News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Disomasi Iptu Rudiana, Saksi Kasus Vina Liga Akbar Akhirnya Muncul Jadi Saksi Sidang PK Saka Tatal, Beri Pesan Begini untuk Ayah Eky

Saksi kasus Vina, Liga Akbar akhirnya muncul sebagai saksi sidang PK Saka Tatal setelah sebelumnya sempat disomasi oleh Iptu Rudiana. Ia memberikan pesan ini.
Selasa, 30 Juli 2024 - 12:03 WIB
Usai Disomasi Iptu Rudiana, Saksi Kasus Vina Liga Akbar Akhirnya Muncul Jadi Saksi Sidang PK Saka Tatal, Beri Pesan Begini untuk Ayah Eky
Sumber :
  • Kolase - tvOne/istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Saksi kasus Vina, Liga Akbar akhirnya muncul sebagai saksi sidang PK Saka Tatal setelah sebelumnya sempat disomasi oleh Iptu Rudiana.

Sebelumnya, Iptu Rudiana melayangkan somasi terhadap saksi kasus Vina, Liga Akbar dan Dede, serta politikus Dedi Mulyadi karena menyebarkan berita bohong dan mencemarkan nama baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, somasi tersebut ditanggapi dingin oleh Dede dan Dedi Mulyadi yang tetap teguh dengan perkataannya soal Iptu Rudiana memberi arahan membuat kesaksian palsu kasus Vina.

Liga Akbar sebelumnya juga mengatakan bahwa dirinya diminta menjadi saksi oleh Iptu Rudiana meskipun tak melihat langsung kejadian pembunuhan Vina.

Nampaknya, respons dari dua saksi kasus Vina yakni Dede dan Liga Akbar pun tegas untuk tidak memedulikan somasi yang dilayangkan oleh Iptu Rudiana.

Kini, Liga Akbar bahkan berani muncul untuk menjadi saksi fakta dari mantan terpidana kasus Vina, Saka Tatal. 

Tak hanya itu, Liga Akbar juga menyampaikan sebuah pesan kepada Iptu Rudiana yang telah melayangkan somasi terhadap dirinya.

Masih sama seperti sebelumnya, teman Eky itu tidak menanggapi somasi dan meminta untuk Iptu Rudiana memberikan pernyataan yang jujur.

"Tidak menuding (berbohong), ya hanya minta kejujurannya saja," kata Liga, diwawancarai tvOne, Selasa (30/7/2024).

Ia pun menyangkal soal isu yang beredar ayah Eky itu meminta bertemu dengan dirinya.

Waktu terakhir bertemu dengan ayah Eky tersebut adalah beberapa minggu setelah kejadian pembunuhan di tahun 2016.

Saat itu, Liga diminta menjadi saksi kasus pembunhan Vina dan Eky. Berdasarkan pengakuannya, ia diminta memberikan keterangan soal adanya pelemparan batu.

Di dalam BAP tahun 2016, dituliskan bahwa Liga Akbar, Vina, dan Eky dilempari batu oleh sekelompok orang yang kini menjadi terpidana.

Namun, di tahun 2024 ini, teman Eky tersebut memutuskan untuk mencabut keterangannya di tahun 2016.

Adapun alasannya karena semua kesaksiannya diarahkan oleh penyidik, bukan berdasarkan pengalaman aslinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencabutan keterangan ini juga dilakukan oleh sejumlah saksi lain yang mengaku diarahkan penyidik untuk memberikan kesaksian palsu. 

Kini, kasus Vina masih menjadi misteri. Sementara para terpidana satu persatu sudah mengajukan peninjauan kembali (PK) membuktikan mereka tidak bersalah. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral