News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Semua Informasi, Ketua RT Pasren Saksi Kasus Vina Blak-blakan Sebut Hal Ini Soal Para Terpidana dan Pegi Setiawan

Ketua RT Abdul Pasren yang terseret kasus Vina akhirnya angkat bicara. Ia memberikan bantahan terhadap semua informasi yang beredar soal terpidana dan Pegi.
Selasa, 16 Juli 2024 - 08:18 WIB
Bantah Semua Informasi, Ketua RT Pasren Saksi Kasus Vina Blak-blakan Sebut Hal Ini Soal Para Terpidana dan Pegi Setiawan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua RT 02 Kelurahan Karyamulya, Kota Cirebon, Abdul Pasren akhirnya muncul ke publik dan langsung membantah semua informasi yang beredar soal dirinya mengenai kasus Vina.

Pasren adalah Ketua RT yang menurut para terpidana, rumahnya dijadikan tempat berkumpul di malam pembunuhan Vina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para terpidana juga mengaku bahwa di malam pembunuhan Vina dan Eky atau 27 Agustus 2016 mereka sedang mabuk bersama anak Ketua RT yang bernama Kahfi.

Berdasarkan keterangan terpidana kasus Vina, setelah mabuk mereka kemudian tidur bersama hingga pagi hari di rumah Pasren.

Sehingga, tidak mungkin sekitar pukul 21.00-23.00 WIB mereka keluar untuk melakukan pembunuhan terhadap Vina dan Eky.

Pernyataan para terpidana kasus Vina ini pun diperkuat oleh sejumlah teman yakni Teguh dan Pramudya, keduanya juga mengaku tidur di rumah Pasren.

Walaupun demikian, semua hal ini dibantah oleh Pasren setelah akhirnya ia muncul ke publik.

Ia berani bersaksi bahwa para terpidana kasus Vina yang saat ini ditahan tidak pernah sekalipun menginap di rumahnya.

"Tidak nginap di rumah saya, tidak ada yang nginap," kata Pasren, saat diwawancarai dalam kanal YouTube iNews berjudul Eksklusif! Abdul Pasren: Para Terpidana Kasus Vina Ini Tak Pernah Menginap di Rumah Saya - AB+ 15/07 dikutip Selasa (16/7/2024).

Diketahui, Pasren memiliki dua rumah yang saling berdampingan.

Para terpidana mengaku menginap di rumah Pasren yang terletak di sebelah rumah utama.

Ketua RT itu pun membantah bahwa para terpidana pernah menginap di satu pun rumahnya.

"Jadi tidak nginap di rumah saya, sedangkan saya tidur di rumah sendiri, itu sebelah rumah saya," kata dia menjelaskan.

Ia pun mengaku tidak tahu kebiasaan para terpidana sehari-hari di sekitar rumahnya.

Hal yang didengarnya adalah pada malam kejadian, para terpidana itu sedang berada di rumah Nining yang merupakan warung kelontong.

Pasren menyebutkan, sekitar pukul 21.00 ia sudah tidur sehingga sama sekali tidak tahu apa yang terjadi.

Selain itu, pada saat ditunjukkan wajah Pegi Setiawan, Pasren mengaku tidak pernah mengenalnya.

Ia mengatakan, hanya mengenal ketujuh terpidana kecuali Rifaldy karena merupakan pemuda yang tinggal di kampungnya.

Teman Terpidana Mengaku Dipaksa Beri Kesaksian Palsu

Sementara itu, sebelumnya dua teman terpidana yaitu Teguh dan Pramudya mengaku sempat dipaksa memberikan kesaksian palsu tahun 2016 lalu.

Pada tahun 2016, Teguh dan Pramudya diminta mengaku oleh polisi tidak ikut menginap di rumah Ketua RT, padahal kenyataannya mereka ikut menginap dengan para terpidana.

Mereka pun mengatakan sempat diancam jika tidak mengatakan keterangan sesuai arahan maka akan ikut dijebloskan ke penjara.

Meski demikian, keterangan Pasren kali ini kembali bertolak belakang dengan para terpidana dan temannya yang mengaku dipaksa beri kesaksian palsu.

Hingga saat ini penanganan kasus Vina masih terus dilakukan dan pihak polisi masih mengumpulkan berbagai keterangan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral