Sepakbola

Takjub! Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Segera Bangun Masjid dan Lapangan Sepakbola

Masyaallah, kabar gembira dari Ragnar Oratmangoen yang merencanakan bangun Masjid dan Lapangan Sepakbola.
Menohok! Ketua BEM UGM Diteror usai Kritik MBG, Adian Napitupulu: Sudah Enggak Laku, Bukan Zamannya

Menohok! Ketua BEM UGM Diteror usai Kritik MBG, Adian Napitupulu: Sudah Enggak Laku, Bukan Zamannya

Ketua DPP PDIP Adian Napitupulu buka suara terkait kasus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM Tiyo Ardianto yang mendapat teror usai mengkritik pemerintah.
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT