News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Terdekat Bongkar Kondisi Terakhir Jasad Eky, Iptu Rudiana Melakukan Hal Mencengangkan Ini ...

Di tengah babak baru kasus pembunuhan Vina 2016 silam, orang terdekat bongkat kondisi jasad Eky saat di ruang mayat, bantah pernyataan pengacara Iptu Rudiana.
Rabu, 14 Agustus 2024 - 20:10 WIB
Orang Terdekat Bongkar Kondisi Terakhir Jasad Eky, Ternyata Anak Iptu Rudiana Itu Pakai...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Babak baru kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon, orang terdekat blak-blakan mengungkapkan kondisi terakhir jasad Eky saat di rumah sakit. Dan membeberkan ekspresi dari Iptu Rudiana.

Berdasarkan kronologi awal yang diungkap oleh polisi, Kasus pembunuhan yang terjadi pada Sabtu 27 Agustus 2016 dini hari, Vina dan kekasihnya Muhammad Risky Rudiana atau Eki, tewas akibat dikeroyok anggota geng motor di Jalan Perjuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kini hal itu menjadi pertanyaan kembali di publik, lantaran pengakuan saksi kunci Dede bahwa ia memberi kesaksian palsu kepada polisi pada tahun 2016 silam.

Dede Riswanto yang dibantu oleh Dedi Mulyadi akhirnya muncul ke publik dan membongkar fakta yang selama ini dipendamnya selama 8 tahun lamanya.

Ia mengaku memberi kesaksian palsu bersama Aep, atas instruksi dari Iptu Rudiana.

Hasilnya, berdasarkan kesaksian itulah
Polisi menjerat delapan orang yang kini menjadi terpidana.

Di mana tujuh orang terpidana itu divonis hukuman penjara seumur hidup dan satunya sudah bebas yakni Saka Tatal.

Tujuh terpidana itu adalah Supriyanto, Jaya, Eka Sandi, Rivaldi Aditya Wardana, Sudirman, Hadi Saputra, dan Eko Ramadhani.

Orang terdekat bongkar kondisi jasad Eky

Fransiskun Marbun, sahabat dari Eky buka suara soal kondisi terakhir jasad putra Iptu Rudiana itu.

Fransiskus membantah soal pengakuan pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni yang mengatakan bahwa helm Eky warna putih dan merah tidak rusak setelah kecelakaan bersama Vina di Jembatan Talun.

Fransiskus Marbun merupakan pemilik helm full face yang dipakai oleh Eky malam kejadian tersebut.

"Saya ngeliat (helm) dan foto juga," terangnya dilansir youtube Uya Kuya TV.

"Benar gak kata pengacara di tv itu bilang helmnya nggak rusak?" tanya Uya Kuya.

"kalau dibilang nggak rusak, nggak mungkin sih karena depannya itu hancur loh," tutur Fransiskus.

Eky
Teman dekat Eky beberkan Kondisi Helm yang dipakai Eky pasca kejadian. 

Sementara foto yang diperlihatkan oleh pihak pengacara Iptu Rudiana itu helm tampak belakang.

Fransiskus memperlihatkan kondisi helm yang digunakan Eky yang hancur bagian depan (lebih tepat bagian mulut).

"Bagian mulut hancur, itu kan helm full face, tapi kaca masih ada, bagian mulut itu pecah, patah dia," terangnya.

Dia mengaku memfoto sendiri helm tersebut, dan sudah menjadi barang bukti di polisi tahun 2016 itu.

Tak hanya itu, dia juga membeberkan kondisi dari Eky saat di kamar mayat.

"Kan dari luar dulu kan, helmnya saya foto, dan segala macam, saya lihat kondisinya kan," paparnya.

"Baru ke ruang mayat ngelihat Eky, mukanya memang udah hancur sih, rontok juga giginya. Mukanya udah agak nge-biru, kayak bengkak, hilang giginya, tapi beberada masih ada," penturan Fransiskus Marbun.

Dia juga melihat kondisi helm full face yang dipakai Eky, ada lecet sedikit di bagian belakang.

"Bagian depannya memang yang hancur, dan darah di dalam itu, bau banget, sampai sepatu juga ada darah," terangnya.

Fransiskus juga melihat high heels yang dipakai Vina itu patah.

"Seingat saya, salah satu (high heels) ada yang patah," ujarnya. 

Fransiskus juga mengaku saat dirinya sedang di kamar mayat, Iptu Rudiana belum datang, yang ada hanya teman tongkrong Eky dari Warpat. 

"Orang tua Almarhum kayaknya belum datang deh, tapi gak tahu ya soalnya kamar mayat yang dimandikan, sama kamar buat perawatnya itu kan terpisah, entah di situ ya (Iptu Rudiana)," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu dia mengaku bertemu dengan Iptu Rudiana, dan mengungkapkan ekspresinya melihat kondisi putranya di kamar mayat.

"Yang saya ingat memang ekspresinya di situ, kalau dibilang sedih, sedih, mentokin kepala juga ke pintu kamar mayat itu," tuturnya. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Teddy Paparkan Keberhasilan Magang Nasional, TII Dorong Penguatan Prinsip Meritokrasi

Seskab Teddy Paparkan Keberhasilan Magang Nasional, TII Dorong Penguatan Prinsip Meritokrasi

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 100 ribu orang mengikuti Program Magang Nasional sepanjang 2025 dan sekitar 30 persen di antaranya langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang.
Dinantikan Sekian Lama, MAMAMOO Akhirnya Siap Guncang Jakarta dalam Tour Bertajuk 4WARD

Dinantikan Sekian Lama, MAMAMOO Akhirnya Siap Guncang Jakarta dalam Tour Bertajuk 4WARD

WithUs Indonesia mengumumkan bahwa MAMAMOO akan tampil di Jakarta pada 19 September 2026, pukul 18.30 WIB, bertempat di NICE PIK 2.
Prabowo Sebut Dapur MBG Polri yang Terbaik, Klaim Tuai Pujian Pengamat Dunia

Prabowo Sebut Dapur MBG Polri yang Terbaik, Klaim Tuai Pujian Pengamat Dunia

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan Polri dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah.
Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana di Puncak HUT Bhayangkara ke-80, Ini Maknanya

Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana di Puncak HUT Bhayangkara ke-80, Ini Maknanya

Presiden Prabowo Subianto menerima Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri pada puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu, 1 Juli 2026.
Pidato HUT Bhayangkara, Prabowo Ingatkan Jati Diri Polri Lahir dari Perang Kemerdekaan

Pidato HUT Bhayangkara, Prabowo Ingatkan Jati Diri Polri Lahir dari Perang Kemerdekaan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Kepolisian Republik Indonesia tidak hanya mengemban tugas sebagai penegak hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab historis untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bhayangkara Naraya ke 6 Polisi, Siapa Saja?

Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bhayangkara Naraya ke 6 Polisi, Siapa Saja?

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan tanda kehormatan Bhayangkara Naraya ke enam anggota Polri.

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Selengkapnya

Viral