GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disambangi 2 Menteri, Apkasi Sukses Tutup Pameran AOE dan APN 2024

Apkasi berhasil mendatangkan puluhan ribu pengunjung ke pameran AOE dan Apkasi Procurement Network (APN) Tahun 2024, di Hall A dan Hall B Gedung JCC Senayan.
Minggu, 14 Juli 2024 - 13:24 WIB
Disambangi 2 Menteri, Apkasi Sukes Tutup Pameran AOE & APN 2024.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berhasil mendatangkan puluhan ribu pengunjung ke pameran Apkasi Otonomi Expo (AOE) dan Apkasi Procurement Network (APN) Tahun 2024 yang digelar di Hall A dan Hall B Gedung JCC Senayan.

Apkasi juga mendapat banyak apresiasi karena kreatif mengemas acara pameran dengan menghadirkan side event manarik, sehingga animo pengunjung tetap tinggi hingga ujung event, Jumat (12/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari terakhir pelaksanaan pameran AOE dan APN 2024, dimeriahkan berbagai acara menarik mulai dari pukul 10.00 WIB hingga sore hari pada penutupan sekitar pukul 17.00 WIB.

Disela-sela acara Fashion Show, dimana para model finalis jebolan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2024 sedang memeragakan busana rancangan desainer lokal sekaligus Polire, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo hadir di area panggung, sehingga menambah kemeriahan acara.

Menurut Dito, acara seperti ini tentu sangat penting bagi peserta pameran untuk meningkatkan promosi potensi unggulan daerah, termasuk tadi memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak muda, putra-putri daerah tampil membawakan kreatifitasnya seperti menampilkan tarian Senin budaya.

tvonenews

"Ini tentu harus kita apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah tampil di even sebesar ini,” papar Menpora Dito dalam keterangannya, Minggu (14/7/2024).

Menpora juga mengapresiasi Apkasi dan jajaran Dewan Pengurus Apkasi serta pemerintah daerah yang sangat kompak menggelar pameran promosi potensi daerah.

“Pastinya kita sangat mengapresiasi, di mana Ketum Apkasi sudah rutin membuat Apkasi Otonomi Expo. Kita bisa lihat ketika kita datang ke JCC ini, bisa langsung mempelajari bagaimana perkembangan kemajuan kabupaten se-Indonesia. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh bupati, seluruh kepala dinas dan jajarannya di sini bisa menjadi ajang pertemuan dan saling bertukar informasi maupun opportunity,” tambah Menpora Dito.  

Hal yang sama juga disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, yang mengirimkan video ucapan dan dukungan pada penutupan pameran AOE dan APN 2024.

Sandiaga mengapresiasi Apkasi yang concern dan berkomitmen kuat dalam membangun daerah melalui berbagai promosi potensi daerah, termasuk mendorong pemanfaatan platform digital seperti e-catalog LKPP untuk mendukung program digitalisasi pemerintah.

Dia juga menyampaikan selamat bagi seluruh jajaran Pengurus Apkasi yang telah berhasil melaksanakan pameran Apkasi Otonomi Expo 2024 dan Apkasi Procurement Network Tahun 2024.

"Acara ini tentu kita harapkan mampu meningkatkan strategi, termasuk optimalisasi berbagai promosi komoditas unggulan daerah dan UMKM daerah, termasuk soal pemanfaatan digitalisasi dan penggunaan platform digital seperti e-catalog LKPP. Saya berharap, kolaborasi pentahelix terus kita manfaatkan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan UMKM,” ungkap Sandiaga Uno.

Sementara itu, Ketua Umum Apkasi, Sutan Riska Tuanku Kerjaan, menyampaikan aparesiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta dan pengunjung yang turut memeriahkan acara tahunan Apkasi.

“Rakernas dan pameran berjalan dengan baik. Saya tentu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran Apkasi yang sangat mendukung seluruh acara ini. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta eksibitor yang telah memberikan warna-warni, sehingga setiap stand terlihat menarik. Saya berharap tahun depan kita bisa laksanakan yang lebih meriah,” tegas Bupati Dharmasraya itu.

Hal yang sama juga disampaikan Bendahara Umum Apkasi, yang juga Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, saat menyampaikan sambutan penutup pameran AOE dan APN 2024.

“Alhamdulillah, laporan yang saya terima, pelaksanaan pameran AOE dan APN 2024 semua berjalan lancar. Saya berharap, daerah mendapatkan pelajaran berharga dari pameran ini. Baik itu soal promosi potensi daerah, termasuk pengetahuan tentang e-catalog LKPP yang harus kita dukung untuk memajukan Perusahaan Dalam Negeri  melalui Tingkat Kandungan Dalam Negari (TKDN), termasuk memberikan peluang bagi UMKM dalam Pengadaan Barang/Jas Pemerintahan,” bebernya.

Ajang Pentas Seni Budaya dari Berbagai Daerah 

Sejak pukul 10.00 WIB, area panggung utama pameran AOE dan APN 2024 memang ramai pengunjung untuk melihat langsung performance perwakilan daerah membawakan berbagai tarian, termasuk fashion show yang dikemas dalam Wastra Nusantara.

Para finalis Putri Otonomi Indonesia juga berhasil memukau pengunjung dengan atraksi catwalk memukau membawakan koleksi brand Polire. 

Sebelumnya, puluhan putra-putri dari berbagai daerah, menampilkan tarian-tarian khas daerah masing-masing dan mampu memukau ratusan penonton yang memenuhi area panggung.

Para penari yang didatangkan langsung dari daerah ini memang menjadikan ajang pameran Apkasi ini untuk ‘unjuk gigi’, sekaligus menambah pengalaman tampil di panggung-panggung skala nasional.

“Senang dan bangga. Selama ini hanya tampil di daerah, dengan tampil di Jakarta dan di pameran besar seperti ini, rasa percaya diri saya semakin tinggi,” ucap Rara, penari asal Lampung Tengah, setelah tampil memukau membawakan tarian ‘Pineng Ngerabung Sanggagh’.  

Selama hampir dua jam penonton disuguhi tarian indah dan menawan dari berbagai daerah, yang ditampilkan secara profesional.

Diawali dengan tarian ‘Labuhan Merapi’ dari Kabupaten Sleman, tari ‘Merudung Pebatun de Bernuansa’ dari Kabupaten Bulungan, tari ‘Mawurake’ dari Kabupaten Morowali Utara, tari musik ‘Gamparan Belapati’ dari Kabupaten Serang, tarian ‘Pineng Ngerabung Sanggagh’ dari Kabupaten Lampung Tengah, tarian ‘Tatak Manapu Kopi’ dari kabupaten Pakpak Bharat,tarian ‘Purnamasari Pakuan Pajajaran’ dari Kabupaten Bogor, dan tari ‘Wiwi Ndahi’ dari Kabupaten Kolaka.     

“Sebenarnya, animo peserta dari daerah untuk mengirimkan kelompok penari sangat tinggi. Bahkan kami harus membatasi jumlah peserta mengingat berbagai pertimbangan waktu tampil yang sangat terbatas. Kami berharap, panggung untuk generasi muda, nantinya semakin terbuka dan para muda-mudi ini mendapatkan jam tampil dalam mempromosikan budaya daerahnya, khususnya tari-tarian yang menurut saya sangat menawan,” jelas Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang yang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana event.

Dalam laporannya saat penutupan AOE dan APN 2024, Sarman juga memaparkan side event yang dilaksanakan Apkasi mendapatkan apresiasi dari para pengunjung, eksibitor, termasuk jajaran Dewan Pengurus Apkasi.

“Apkasi tentu terus berusaha mengkaji berbagai side event yang pas dan tepat, bisa kita suguhkan kepada pengunjung, dan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan bagi para pengunjung maupun eksibitor dari pemerintah daerah. Inovasi dan kreativitas tentu akan kami lakukan sehingga AOE dan APN tetap menjadi event pameran potensi daerah terbesar di Indonesia,” ujar Sarman.

Berdasarkan data akses dan registrasi di pintu masuk, jumlah pengunjung pameran AOE dan APN 2024 hingga hari terakhir mencapai 10.000-an pengunjung.

Apkasi tahun ini juga memeriahkan pameran dengan pengundian doorprize dengan hadiah utama Sepeda Motor Honda dan puluhan hadiah lainnya seperti AC, Smartphone, Smartwatch, hingga Tab terbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apkasi juga mengumumkan pemenang Anugrah Jurnalistik Apkasi 2024 kategori media cetak dan media online.

Pada kesempatan tersebut, Apkasi juga mengumumkan pemenang video kreatif termasuk Stand Terbaik untuk AOE dan APN 2024.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Operasi pemadaman kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, melibatkan teknologi mutakhir. 
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa bakal menerbitkan skema layer baru tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang ditarget efektif pada Juni 2026.
Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Insiden kebakaran hebat yang melanda deretan gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, diiringi dengan rentetan ledakan keras. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Selengkapnya

Viral