News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Remaja di Bekasi Tewas Dibunuh Rekannya saat Diajak Mencuri Motor, Keluarga Ungkap Pesan WhatsApp Detik-detik Sebelum Korban Tewas

Seorang remaja bernama Muhammad Rizky Zakaria (22), tewas dibacok mengunakan senjata tajam oleh rekannya, Krisdian alias Ken (25) saat hendak mencuri motor.
Senin, 5 Agustus 2024 - 18:54 WIB
Remaja di Bekasi Tewas Dibunuh Rekannya saat Diajak Mencuri Motor, Keluarga Ungkap Pesan WhatsApp Detik-detik Sebelum Korban Tewas
Sumber :
  • tim tvOne/M Supyan Limpong

Bekasi, tvOnenews.com - Seorang remaja bernama Muhammad Rizky Zakaria (22), tewas dibacok mengunakan senjata tajam oleh rekannya, Krisdian alias Ken (25) saat hendak mencuri sepeda motor.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di belakang Toko Nurhayati Jalan Kampung Turi Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (4/8/2024) dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paman korban, Abdul Halim mengatakan, pembunuhan terjadi ketika keponakannya diajak oleh pelaku melakukan aksi pencurian di Toko Nurhayati.

Halim menceritakan, awalnya pada Sabtu (3/8/2024) malam, korban diajak oleh pelaku untuk pergi ke wilayah Babelan. 

Halim mengaku, dirinya dan keluarga tidak mengetahui tujuan korban dan pelaku ke wilayah tersebut.

Lalu, pada pukul 04:00 WIB, kata Halim, pihak keluarga mendapatkan kabar bahwa keponakannya sudah ada di Rumah Sakit Ananda Babelan.

“Saya mendapatkan telepon dari keluarga sudah ada di Rumah Sakit Ananda Babelan,” kata Abdul Halim kepada wartawan di rumah duka, Kampung Dukuh, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (5/8/2024) petang.

Menurut Halim, beberapa saat sebelum dikabarkan tewas korban sempat menghubungi adiknya. 

Dalam pesan singkat WhatsApp, korban memberitahu adiknya bahwa dirinya mengalami luka akibat dibacok oleh rekannya yang bernama Krisdian alias Ken.

“Kalau dari chatting itu bahwa dia dibunuh sama temennya sendiri,” jelas Halim.

Dalam pesan singkat itu, korban tidak sempat menjelaskan permasalahan yang menyebabkan dirinya dibacok oleh teman dekatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, detik-detik sebelum kematiannya, korban mengatakan bahwa dirinya diajak oleh Ken untuk mencuri.

“Iya sempat WhatsApp kepada adiknya itu, bahwa diajak untuk nyolong (mencuri) motor sama pelaku. Tapi gak tau tiba-tiba di bunuh sama temennya itu, itu WhatsApp dengan adiknya ya,” tuturnya.

Menurut Halim korban tewas akibat luka bacok pada bagian leher. Namun dirinya tidak mengetahui senjata yang digunakan pelaku untuk membacok korban.

“Kalau dilihat lukanya itu, menggunakan senjata tajam untuk melakukan aksi pembunuhan. Apakah menggunakan golok, ataupun celurit itu yang belum diketahui ya,” ujarnya.

Saat ini kasus pembunuhan tersebut dalam penanganan Satreskrim Polres Metro Bekasi, pihak keluarga berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus tersebut.

“Karena sifatnya ini kasus pembunuhan, kalau menurut saya harus diusut setuntas-tuntasnya. Agar kita sebagai keluarga tenang,” tutup Halim. (msl/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.
6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

Aktivitas enam gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi dalam waktu berdekatan sempat memunculkan dugaan adanya teori konspirasi.
Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.
DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral