News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ikut Komentari Persoalan PKB-PBNU, Waketum PKB Sebut Kader NasDem Gus Choi Nol Etika

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyoroti pernyataan kader Partai NasDem Effendi Choirie alias Gus Choi yang mengomentari persoalan antara PKB dan PBNU.
Kamis, 8 Agustus 2024 - 18:41 WIB
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyoroti pernyataan kader Partai NasDem Effendi Choirie alias Gus Choi yang mengomentari persoalan antara PKB dan PBNU.

Jazilul menyebut pernyataan Gus Choi terhadap PKB nol etika. Dia mengatakan pernyataan Gus Choi yang menyebut PKB ada hubungannya dengan PBNU keliru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya itu pernyataannya nol. Nol etika, nol pemahaman terhadap konstitusi, PKB dan PBNU itu enggak ada hubungannya,” ujar Jazilul di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024).

Wakil Ketua MPR RI itu menjelaskan PKB dan PBNU diatur oleh undang-undang yang berbeda. Hal itu yang membuat PKB dan PBNU tak memiliki kaitan.

“Diatur Undang-Undang Parpol dan diatur Undang-Undang Ormas (organisasi masyarakat). Biarlah nanti NasDem lah yang menerbitkan, karena Gus Choi kan karena NasDem,” jelasnya.

Jazilul berpendapat Gue Choi seharusnya menolak undangan dari PBNU. Selain itu, Gus Choi juga tidak seharusnya ikut campur urusan partai politik lain.

“Ya kan beda partai itu. Ngapain ngomentari partai orang lain. Yang kedua, diundang oleh sesuatu yang ilegal untuk apa,” kata Jazilul.

“Ya makanya nol, secara etika nol. Kehadirannya itu menghadiri sesuatu yang ilegal. Mestinya enggak usah kita tanggapi. Tertibkan aja, NasDem yang menertibkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Gus Choi mengatakan PKB bisa lahir menjadi partai politik berkat PBNU dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

“Saya katakan PKB tidak ada tanpa NU, PKB tidak ada tanpa Gus Dur. Jadi kesimpulannya PKB tidak akan pernah ada tanpa Gus Dur dan NU atau PBNU, konkretnya begitu,” ujar Gus Choi di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2024).

Selain itu, dia mengatakan PKB juga bisa menjadi parpol besar seperti sekarang karena mendapat dukungan dari PBNU.

“Kalau ada partai dari NU, dari kalangan NU yang tidak disupport oleh PBNU, apakah bisa ada? Apakah bisa besar? Saya yakin tidak,” ungkapnya.

Dia mengatakan kehadiran PKB sebagai partai politik (parpol) tetap memiliki keterkaitan dengan NU. Sebab, PKB lahir dan didirikan oleh PBNU.

“Jadi saudara-saudara berarti kehadiran PKB yang ada sekarang ini tetap terkait dengan NU. Nah, NU sebagai pendiri, dengan tadi yang saya jelaskan tadi maka kesimpulannya yang mendirikan PKB berarti NU, berarti PBNU yang merepresentasikan warga NU,” ujar Gus Choi.

Oleh karena itu, dia berpendapat bahwa PBNU mempunyai hak untuk melakukan evaluasi terhadap PKB.

“Maka dengan demikian NU atau PBNU punya hak untuk mengevaluasi perjalanan PKB. Punya hak untuk mengoreksi, bukan ikut campur, bukan ikut campur, karena memang sejarahnya begitu. Punya hak evaluasi, koreksi, atau menata ulang,” ungkapnya.

Diketahui, Gus Choi diundang oleh PBNU ke rapat pleno karena pernah menjadi bagian dari sejarah hubungan PKB-PBNU. Dia pernah menjadi kader PKB dan berada du PBNU.

Selain itu, Gus Choi juga pernah menjadi Ketua Muktamar Luar Biasa PKB saat perebutan kursi ketua umum PKB. 

Gus Choi berada di kubu Presiden ke-4 RI yang juga eks Ketua Umum PKB, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

PBNU mengundang Gus Choi untuk mendalami kembali hubungan antara PKB dengan PBNU. (saa/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral