GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Beri Kesaksian Palsu Kasus Vina, Susno Duadji Bocorkan Alasan Dede Tak Bisa Dihukum

Mantan Kabareskrim, Susno Duadji baru-baru ini bocorkan alasan kuat Dede tidak bisa dihukum, meskipun Dede beri kesaksian palsu soal kasus pembunuhan Vina
Jumat, 26 Juli 2024 - 18:26 WIB
Walau Beri Kesaksian Palsu Kasus Vina, Susno Duadji Bocorkan Alasan Dede Tak Bisa Dihukum
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kabareskrim, Susno Duadji baru-baru ini bocorkan alasan kuat Dede tidak bisa dihukum, meskipun Dede beri kesaksian palsu soal kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon

Selain itu, Susno Duadji masih meyakini bahwa kasus Vina Cirebon merupakan peristiwa kecelakaan tunggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kejadian 27 Agustus 2016 tentang ditemukannya Vina masih hidup di atas jembatan flyover Cirebon dan Eky sudah meninggal, kemudian darah, helm, dan sepeda motor itu sudah selesai," kata Susno Duadji seperti yang dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (26/7/2024).

"Selesainya dengan apa? Itu adalah kecelakaan tunggal lalu lintas dan yang memeriksa itu adalah Polres Cirebon Kabupaten, sudah selesai," lanjut dia menjelaskan.

Bahkan Susno Duadji bocorkan bahwa Dede tidak akan bisa dihukum meski mengaku telah memberikan kesaksian palsu.

Karena menurut Susno Duadji, hal tersebut dikarenakan tidak ada peristiwa pidana yang disaksikan oleh Dede.

Maka, kata Susno Duadji, Dede kemungkinan tidak akan bisa dihukum soal pengakuannya yang telah memberikan kesaksian palsu soal kasus Vina.

"Kesaksian untuk apa? Peristiwa pidananya yang disaksikan oleh Dede itu tidak ada, dia berbohong terhadap sesuatu yang tidak ada," kata Susno.

"Kemudian dia (Dede) memberikan keterangan tidak di depan pengadilan, Dede tidak hadir di pengadilan, tidak disumpah, ya udah bebas dia berbohong," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Mantan Kabareskrim Susno Duadji berani bilang bahwa kasus Vina yang selama ini viral sebenarnya hanya sandiwara. 

Susno Duadji bahkan mengatakan bahwa kejadian pembunuhan Vina itu adalah peristiwa fiktif atau tidak pernah ada.

Selama kasus Vina bergulir, Susno Duadji memang banyak melontarkan komentar-komentar yang bersifat pertanyaan soal pengusutan kejadian ini.

Belakangan, ia semakin berani dan yakin bahwa kasus pembunuhan Vina sebenarnya adalah kejadian yang fiktif.

"Iya, ini memang nggak ada kasusnya," beber Susno Duadji seperti yang dikutip dari tayangan YouTube Nusantara TV, Jumat (26/7/2024).

Selain itu, kata dia, sidang yang berlangsung untuk mengusut kasus Vina adalah sidang sandiwara.

Bahkan, kasus pembunuhan Vina sama fiksinya seperti film Vina: Sebelum 7 Hari.

"Kalau sandiwara nggak perlu kasus, kan? Sama dengan film Vina Sebelum 7 Hari, nggak perlu ada kasusnya, fiksi. Ini juga mirip-mirip begitu," bebernya.

Bahkan Susno Duadji menganggap tanggal 27 Agustus 2016 tidak terjadi sesuatu pembunuhan.

Karena, di TKP terlalu banyak dan membingungkan. Bahkan, dikabarkan tubuh  Vina dan Eky ditemukan di atas Jembatan Talun, sementara kejadian pembunuhan disebutk berada di lokasi lain. 

Selain itu, kata dia, putusan sidang tahun 2016, disebutkan bahwa Vina dan Eky sebelumnya dibawa ke tanah kosong untuk dianiaya oleh para pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, mereka dibawa ke atas Jembatan Talun agar menunjukkan seperti terjadi kecelakaan.

"Kalau kita tanya di mana sih tempat pembunuhannya? Kalau di jembatan, kata (Polres) Kabupaten Cirebon ini punya kami. Di belakang showroom, nggak ada ditemukan jenazah di sana," pungkas Susno. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awal Ramadan, Wagub DKI Rano Karno Safari ke Masjid Lautze: Saya Merasa Sangat Terhormat

Awal Ramadan, Wagub DKI Rano Karno Safari ke Masjid Lautze: Saya Merasa Sangat Terhormat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melakukan safari ramadan ke Masjid Lautze, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026) malam.
Satpol PP Jakarta Tertibkan Tempat Hiburan Malam hingga Tawuran Selama Ramadhan

Satpol PP Jakarta Tertibkan Tempat Hiburan Malam hingga Tawuran Selama Ramadhan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menggelar operasi minuman keras (miras) hingga penyakit masyarakat (pekat) selama bulan Ramadhan 2026.
Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik MBG, Rocky Gerung Cium Kemungkinan Pelakunya: Bukan Presiden Prabowo

Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik MBG, Rocky Gerung Cium Kemungkinan Pelakunya: Bukan Presiden Prabowo

Rocky Gerung turut mencium pelaku yang diduga melakukan teror terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto setelah mengkritik soal MBG. Menurutnya, bukan pemerintah.
Pasca Insiden Pesawat, Pertamina Sebut Pasokan BBM Satu Harga ke Krayan Tetap Aman

Pasca Insiden Pesawat, Pertamina Sebut Pasokan BBM Satu Harga ke Krayan Tetap Aman

Pertamina Patra Niaga menegaskan akan terus melakukan monitoring serta koordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi energi tetap optimal dan andal.
Kick Off Bulan Ramadhan Berubah, Federico Barba Tak Masalah dengan Adaptasi Main Malam

Kick Off Bulan Ramadhan Berubah, Federico Barba Tak Masalah dengan Adaptasi Main Malam

Ini menjadi kali pertama pemain asing Persib, Federico Barba bermain di kick off jam larut malam. Dia pun baru pertama kali main di negara berisi mayoritas muslim. 
Media Italia Sebut Francesco Bagnaia Di Ambang Finalisasi Kontrak dengan Apirlia untuk MotoGP 2027

Media Italia Sebut Francesco Bagnaia Di Ambang Finalisasi Kontrak dengan Apirlia untuk MotoGP 2027

Francesco Bagnaia dikabakan sepakat memilih merapat ke Aprilia meski mendapat tawaran gaji lebih besar dari Yamaha untuk MotoGP 2027.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT