GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengacara Iptu Rudiana Kekeuh Kasus Vina Sudah Inkrah, Saksi Ini Bongkar Sesuatu yang Tak Beres di Penyidikan Tahun 2016, Ternyata...

Penyidik kasus Vina di 2016 dinilai tak beres oleh salah satu saksi yakni teman Eky bernama Frans Marbun. Ia juga menyinggung pernyataan pengacara Iptu Rudiana.
Jumat, 23 Agustus 2024 - 08:27 WIB
Teman Eky Frans Marbun dan pengacara Iptu Rudiana Pitra Romadoni
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang saksi kasus Vina sekaligus teman satu tongkrongan Eky, Frans Marbun berani mengungkapkan hal yang tidak beres pada penyidikan tahun 2016, menanggapi pernyataan dari pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution.

Selama ini, kasus Vina dan Eky dinyatakan inkrah karena sudah ada penetapan hukum di sidang tahun 2016 hingga membuat delapan orang menjadi terpidana pelaku pembunuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini juga yang menjadi dasar pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni meyakini kejadian yang sebenarnya adalah pembunuhan, bukan kecelakaan.

Meski demikian, pihak terpidana kasus Vina sampai saat ini masih berupaya menegaskan bahwa ada kemungkinan kematian dua sejoli itu disebabkan karena kecelakaan.

Sebab, beberapa bukti dianggap tidak cukup kuat untuk menunjukkan terjadinya pembunuhan, sementara bukti kecelakaan seperti diabaikan.

Belakangan muncul beragam saksi baru yang berani memberikan keterangannya soal kasus Vina dan Eky di media.

Salah satunya adalah teman Eky, Frans Marbun. Ia juga merupakan pemilik helm dan sepatu yang digunakan pacar Vina itu pada malam kematiannya.   

Frans mengatakan, kasus Vina dan Eky memang sudah inkrah. Namun, penyidikan tahun 2016 dinilainya kurang lengkap.

Adapun alasan Frans mengatakan hal itu karena di tahun 2016 dirinya tidak dipanggil sedikit pun oleh pihak penyidik kepolisian.

Padahal ia adalah pemilik helm dan sepatu yang dikenakan Eky di saat terakhir hidupnya.

"Jadi di 2016 kan saksi-saksi yang dihadirkan nggak semuanya, belum semuanya termasuk gue pribadi yang menyaksikan dan mempunyai helm itu nggak diselidikin," kata Frans, dalam tayangan YouTube Setia Bonar 17, dikutip Jumat (23/8/2024).

Terkait pernyataan Pitra soal kasus ini sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah, mestinya harus ditinjau kembali.

Sebab, banyak keterangan yang belum terungkap tahun 2016, sementara putusan sidang sudah memberikan vonis kepada delapan orang atas pembunuhan berencana.

"Menurut gue, dia (Pitra) di statement soal inkrah dan sebagainya itu balik lagi, kita punya bukti kok. Kita punya yang (saksi) baru-baru ini. Mereka bertanggung jawab dengan keterangannya," tegas Frans.

Selain itu, Frans juga menanggapi pernyataan pengacara Iptu Rudiana itu soal dirinya yang hanya berbicara di media sosial.

Ia menegaskan bahwa dirinya sudah memberikan keterangan di Bareskrim sejak dua bulan lalu soal kasus Vina dan Eky.

Hal ini yang tidak pernah terjadi di tahun 2016. Dirinya pun mengatakan penyidik di Bareskrim Polri sangat humanis.

Frans juga menyebut Pitra adalah pihak yang lebih dulu koar-koar di media sosial soal kasus ini.

"Jadi, soal keterangan saya itu yang saya pertanggungjawabkan di Bareskrim itu sudah saya sampaikan dari dua bulan yang lalu. Saya sekarang baru muncul. Jadi bukan cuma cuap-cuap di sosmed," ujar Frans. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Luca Marini menilai ada pelajaran besar yang bisa dipetik Honda HRC Castrol dari era kejayaan bersama Marc Marquez. 
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT