News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakak Vina Bocorkan Fakta Mengejutkan Soal Handphone Milik Sang Adik yang Disita Polisi: Seperti Ada yang Dihapus

Sebuah fakta baru diungkapkan kakak Vina, Marliyana soal barang pribadi milik sang adik yakni handphone setelah terjadi kasus pembunuhan. Ia mengatakan bahwa..
Minggu, 21 Juli 2024 - 07:58 WIB
Kakak Vina Marliyana dan foto Vina
Sumber :
  • Kolase YouTube Uya Kuya/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kakak Vina, Marliyana kembali membeberkan fakta mengejutkan soal barang pribadi milik Vina, yaitu handphone setelah kejadian pembunuhan.

Setelah Vina meninggal, barang pribadinya pun diserahkan kepada keluarga termasuk handphone.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marliyana mengatakan handphone Vina ada pada dirinya selama sekitar tiga hari sebelum diambil polisi untuk menjadi barang bukti.

Selama kasus Vina bermula itu, ia mencoba melihat handphone milik sang adik dan menemukan ada hal aneh.

Ia mengungkapkan bahwa handphone milik adiknya itu seperti hampir kosong setelah kejadian kasus Vina muncul.

"Saya buka itu HP-nya, itu kontak hanya ada kontak keluarga, nggak ada kontak yang lain," kata Marliyana, di tayangan YouTube KOMPASTV berjudul 'Keluarga Vina Ungkap Info dari Iptu Rudiana, Sebut Ada Bukti Dugaan Rencana Pembunuhan', dikutip Minggu (21/7/2024).

Menurutnya, tidak mungkin kontak di handphone Vina hanya ada dari keluarga karena remaja itu juga memiliki beberapa teman.

Pada waktu itu, yang digunakan adalah pesan BBM. Di dalam pesan BBM-nya pun kosong dan hanya ada satu pesan yang sudah cukup lama.

"BBM pun, saat itu kan adanya BBM. Itu cuma ada satu chatting-an dan chatting-nya pun tidak baru, dua harian," kata Marliyana menambahkan.

Melihat hal itu, ia pun curiga sepertinya ada yang sudah menghapus isi pesan dan kontak di handphone Vina.

"Jadi kalau chatting juga, sepertinya udah ada nomor kontak kayak udah ada yang menghapus," kata dia.

Hal ini terjadi setelah kejadian kasus Vina, namun polisi belum mengambil barang pribadi korban untuk barang bukti.

Setelah sekitar tiga hari disimpan oleh Marliyana, polisi lalu menyita sejumlah barang milik Vina termasuk handphone tersebut.

Marliyana juga mengatakan, hingga delapan tahun berlalu barang bukti itu belum dikembalikan kepadanya.

"Di tangan saya sekitar 2-3 hari, barulah diambil buat barang bukti, sampai saat ini HP pun belum di tangan kami," ujarnya. (iwh)  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral