Menohok! Ketua BEM UGM Diteror usai Kritik MBG, Adian Napitupulu: Sudah Enggak Laku, Bukan Zamannya
- Instagram @bem.ugm
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDIP Adian Napitupulu buka suara terkait kasus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto yang mendapat teror usai mengkritik pemerintah.
Adian menilai aksi teror yang ditujukan untuk pengkritik pemerintah sudah tidak relevan untuk zaman sekarang.
“Teror itu sudah enggak laku ya, sudah bukan zamannya. Itu zaman dulu,” tegas Adian di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

- Julio Trisaputra/tvOnenews.com
Dia menuturkan perbedaan pendapat dan kritikan yang dilayangkan masyarakat kepada pemerintah merupakan hal biasa dalam berdemokrasi.
Menurut Adian, kritikan masyarakat harus ditanggapi dengan baik.
Dia menyebut pemerintah bisa merespons kritikan tersebut dengan argumen tandingan.
“Kalau kemudian kita hidup di zaman sekarang, kita harus lebih beradab. Perbedaan pendapat itu sesuatu yang biasa. Duduk di meja sama-sama, sampaikan argumentasi masing-masing, dan biarkan rakyat menjadi jurinya melihat itu,” ujarnya.
“Dibandingkan teror-teror, teror-teror dan menurut saya pelaku teror itu sudahlah, hentikan kalau kalian mau Indonesia menjadi semakin lebih beradab,” sambung Adian.
Mantan aktivis 1998 itu menambahkan bahwa aksi teror dalam merespons kritikan tidak akan membawa Indonesia pada kemajuan.
“Tindakan teror dalam segala bentuknya itu tidak akan membawa kita pada kemajuan, tapi membawa kita pada kemunduran,” pungkasnya. (saa/muu)
Load more