GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Palestina Mengungsi dari Jenin Saat Israel Lancarkan Operasi

Keluarga-keluarga Palestina pada Jumat malam mengungsi dari lingkungan timur Jenin di bagian utara Tepi Barat akibat operasi militer Israel yang berlangsung.
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 09:54 WIB
Warga Palestina Mengungsi dari Jenin Saat Israel Lancarkan Operasi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Keluarga-keluarga Palestina pada Jumat malam mengungsi dari lingkungan timur Jenin di bagian utara Tepi Barat akibat operasi militer Israel yang sedang berlangsung.

Operasi ini, yang telah berlangsung selama tiga hari, menyebabkan penderitaan besar dan pengungsian di kalangan warga setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa pengungsi dari lingkungan timur, tempat operasi militer terkonsentrasi, berbagi pengalaman mereka dengan Anadolu, mengatakan bahwa mereka meninggalkan rumah mereka karena operasi Israel dan kurangnya pasokan makanan serta air.

Jaber Abu Raih, seorang warga Palestina yang berjalan bersama istri dan anak-anaknya, mengatakan, "Tentara Israel menyerbu rumah kami, membawa peralatan, makanan, dan segala sesuatu yang mereka butuhkan, mengubah rumah kami menjadi pos militer."

"Tentara mengatakan kepada kami untuk 'mencari tempat lain; ini akan menjadi cobaan yang panjang," sambungnya mengutip Antara pada Sabtu (31/8/2024).

"Kerusakannya sangat luas, tentara sedang melancarkan perang sungguhan. Warga ditinggalkan tanpa makanan, obat-obatan, atau air," ungkapnya.

Dia menyebutkan bahwa dia melarikan diri bersama keluarganya dengan berjalan kaki dan berjalan sekitar satu jam menuju tujuan yang tidak diketahui.

Abu Raih adalah salah satu dari beberapa keluarga, termasuk wanita, anak-anak, dan orang tua, yang mengungsi dari Jenin timur untuk menghindari operasi militer Israel.

'Pasukan Israel Menghalangi Pergerakan Ambulans'

Pada hari sebelumnya, Palang Merah Palestina dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa tim mereka menghadapi kesulitan besar dalam merespons panggilan bantuan dari warga yang terjebak di kota Jenin dan kampnya selama tiga hari berturut-turut, karena pasukan Israel menghalangi pergerakan ambulans.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa tim mereka, selain memberikan pertolongan pertama kepada yang terluka dan sakit serta mengangkut jenazah, juga berusaha memenuhi kebutuhan warga yang memerlukan obat-obatan, susu bayi, popok, atau pasokan makanan yang telah habis karena blokade ketat yang diberlakukan oleh pasukan Israel di daerah tersebut.

Militer Israel melancarkan operasi besar-besaran di kota-kota di utara Tepi Barat seperti Tulkarem, Jenin, dan Tubas pada Rabu pagi, yang digambarkan sebagai yang terbesar sejak tahun 2002.

Pada Kamis malam, militer telah mundur dari Tulkarem dan kamp Al Fara di Tubas, meninggalkan kehancuran yang cukup besar.

Pada Jumat, Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa jumlah korban tewas di Tepi Barat bagian utara sejak Rabu pagi telah meningkat menjadi 20 orang.

Ketegangan meningkat di seluruh Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan brutal Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 40.600 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak 7 Oktober tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setidaknya 673 warga Palestina telah tewas, hampir 5.400 lainnya terluka, dan lebih dari 10.300 ditangkap di wilayah yang diduduki, menurut angka Palestina.

Dalam sebuah opini bersejarah pada 19 Juli, Mahkamah Internasional menyatakan bahwa pendudukan tanah Palestina oleh Israel selama puluhan tahun adalah ilegal dan menuntut evakuasi semua pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Selengkapnya

Viral